Sabtu, 02 Mei 2026

Soekowardojo: Melonjaknya Angka Covid-19 dan Penerapan PPKM Mikro Sangat Pengaruhi Perekonomian Sumut

Administrator - Kamis, 15 Juli 2021 09:50 WIB
Soekowardojo: Melonjaknya Angka Covid-19 dan Penerapan PPKM Mikro Sangat Pengaruhi Perekonomian Sumut

 

Baca Juga:

Medan I Sumut24.CO Seiring terus melonjaknya angka covid-19 di Indonesis dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro sepanjang triwulan I tahun 2021, hingga jelas sangat mempengaruhi sektor ekonomi di Sumatera Utara. Meski demikian, masyarakat tak boleh, masyarakat terus berinovasi dan tak boleh menyerah, perbaikan ekonomi terus digenjot.

Meski beberapa sektor terlihat masih mengalami kontraksi sejalan dengan sisi permintaan konsumsi rumah tangga. Demikian ditegaskan Kepala Perwakilan  Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Soekowardojo dalam sambutan di Webinar 2nd Sumatranomics “Menakar Peluang Pemulihan dan Prospek Perekonomian Indonesia serta Regional Sumatera  tahun 2021” di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut, Kamis (15/7/2021).

Pada webinar nasional yang diikuti ratusan peserta dari berbabagi kalangan tersebut, juga menghadirkan Pembicara Prof. Iwan Jaya Azis langsung dari Texxas Amerika Serikat dan Bapak David Summual dari dalam negeri.

Dikatakannya Soekowardojo, meskipun masih dalam zona kontraksi, arah pertumbuhan ekonomi diprediksi membaik sejalan dengan penguatan hasil SK dan SPE yang mencerminkan perbaikan optimisme masyarakat.

“Mobilitas masyarakat juga mulai meningkat seiring dengan program vaksinasi yang terus berjalan. Kinerja ekspor tercatat terus menguat seiring dengan apresiasi harga komoditas dan perbaikan kerjasama dengan negara mitra dagang,” ujar Soekowardojo dalam sambutan di webinar tersebut.

Pada perrtumbuhan ekonomi triwulan II tahun 2021 diproyeksi lebih tinggi dari triwulan sebelumnya, didukung penguatan ekspor industri pengolahan, kembali dijalankannya infrastruktur PSN, dan optimisme UU Cipta Kerja.

Diprakirakan pertumbuhan ekonomi Sumut mencapai 3% hingga 4,5% secara tahunan dengan potensi bias bawah. Sedangkan target pertumbuhan ini dapat dicapai dengan disiplin prokes dan program vaksinasi sebagai game changer pemulihan perekonomian Sumatera Utara, serta 5 respon kebijakan pemulihan ekonomi.

Soekowardojo memaparkan dengan kondisi perekonomian pada triwulan-I tahun 2021 yang mulai menunjukkan perbaikan dengan kontraksi yang semakin rendah menjadi -1,85% (yoy), lebih baik dibandingkan triwulan-IV 2020 yang sebesar -2,94% (yoy).

Perbaikan dari sisi permintaan terutama didorong oleh kinerja ekspor, efek dari peningkatan permintaan negara mitra dagang dan apresiasi harga komoditas. Sisi penawaran turut mencatatkan perbaikan hampir di seluruh sektor utama terutama dari sektor pertanian didorong oleh musim panen dan peningkatan harga komoditas.

Lebih lanjut dikatakannya, sejalan dengan komitmen dan target pemerintah untuk mengakselerasi perekonomian Indonesia di tahun 2021.

“Saat ini tantangan yang kita hadapi masih berat, terlebih adanya peningkatan kasus Covid-19 di beberapa kabupaten / kota di Indonesia setelah Lebaran kemarin, serta dampak diterapkannya PPKM Darurat,” ujarnya.

Dalam kondisi seperti ini, tambahnya, penting bagi semua pihak untuk memahami bahwa kunci keberhasilan pemulihan ekonomi adalah dengan terus meningkatkan sinergi berbagai stake holder baik dengan lembaga Pemerintah Pusat, antar Pemerintah Daerah, maupun berbagai elemen masyarakat.

Sementara itu, Prof. Iwan Jaya Azis yang langsung berbicara dari Texxas dan kini menetap di AS, mengingatkan kepada semua pihak untuk tetap mengedepankan pemulihan jaminan kesehatan bangsa Indonesia. “Kita harus pikirkan dan mempersiapkan generasi bangsa penerus 10-20 tahun mendatang yang sehat dan tangguh fisil dan mentalnya.

“Perekonomian bangsa ini kedepannya akan dijalani generasi kita, makq bilq generasi kita sehat, kemajuab perekononian bangsa ini dipastikan maju, tapi sebaliknya, bila genarasi penerus kiya yak sehat, kepastian pencapaian ekonomi kita akan lemah dan stagnan,” ujar Prof. Iwan Jaya Azis.(R03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Emansipasi Di Hari Buruh : Kartini-Kartini Sumut Sukses Nahkodai Perayaan May Day 2026
Tragis, Bayi 3 Minggu di Deli Serdang Meninggal Dunia Diduga Akibat Kekerasan Orang Tua
Supri Ardi Dorong Literasi AI untuk Pengembangan UMKM di Era Digital
Sekber 3 Konstituen Dewan Pers Tandatangan Fakta Integritas
Silaturahmi Pekerja dengan BPJS Ketenagakerjaan di Peringatan Hari Buruh,  Pj Sekda Tekankan Kolaborasi Untuk Kesejahteraan Pekerja
Kemnaker–Transjakarta Teken MoU, Buka Akses Kerja di Sektor Transportasi
komentar
beritaTerbaru