Hari Santri Nasional 2026, Ketum PP TPI Medan Ismet Danial Nasution Ajak Santri Perkuat Akhlak dan Nasionalisme
Hari Santri Nasional 2026, Ketum PP TPI Medan Ismet Danial Nasution Ajak Santri Perkuat Akhlak dan Nasionalisme
News
Medan I Sumut24.CO Menjelang natal dan tahun baru (Nataru) terjadi kenaikan harga beberapa komoditas untuk kebutuhan masyarakan di Sumatera Utara. Meski trennya melambung, tapi masih dalam batas kewajaran sementara beberapa komoditas lainnya justru melonjak tinggi. Demikian dikatakan Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sumatera Utara Soekowardojo, dalam kegiatan Bincang Bareng Media (BBM) yang dilakukan secara online maupun offline di caffe Belmondo Jalan Teuku Daud, Medan, Selasa (14/12).
Baca Juga:
- Hari Santri Nasional 2026, Ketum PP TPI Medan Ismet Danial Nasution Ajak Santri Perkuat Akhlak dan Nasionalisme
- Melalui Subuh Keliling, Kapolresta Deli Serdang Sampaikan Pesan Kamtibmas Dan Dengarkan Aspirasi Masyarakat
- TP PKK Kabupaten Asahan Ukir Prestasi, Raih Juara II Lomba Vlog KILAS Tingkat Sumut
Dimana untuk harga Cabai Rawit di Kota Medan sudah mencapai Rp 44.400 per kilogram bila dibanding saat November 2021. Sedangkan untuk harga minyak goreng Rp 17.910, juga mengalami kenaikan dibanding pada November 2021 kemarin.
Sementara harga cabai merah di harga Rp 28.600 (turun dibanding November 2021). Begitu juga pada harga Daging Sapi Rp 125.000, Daging Ayam Rp 32.500, Bawang Merah Rp 27.000, Bawang Putih Rp 26.400, Telur Ayam Rp 23.360, serta Gula Pasir Lokal Rp 12.600 yang ikut turun dibanding pada November 2021.
“Jadi secara umum harga pangan strategis terpantau relatif stabil. Meski cabai rawit dan minyak goreng cukup tinggi,†jelas Soekowardojo.
Sejak awal tahun 2021, sebut orang nomor satu di KPw BI Sumut itu, harga minyak goreng memang menunjukan tren kenaikan. Hal itu dipicu oleh naiknya harga CPO global yang masih terus berlanjut. Sementara kenaikan harga cabai rawit dipicu dampak berkurangnya pasokan dari Aceh bersamaan dengan meningkatnya permintaan karena pelonggaran ketentuan PPKM.
Dalam merespon kenaikan harga beberapa komoditas tersebut, Soekowardojo menyebutkan, TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah) Provinsi Sumut telah berkolaborasi dengan produsen untuk melaksanakan operasi pasar murah tahap awal pada November 2021 lalu di 10 Kab/Kota se-Sumatera Utara dengan total 38.000 liter seharga Rp15.000/liter.
“Ke depan akan dilakukan operasi pasar murah lanjutan bersama dengan para produsen. Saat ini Disperindag ProvSu dalam proses mapping lokasi. Dalam hal ini Kemendagri juga telah melakukan koordinasi sebelumnya dengan produsen agar dapat melakukan penjualan ke pengecer dengan harga Rp13.500/liter dan konsumen Rp14.000/liter,†pungkas Soekowardojo. (R03)
Hari Santri Nasional 2026, Ketum PP TPI Medan Ismet Danial Nasution Ajak Santri Perkuat Akhlak dan Nasionalisme
News
Melalui Subuh Keliling, Kapolresta Deli Serdang Sampaikan Pesan Kamtibmas Dan Dengarkan Aspirasi Masyarakat
News
sumut24.co MEDAN, Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Asahan! TP PKK Kabupaten Asahan berhasil meraih peringkat Juara II dalam Lomba V
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di Kota Tanjungbalai mendapat perhatian serius dari Wali Kota Mahyaru
News
Peringati Hari Santri 2026, H. Ikrom Helmi Nasution Dorong Santri Jadi Generasi Berilmu dan Berakhlak Mulia
News
PB Pendawa Indonesia Gelar Ruwatan Bumi di Medan, Seribu Warga Ditargetkan Hadir
News
Medan sumut24.co Unit Reskrim Polsek Medan Kota kembali gerebek sarang narkoba (GNS) di Jalan B Katamso, Gang Nasional, Kelurahan Sei Mati
Kota
Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025&ndash2030
News
Operasi Sarang Narkoba Polres Padangsidimpuan! Kabur dengan Jebol Dinding Seng, Pria di Padangsidimpuan Akhirnya Ditangkap Polisi
News
Kapolres Tapsel Apresiasi 450 Prajurit Yonif 123/Rajawali Usai Tuntaskan Misi di Papua
News