Rabu, 22 Juli 2026

Pertamina Hadirkan Pertalite Untuk Tutupi Pos Subsi

Administrator - Jumat, 19 Agustus 2016 05:52 WIB
Pertamina Hadirkan Pertalite Untuk Tutupi Pos Subsi

Medan | Sumut24 Dari sekian banyak alasan kenapa diluncurkannya Petralite, bahkan ada kampanye dari Pertamina saat ini agar masyarakat menggunakan Premium, maka alasan yang paling logis adalah Pertamina bisa lebih menghemat biaya dengan menjual Petralite dibandingkan dengan menjual premium.

Baca Juga:

 Ekonom Sumut, Gunawan Benjamin mengatakan, kalau Premium harganya ditetapkan oleh pemerintah dalam bentuk peraturan presiden. Sementara Petralite tidak, sehingga petralite bisa dijadikan sebagai salah satu sumber pemasukan Pertaminan untuk menutupi pos lainnya. “Menurut saya apa yang dilakukan Pertamina dengan menerbitkan Petralite bisa memperbaiki kondisi keuangan Pertamina,” katanya Rabu (18/8).

 Sebenarnya apa yang dilakukan Pertamina ini suatu hal yang lumrah. Dan arahan untuk menggunakan petralite bagi konsumen juga baik. Selain ramah lingkungan, selisih harga 450 rupiah per liter dibandingkan dengan Premium tidak akan begitu merugikan konsumen.

 “Khususnya konsumen dari kalangan menengah namun masih menggunakan Premium. Ini yang perlu dialihkan sebenarnya. Dalam banyak kesempatan saya masih menemukan mobil pribadi yang menggunakan Premium. Kehadiran Petralite seharusnya bisa menggantikan Premium. Selain itu Petralite juga memiliki spesifikasi yang lebih baik bila dikonsumi oleh kendaraan bermotor dibandingkan Premium,”ujarnya.

Sementara itu, Arya Yusa Dwicandra, officer communication & relations Pertamina Sumbagut, mengatakan sebagai informasi saat ini di Sumut terdapat 328 SPBU dan di kota Medan terdapat 87 SPBU. Sedangkan yang mengubah nozzle premium ke pertalite hanya 6 SPBU di Medan sehingga ada 81 SPBU lainnya yang masih menjual premium.

“Kalau dikatakan sulit mencari premium nyatanya jumlah spbu yang tidak menjual premium tersebut hanya 7% dari total spbu di Medan,” ujarnya.

Hal ini dilakukan karena penyaluran harian pertalite di 6 SPBU tersebut lebih tinggi ketimbang premium sehingga para pengusaha menguji coba dengan mengganti nozzle premium dengan pertalite dimana produk tsb lebih ramah lingkungan.(W04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Ketua JMSI Sumut Rianto SH MH Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Ir. H. Muhammad Irwan Ritonga, M.Si
Pemkab Solok Tegaskan Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
Rapat Asistensi dan Monitoring Penyesuaian APBD Pemanfaatan Tambahan Dana Transfer ke Daerah TA 2026 di Hadiri Bupati Solok
Pengabdian Kepada Masyarakat, Lapas Narkotika Langkat Memperbaiki Fasilitas Umum dari Dukungan Inkopasindo
Kelangkaan BBM Sumut Diduga Hasil Permainan Internal, LBH Betul Betul Desak Kapolda Usut Tuntas Kasus Fraud dan Copot Pimpinan Pertamina-BPH Migas
Jual Rokok Tanpa Pita Cukai Berujung Proses Hukum, Polres Padang Lawas Sita Berbagai Merek Ilegal
komentar
beritaTerbaru