DWP UNIMED Bagikan 256 Paket Sedekah Ramadan Untuk Tenaga Kebersihan
sumut24.co MEDAN, Bulan suci Ramadan selalu menjadi momentum istimewa untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial.
kota
MEDAN|SUMUT24 Bank Sumut memperoleh penghargaan dari majalah Infobank, atas penilaian kinerja yang bagus. Penghargaan tersebut diserahkan pada malam penganugrahan Infobank Awards.
Baca Juga:
Selain mengucapkan rasa syukur atas terpilih sebagai kinerja yang bagus, Direktur Utama Bank Sumut, Edie Rizliyanto juga berharap, penghargaan tersebut menjadi motivasi tersendiri, untuk tetap memperoleh predikat kinerja yang lebih baik lagi.
“Semoga kedepan, Bank Sumut bisa mempertahankan kinerja yang bagus ditahun-tahun berikutnya,â€ujarnya.
Kriteria yang digunakan oleh Biro Riset Infobank untuk menilai kinerja bank itu adalah, peringkat profil manajemen risiko. Dalam hal ini, kondisi bank secara umum,diantaranya adalah tingkat kesehatan bank, yang mempengaruhi kemampuan bank, dalam menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya.
Dalam criteria ini, Bank Sumut memperoleh nilai 17,55 persen, dari total nilai 20 persen. Dimana, nilai tersebut diperoleh Bank Sumut berdasarkan perhitungan secara agregat profil risiko untuk posisi 31 Desember 2015, yang berpredikat Low to Moderate Risk dengan trend stabil/ tetap.
Kemudian, kriteria lainnya adalah peringkat nilai komposit GCG (Good Corporate Governance), yang mencerminkan sejauh mana Bank Sumut mampu, mengimplementasikan prinsip dasar GCG, dengan kriteria transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi dan kewajaran.Dalam hal ini, Bank Sumut memperoleh nilai 17,55 persen dari total nilai 20 persen.
Nilai itu diperoleh berdasarkan kertas kerja Self Asssessment pelaksanaan GCG PT Bank Sumut posisi 31 Desember 2015, terhadap sebelas faktor penilaian, sesuai dengan Surat Edaran Bank Indonesia No. 15/15/DPNP tanggal 29 April 2013. Disimpulkan, bahwa GC Bank Sumut berada pada peringkat ke 2. Yang berarti, Manajemen Bank telah melakukan penerapan GCGdengan baik.
Selanjutnya, criteria yang ketiga adalah permodalan, yang memiliki dua indikator dengan bobot yang berbeda,yakniposisi Capital Adequacy Ratio (CAR), dan pertumbuhan modal inti sesuai kelompoknya.
Dalam hal ini, posisi CAR Bank Sumut di tahun 2015, berada pada posisi 14,41 persen,sedangkan pertumbuhan modal inti Bank Sumut berada di posisi 12,04 persen. Karenanya, posisi CAR, dan pertumbuhan modal inti yang demikian, Bank Sumut mencapai nilai 8,67 persen dari total nilai 10,00 persen.
Untuk kriteria ke empat, adalah kualitas aset menyangkut rasio kredit bermasalah atau NPL (Non Performing Loan), dan kualitas pertumbuhan kredit. Di tahun 2015, NPL Bank Sumut berada pada posisi 5 persen, Sedangkan pertumbuhan kredit Bank Sumut 2,95 persen. Pada kriteria ini, Bank Sumut memperoleh nilai 7,00 persen dari total nilai 10,00 persen.
Kriteria selanjutnya adalah rentabilitas,kriteria ini mengacu pada Return on Average Asset (ROA), dan Return on Average Equity (ROE). Yakni, perbandingan laba bersih, dengan rata-rata aset total dan perbandingan laba bersih dengan rata-rata modal itu sendiri serta pertumbuhan laba.
Dalam kriteria ini, Bank Sumut memperoleh nial 14,5 persen. Sementara itu, posisi ROA Bank Sumut 2015 sebesar 2,31 persen, dan ROE Bank Sumut berada pada posisi 23,90 persen. Dan untuk pertumbuhan laba Bank Sumut berada di posisi -0,05 persen. Pada kriteria ini, Bank Sumut mendapat nilai 12,5 persen.
Selanjutnya, likuiditas yang menjadi kriteria selanjutnya juga termasuk dalam penilaian, dengan patokan Loan to Deposit Ratio (LDR) yaitu perbandingan dari seluruh dana kredit yang disalurkan.Dalam kriteria ini,dilihat seperti apa pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK), dan juga perbandingan dana murah terhadap DPK. LDR Bank Sumut berada diposisi 94,08 persen, pertumbuhan DPK berada pada posisi 2,71 persen, dan perbandingan dana murah terhadap DPK berada pada posisi 64,02 persen. Hal ini menjadikan Bank Sumut mampu mengumpulkan poin sebesar 11,03 persen, dari total nilai 12,5 persen.
Dan untuk criteria yang terakhir adalah soal efisiensi. Dalam hal ini, indicator yang digunakan adalah Net Interest Margin (NIM), dan juga rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO).Untuk bobot nilai efesiensi adalah 12,5 persen. Dalam kriteria ini, Bank Sumut NIM-nya berada pada posisi 7,26 persen, dan BOPOnya berada pada posisi 82,16 persen, berhasil mengumpulkan nilai 12,2 persen.
Nilai dari setiap criteria diatas, selanjutnya dijumlahkan. Dan total nilai diperoleh Bank Sumut adalah 86,55 persen. Bank yang memiliki nilai diatas atau sama dengan 81 persen, diberi predikat sangat bagus. Dan pembobotan dalam penilaian tersebut, ditentukan dan diputuskan secara independen, berdasarkan kesepakatan tim Biro Riset Infobank sebelum data diolah.(W01)
sumut24.co MEDAN, Bulan suci Ramadan selalu menjadi momentum istimewa untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial.
kota
sumut24.co MEDAN, Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Medan (Unimed) melaksanakan kegiatan pendampingan psikososial
kota
sumut24.co Labuhanbatu Selatan, Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara untuk kedua kalinya berhasil mengungkap k
News
Mantan Bendahara SMAN 19 Medan Divonis 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Klien Kami Dihukum Karena Kealpaannya, Bukan Korupsi
Hukum
sumut24.co ASAHAN, Dalam suasana penuh kehangatan di Bulan Ramadhan, Kejaksaan Negeri Kabupaten Asahan bagi bagi takjil kepada masyarakat d
News
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri buka puasa bersama Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sumat
kota
Bupati Kabupaten Solok Kunjungi Mushola Al Furqon Saniang Baka
kota
Bupati Solok Serahkan Bantuan Sembako dan Bedah Rumah dari Baznas kepada Warga Saniang Baka
kota
Jakarta, Sumut24.co Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia yang juga Ketua Harian DPP GERTASI (Gerakan Tani Syarikat Islam), Andi Yuslim Patawari,
News
Jakarta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait pelaksanaan Ship to Ship (STS) Transfer
Ekbis