RUPST Inalum 2025 Tetapkan Susunan Direksi dan Komisaris Baru, Kinerja Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
RUPST Inalum 2025 Tetapkan Susunan Direksi dan Komisaris Baru, Kinerja Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
kota
MEDAN | Sumut24.CO Adanya terlihat pergerakan ekspor impor dari Sumatera Utara ke beberapa negara tujuan di luar negeri pada semester I-2021, diharapkan terus berkelanjutan pada semester II mendatatang. Hal ini menandakan pertumbuhan perekonomian Sumatera Utara semakin membaik.
Baca Juga:
- RUPST Inalum 2025 Tetapkan Susunan Direksi dan Komisaris Baru, Kinerja Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
- Temu Kenal Kajari Baru Paluta, Kapolres Tapsel Dorong Soliditas Forkopimda Demi Masyarakat
- Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Padangsidimpuan Bangun Bak Air Bersih untuk 1.000 Warga Joring Lombang
Demikian disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah (KPw BI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Soekowardojo pada Rapat Koordinasi Provinsi (Rakorprov) Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Se-Sumut Semester I Tahun 2021 yang digelar secara tatap muka dan virtual, Senin (28/6/2021) mulai pukul 09.00 wib hingga 13.00 wib.
Webinar Rakorprovsu TPID se-Sumut Semester I -2021 dihaditi langsung Gubsu Edy Rahmayadi, Kepala KPw BI Sumut Soekawardojo, Wakil Sekretaris TPIP Verry Irwan, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Asisten I Pemprovsu Arief, Kadis Pertanian Sumut, BPS Sumut, Bupati Batubara, Pj Kadis Peternakan Toba, serta pejabat lainnya.
Lebih lanjut dikatakan Soekawardojo, pertumbuhan ekonomi Sumut di semester I-2021 tercatat -1,85% (yoy), lebih baik dibandingkan triwulan sebelumnya yang sebesar -2,94% (yoy). Realisasi ini sejalan dengan peningkatan ekonomi nasional yang sebesar -0,74% (yoy) dan Sumatera sebesar -0,86% (yoy).
Lebih lanjut dikatakatan orang nomor satu di KPw BI Sumut tersebut, Perbaikan pertumbuhan ekonomi itu dapat diketahui dari sisi permintaan. Di mana, perbaikan terutama dari ekspor yang didorong permintaan negara mitra dagang dan peningkatan harga komoditas, terkonfirmasi dari indikator Purchasing Managers Index (PMI) di AS, Singapura, Zona Eropa dan Jepang.
Sedangkan dari sisi penawaran, seluruh komponen utama mengalami perbaikan. “Perbaikan industri pengolahan didorong meningkatnya permintaan Tiongkok terhadap CPO menjelang hari raya Imlek. Perbaikan pertanian karena musim panen beberapa komoditas utama. Sektor perdagangan masih mengalami kontraksi sejalan dengan sisi permintaan, karena adanya penerapan PPKM Mikro sepanjang triwulan I-2021, “ jelas Soekowardojo.
Dalam Rakorprov TPID se Sumut tersebut, Soekowardojo juga menjelaskan ekonomi triwulan II-2021 diproyeksikan lebih tinggi dari triwulan I-2021. Optimisme perbaikan mengindikasikan ekonomi dapat kembali tumbuh positif yang didukung perkembangan berbagai indikator terkini, serta adanya faktor base effect.
Selain itu sambungnya lagi, menguatnya kinerja ekonomi global akan mendorong akselerasi produksi komoditi ekspor dari industri pengolahan.
Usaha bangunan dan perdagangan akan mengalami akselerasi sejalan dengan kondusifnya kegiatan proyek baik PSN terkait infrastruktur, optimisme UU Cipta Kerja, dan ekspansi swasta, serta HBKN Idul Fitri yang mendorong aktivitas penjualan eceran.
“Dari sisi permintaan, membaiknya ekonomi secara umum akan menjaga pendapatan masyarakat dan penerimaan pajak bagi Pemerintah Daerah sehingga menopang konsumsi,” imbuhnya.
Berdasarkan tracking terkini, kondisi perekonomian Sumut tahun 2021 akan terakselerasi dibandingkan 2020. Pertumbuhan diperkirakan dengan indikasi positif sebesar 3%-4,5% sejalan dengan optimisme perbaikan ekonomi global maupun nasional.
Perbaikan ekonomi global diprediksi akan mendorong peningkatan ekspor dari lapangan usaha tradable. Selain itu, adaptasi kenormalan baru dan program vaksinasi tidak hanya memberikan dampak kepada aspek kesehatan masyarakat dan berdampak positif kepada perekonomian.
Hal ini menjadi sinyal positif bagi dunia usaha dan peningkatan konsumsi swasta dan investasi.
“Kebijakan Pemerintah memberikan stimulus fiskal dan kebijakan moneter BI yang akomodatif diperkirakan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi,“ ujar Soekowardojo.
Soekowadojo berharap kepada 33 kepala daerah baik Walikota dan Bupati se Sumatera Utata bersama-sama menekan laju inplasi dan mengawasi melonjaknya harga-harga, sehingga perekonomian sumut semakin terus membaik. (R03)
RUPST Inalum 2025 Tetapkan Susunan Direksi dan Komisaris Baru, Kinerja Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
kota
Temu Kenal Kajari Baru Paluta, Kapolres Tapsel Dorong Soliditas Forkopimda Demi Masyarakat
kota
Sambut HUT Bhayangkara ke80, Polres Padangsidimpuan Bangun Bak Air Bersih untuk 1.000 Warga Joring Lombang
kota
Jelang Hari Bhayangkara ke80, Polres Palas Tabur Bunga di TMP Paringgonan, AKBP Dodik Jangan Lupakan Jasa Pahlawan
kota
Sah! Adiaman Nasution Nahkodai KNPI Padang Lawas 20262029, Pemuda Diajak Bersatu Majukan Daerah
kota
Jelang HUT Bhayangkara ke80, Kapolres Padangsidimpuan Santuni Warakawuri Almarhum Bripka Dazwir
kota
GOKIL! Rapat Bahas TPA Batubola Ricuh, Dua Asisten Pemko Padangsidimpuan Terlibat Adu Mulut di Gedung DPRD
kota
ABPEDNAS Sumut Klaim Sudah Terbentuk di 23 Daerah, Fokus Kawal Dana Desa dan Restorative Justice
News
sumut24.co ASAHAN, Puluhan massa yang tergabung dalam Barisan Rakyat Anti Korupsi (Bara Api) Kabupaten Asahan menggelar unjuk rasa di Kanto
Hukum
ABPEDNAS Sumut dan Kejari Deli Serdang Perkuat Sinergi, Dorong Pembentukan Rumah Restorative Justice di Desa
kota