Jatanras Polres Asahan Sisir Rawan, Tiga Remaja Diamankan : Dua Celurit Disembunyikan di Atap Rumah
sumut24.co ASAHAN, Guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga, Tim Jatanras Sat Reskrim Polres Asahan menggelar patro
News
Medan | Sumut24
Baca Juga:
Inflasi September di Sumatera Utara capai 1,22 persen, lebih tinggi dibanding nasional 0,22 persen. Naiknya harga cabai merah adalah penyumbang inflasi utama di Sumatera Utara. Empat kota IHK juga inflasi yakni Sibolga 1,85 persen, Pematangsiantar 0,83 persen, Medan 1,32 persen dan Padangsidempuan 0.83 persen.
Kabid Statistik dan Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara Bismark S Pardamean Sitinjak mengatakan, kenaikan cabai merah ternyata sebagai pemicu utama di empat kota IHK, disusul kenaikan ikan dencis, kentang, rokok kretek filter, rokok putih, ikan gembung dan rokok putih. Di Sibolga komoditi teter, jeruk, teri, beras juga memicu inflasi.
“Yang mengalami penurunan di empat kota IHK hanya daging ayam ras,” katanya di Medan (3/10).
Inflasi September di Sumut lebih tinggi dibanding nasional 0,22 persen. Begitu juga inflasi kumulatif di Sumut (Januari-September 2016) sebesar 4,24 persen, sedangkan nasional 1,97 persen.
Dia menjelaskan terjadinya inflasi pada September 2016 di Medan sebesar 1,32 persen, utamanya karena kenaikan kelompok bahan pangan 1,04 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,24 persen.
Kemudian kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,00 persen, kelompok sandang -0,01 persen, kelompok kesehatan 0,01 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,04 persen, kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan -0,01 persen.
Komoditas utama penyumbang inflasi selama September 2016 di Medan antara lain Cabai merah, ikan dencis, kretek filter, kentang, ikan gemubung, rokok putih dan rokok kretek.
Dari 23 kota IHK di Pulau Sumatera, katanya, inflasi tertinggi terjadi di Sibolga sebesar 1,85 persen dengan IHK 129,12 dan inflasi terendah terjadi di Bengkulu sebesar 0,07 persen dengan IHK 134,05.
“Pada September 2016 dari 82 kota yang diamati IHK nya, 58 kota mengalami inflasi dimana tertinggi di Sibolga sebesar 1,85 persen dengan IHK 129,132. Sedangkan inflasi terendah terjadi di Purwokerta dan Banyuwangi sebesar 0,02 persen dengan IHK masing-masing 121,81 dan 121,84,” pungkasnya. (W04)
sumut24.co ASAHAN, Guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga, Tim Jatanras Sat Reskrim Polres Asahan menggelar patro
News
Dari Aspirasi Reses ke Lahan Pertanian, Rapidin Simbolon Serahkan Traktor untuk Petani
News
Tabligh Akbar Maulid Nabi di Masjid Quatul Muslimin, Dorong Persatuan dan Kepedulian Sosial
News
Ternate Kelompok Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Lanjutan di Kota Ternate, Maluku Utara, mengembangkan produk olahan pangan berbasis bahan lo
Tips
Abu Dhabi, UEA Etihad Airways, maskapai nasional Uni Emirat Arab, memperkenalkanEtihad Wellbeing, sebuah program terbaru yang menghadirk
News
Jakarta Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan Klasifikasi Baku Jabatan Indonesia (KBJI) 2026 dapat menjadi acuan bersam
kota
Jakarta PT Federal International Finance (PT FIF) terus berupaya memperkuat komitmennya dalam membangun bisnis yang berintegritas, patuh,
News
Purwokerto Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menyiapkan tindak lanjut kerja sama untuk
Tips
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meraih penghargaan Terbaik II atas Penilaian Kinerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha Keme
News
Pangandaran, PT Federal International Finance (FIFGROUP), anak perusahaan PTAstra dan bagian dari Astra Financial, terus memperluas manfaat
Umum