Rahudman Harahap Soroti Risiko Jebakan Hukum Pengelola BUMN, Tekankan Integritas dan Adab dalam Tata Kelola Negara
Rahudman Harahap Soroti Risiko Jebakan Hukum Pengelola BUMN, Tekankan Integritas dan Adab dalam Tata Kelola Negara
kota
Medan I Sumut24.CO
Baca Juga:
- Rahudman Harahap Soroti Risiko Jebakan Hukum Pengelola BUMN, Tekankan Integritas dan Adab dalam Tata Kelola Negara
- Momentum 10 Muharram, Bupati Madina Santuni 180 Anak Yatim dan Disabilitas di Masjid Agung Nur Ala Nur
- Kabar Duka Peserta SPPI KNMP 2026, Kapolres Padangsidimpuan Datangi Rumah Duka Novia Rahmadhani Sihotang
Ada begitu banyak suku di berbagai daerah, begitu pula dengan makanannya. Contohnya saja di Kota Medan, ada sejenis makanan olahan yang bernama “Pakat pucuk rotan dan Ikan Bakar”.
Makanan khas Mandailing ini baru ada dijual di Kota Medan saat bulan Ramadhan, sedangkan di bulan lainnya sangat susah ditemui.
Pantauan wartawan, Jumat sore (17/4) di Jalan Sisingamangaraja Medan (depan Kampus UNIVA) sekitar pukul 13.00 wib, seorang pedagang Pakkat dan Ikan Bskar bernama Edi Pakat Nasution (39) sedang mengasapi ikan di tempat pembakaran.
Ketika di tanya tentang dagangannya, Edi Pakat Nasution menjelaskan, pakat pucuk rotan adalah makanan khas suku Mandailing. Sedangkam jenis ikan yang diasapinya, dari berbagai jenis ikan.
“Ini makanan khas Mandailing, dan pakek ikan liar bukan ikan kolam. Pasokan ikannya didatangkan dari Tapsel. Ada ikan Baung, ikan Joro, ikan Lamase/Cencen, dan ikan Mas,” ujar Edi.
Lebih lanjut dikatakan Edi, menu masakan yang dijualnya adalah makanan tradisional dan pembelinya pun khusus.
“Banyak orang dari Mandailing dan kini menetap di Medan, saat bulan puasa tetap mencari menu ini,” ujarnya.
Edi mengatakan untuk harga pakkat yang dijualnya hanya Rp 10 ribu tiga batang.
Dari hasil penjualan pakjat dan ikan bakar tersebut, Edi mengaku bisa meraup uang Rp 4 juta.
Saat ditanya apakah pernah pejabat kota/daerah atau artis membeli dagangannya? Bang edi menjawab dengan bersemangat dan sedikit bercanda.
“Oo.. kalau itu pernah ada. Seperti Pak Rahudman, Mustofa Sitompul, Asrul Azwar, dan banyaklah. Tapi kalau artis aku gak tau pulak. Karena jarang nonton tv,” ujar Edi.
Masih di lokasi tersebut, Akmal (44) warga Jalan Garu III Medan, yang sedang menunggu pesanannya mengatakan, “saya baru pertama kali beli, karena tinggal di dekat sini tiap hari lewat, akhirnya pengen beli,” sebut Akmal.
Tidak lama kemudian, sebuah mobil mini bus berhenti di depan dagangan bang Edi. Ketika dihampiri dan ditanya, Nurul (36) warga jalan Gatot Subroto Medan, yang saat itu ingin membeli pakat pucuk rotan mengatakan, “pakkat ini untuk nanti dimakan saat buka puasa dek. Lumayan sering beli juga karna anak- anak dan suami suka makan pakkat,” terang Nurul.
Hingga liputan ini berakhir, dan beberapa pembeli pergi, kemudian ada yang datang lagi. Untuk yang belum pernah mencoba makanan khas mandailing yang bernama pakat pucuk rotan, bisa langsung datang ke lokasi penjualannya. (magang)
Rahudman Harahap Soroti Risiko Jebakan Hukum Pengelola BUMN, Tekankan Integritas dan Adab dalam Tata Kelola Negara
kota
Momentum 10 Muharram, Bupati Madina Santuni 180 Anak Yatim dan Disabilitas di Masjid Agung Nur Ala Nur
kota
Kabar Duka Peserta SPPI KNMP 2026, Kapolres Padangsidimpuan Datangi Rumah Duka Novia Rahmadhani Sihotang
kota
Era Baru Tata Kelola Data! Pemkab Madina Resmikan Portal SADATA MADINA
kota
Ketum PWI Pusat akan Hadiri FG PWI Sumut, Farianda Ingatkan Panitia Maksimalkan Pelayanan
kota
250 Guru Disaring Ketat, Bupati Gus Irawan Cari Kepala Sekolah yang Mampu Ubah Pendidikan Tapsel
kota
Kabar Besar untuk Warga MBG! Bupati Madina Pastikan Ganti Untung Berjalan Adil, PT SPMB Siapkan Ribuan Lapangan Kerja
kota
Keluarga Besar PB Pendawa Indonesia Ucapkan Selamat Atas Dilantiknya Putri Shafa Ramadhani, S.H. Sebagai Jaksa Pratama
kota
sumut24.co BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dalam menjaga kelestarian lingkungan terus diperkuat melalui berbagai program s
News
Ketua DPRD Pakpak Bharat Elson Angkat Pimpin Sidang Paripurna Tentang LKPJ Tahun 2025
kota