Realisasi PAD Sumut Lampaui 26%, Pemprov Sumut Optimistis Target Tahunan Tercapai
MEDAN Kinerja keuangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut saat ini sudah menunjukkan tren positif. Hal ini dapat dilihat dari realisasi pe
kota
MEDAN | SUMUT24 Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumatera Utara segera melakukan operasi pasar untuk beberapa komoditi seperti cabe, gula, ikan basah dan beras.
Baca Juga:
Hal itu merupakan strategi mengantisipasi inflasi Sumatera Utara yang pada bulan September 2016 mencapai 1,22 persen, berada di atas inflasi nasional sebesar 0,22 persen.
Langkah itu menjadi kesepakatan dalam Rapat TPID Sumut yang dipimpin oleh Ketua TPID SU, Sekda Provsu Hasban Ritonga, Kepala BI Difi A Johansyah, Kepala Dinas Peternakan Parmohonan Lubis, Kadis Perindag Alwin, Plt Karo Ekonomi Elidawati Kadivre Bulog Imran, plt Kadis Pertanian Sumut Azhar, mewakili BPS Sumut.
Pelaksanaan Operasi pasar akan melibatkan SKPD Pemerintah Provinsi terkait diantaranya Dinas Pertanian, DInas Perindustriandan Perdagangan, Dinas Perikanan dan Kelautan serta Bulog Sumut.
Operasi pasar ini menurut Hasban Ritonga diharapkan dapat memberikan pengaruh menurunkan harga komoditi di pasar.Salah satu komoditi yang menjadi pembahasan adalah cabai merah yang memberi andil inflasi 1,031 % di Kota Medan.
TPID Sumut akan melakukan operasi pasar dengan membeli langsung cabai merah dari petani dan menjualnya di pasar Kota Medan. Disamping cabai, TPID Sumut juga melakukan operasi pasar komoditi lainnya seperti gula pasir, ikan laut dan beras.
Sebagaimana data BPS Sumut, pada bulan September 2016, empat kota IHK di Sumut mengalami inflasi, yaitu Sibolga sebesar 1,85%, Pematang Siantar 0,29%, Medan 1,32% dan Padang Sidempuan sebesar 0,83%.
Dengan demikian Sumatera Utara pada bulan September 2016 mengalami inflasi sebesar 1,22 persen, sedangkan inflasi nasional bulan September 0,22%.
Dengan demikian inflasi Sumut komulatif sebesar 4,24% dan nasional sebesar 1,97%. Pada buan September 2016 inflasi Sumut berada di atas inflasi nasional sebesar 2,27%.
Menurut Hasban, pihaknya akan berupaya sebisanya mengendalikan inflasi Sumut yang cenderung tinggi pada tahun 2016 ini. Secara komulatif sampai September, inflasi tahun ini sudah 4,24% tentu perlu diwaspadai.
“Masih ada waktu tiga bulan ke depan untuk mengatasi tingginya inflasi,†katanya.
Faktor penyumbang inflasi di Kota Medan pada bulan September 2016 yaitu harga cabe merah naik 54,85%, harga ikan dencis naik 10,11%, harga rokok kretek filter naik 2,93 %, harga kentang naik 11,87%, ikan gembung naik 8,16%, harga rokok putih naik 3,66% dan harga rokok kretek naik 5,18%.(W03)
MEDAN Kinerja keuangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut saat ini sudah menunjukkan tren positif. Hal ini dapat dilihat dari realisasi pe
kota
Serang Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa pelatihan vokasi menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatka
Info
Belawan, PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menerima kunjungan PT Bintang Biru Indah, agen dari perusahaan pelayaran global Maersk, se
Umum
Jakarta PT Federal International Finance (FIFGROUP), anak perusahaan Astra yangbergerak di bidang pembiayaan, mengukuhkan 37 guru terbaik S
Info
SURABAYA (28/4) Jutaan orang tua Indonesia setiap hari membuka grup WhatsApp wali kelas dengan keyakinan penuh bahwa mereka sudah cukup
Tips
Belawan Sumut24.coPT Belawan New Container Terminal (BNCT) menerima kunjungan dari Mediterranean Shipping Company (MSC) pada 7 April 2026
Ekbis
Belawan Sumut24.co PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menerima kunjungan dari Tata Motors pada 27 April 2026 dalam rangka penjajakan
Umum
Belawan I Sumut24.co PT Belawan New Container Terminal (BNCT) mencatat arus petikemas sebesar 44.112 TEUs pada Maret 2026, menurun dibanding
kota
Belawan Sumut24.co PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menerima kunjungan Bakrie Renewable Chemicals pada awal Maret 2026 dalam rangk
News
Medan, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menilai peran yayasan pendidikan, khususnya yang berbasis keagamaan, sangat penting dalam me
kota