RUPST Inalum 2025 Tetapkan Susunan Direksi dan Komisaris Baru, Kinerja Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
RUPST Inalum 2025 Tetapkan Susunan Direksi dan Komisaris Baru, Kinerja Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
kota
Baca Juga:
- RUPST Inalum 2025 Tetapkan Susunan Direksi dan Komisaris Baru, Kinerja Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
- Temu Kenal Kajari Baru Paluta, Kapolres Tapsel Dorong Soliditas Forkopimda Demi Masyarakat
- Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Padangsidimpuan Bangun Bak Air Bersih untuk 1.000 Warga Joring Lombang
Medan I Sumut24.CO Seiring terus melonjaknya angka covid-19 di Indonesis dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro sepanjang triwulan I tahun 2021, hingga jelas sangat mempengaruhi sektor ekonomi di Sumatera Utara. Meski demikian, masyarakat tak boleh, masyarakat terus berinovasi dan tak boleh menyerah, perbaikan ekonomi terus digenjot.
Meski beberapa sektor terlihat masih mengalami kontraksi sejalan dengan sisi permintaan konsumsi rumah tangga. Demikian ditegaskan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Soekowardojo dalam sambutan di Webinar 2nd Sumatranomics “Menakar Peluang Pemulihan dan Prospek Perekonomian Indonesia serta Regional Sumatera  tahun 2021†di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut, Kamis (15/7/2021).
Pada webinar nasional yang diikuti ratusan peserta dari berbabagi kalangan tersebut, juga menghadirkan Pembicara Prof. Iwan Jaya Azis langsung dari Texxas Amerika Serikat dan Bapak David Summual dari dalam negeri.
Dikatakannya Soekowardojo, meskipun masih dalam zona kontraksi, arah pertumbuhan ekonomi diprediksi membaik sejalan dengan penguatan hasil SK dan SPE yang mencerminkan perbaikan optimisme masyarakat.
“Mobilitas masyarakat juga mulai meningkat seiring dengan program vaksinasi yang terus berjalan. Kinerja ekspor tercatat terus menguat seiring dengan apresiasi harga komoditas dan perbaikan kerjasama dengan negara mitra dagang,†ujar Soekowardojo dalam sambutan di webinar tersebut.
Pada perrtumbuhan ekonomi triwulan II tahun 2021 diproyeksi lebih tinggi dari triwulan sebelumnya, didukung penguatan ekspor industri pengolahan, kembali dijalankannya infrastruktur PSN, dan optimisme UU Cipta Kerja.
Diprakirakan pertumbuhan ekonomi Sumut mencapai 3% hingga 4,5% secara tahunan dengan potensi bias bawah. Sedangkan target pertumbuhan ini dapat dicapai dengan disiplin prokes dan program vaksinasi sebagai game changer pemulihan perekonomian Sumatera Utara, serta 5 respon kebijakan pemulihan ekonomi.
Soekowardojo memaparkan dengan kondisi perekonomian pada triwulan-I tahun 2021 yang mulai menunjukkan perbaikan dengan kontraksi yang semakin rendah menjadi -1,85% (yoy), lebih baik dibandingkan triwulan-IV 2020 yang sebesar -2,94% (yoy).
Perbaikan dari sisi permintaan terutama didorong oleh kinerja ekspor, efek dari peningkatan permintaan negara mitra dagang dan apresiasi harga komoditas. Sisi penawaran turut mencatatkan perbaikan hampir di seluruh sektor utama terutama dari sektor pertanian didorong oleh musim panen dan peningkatan harga komoditas.
Lebih lanjut dikatakannya, sejalan dengan komitmen dan target pemerintah untuk mengakselerasi perekonomian Indonesia di tahun 2021.
“Saat ini tantangan yang kita hadapi masih berat, terlebih adanya peningkatan kasus Covid-19 di beberapa kabupaten / kota di Indonesia setelah Lebaran kemarin, serta dampak diterapkannya PPKM Darurat,†ujarnya.
Dalam kondisi seperti ini, tambahnya, penting bagi semua pihak untuk memahami bahwa kunci keberhasilan pemulihan ekonomi adalah dengan terus meningkatkan sinergi berbagai stake holder baik dengan lembaga Pemerintah Pusat, antar Pemerintah Daerah, maupun berbagai elemen masyarakat.
Sementara itu, Prof. Iwan Jaya Azis yang langsung berbicara dari Texxas dan kini menetap di AS, mengingatkan kepada semua pihak untuk tetap mengedepankan pemulihan jaminan kesehatan bangsa Indonesia. “Kita harus pikirkan dan mempersiapkan generasi bangsa penerus 10-20 tahun mendatang yang sehat dan tangguh fisil dan mentalnya.
“Perekonomian bangsa ini kedepannya akan dijalani generasi kita, makq bilq generasi kita sehat, kemajuab perekononian bangsa ini dipastikan maju, tapi sebaliknya, bila genarasi penerus kiya yak sehat, kepastian pencapaian ekonomi kita akan lemah dan stagnan,” ujar Prof. Iwan Jaya Azis.(R03)
RUPST Inalum 2025 Tetapkan Susunan Direksi dan Komisaris Baru, Kinerja Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
kota
Temu Kenal Kajari Baru Paluta, Kapolres Tapsel Dorong Soliditas Forkopimda Demi Masyarakat
kota
Sambut HUT Bhayangkara ke80, Polres Padangsidimpuan Bangun Bak Air Bersih untuk 1.000 Warga Joring Lombang
kota
Jelang Hari Bhayangkara ke80, Polres Palas Tabur Bunga di TMP Paringgonan, AKBP Dodik Jangan Lupakan Jasa Pahlawan
kota
Sah! Adiaman Nasution Nahkodai KNPI Padang Lawas 20262029, Pemuda Diajak Bersatu Majukan Daerah
kota
Jelang HUT Bhayangkara ke80, Kapolres Padangsidimpuan Santuni Warakawuri Almarhum Bripka Dazwir
kota
GOKIL! Rapat Bahas TPA Batubola Ricuh, Dua Asisten Pemko Padangsidimpuan Terlibat Adu Mulut di Gedung DPRD
kota
ABPEDNAS Sumut Klaim Sudah Terbentuk di 23 Daerah, Fokus Kawal Dana Desa dan Restorative Justice
News
sumut24.co ASAHAN, Puluhan massa yang tergabung dalam Barisan Rakyat Anti Korupsi (Bara Api) Kabupaten Asahan menggelar unjuk rasa di Kanto
Hukum
ABPEDNAS Sumut dan Kejari Deli Serdang Perkuat Sinergi, Dorong Pembentukan Rumah Restorative Justice di Desa
kota