DPP IKANAS Lantik DPD IKANAS Sumut, Erwan Nasution : Ikanas Jangan Kemana-mana
DPP IKANAS Lantik DPD IKANAS Sumut, Erwan Nasution Ikanas Jangan Kemanamana
kota
Medan I Sumut24.co Keberadaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di masa pandemi covid-19 yang masih mewabah seperti sekarang ini, merupakan salah satu faktor penting sebagai penggerak perekonomian Indonesia. Sejalan dengan hal tersebut, saat ini juga terjadi peningkatan kesadaran konsumen terhadap kehalalan dan legalitas produk. Apabila tidak memiliki legalitas dan setifikasi halal, maka akan menghambat pemasaran produk lokal di masa mendatang.
Baca Juga:
Menyikapi hal ini, JNE yang sangat peduli kepada keberlangsungan UMKM, memberikan dukungan kepada pihak-pihak pelaksana program yang mendukung kemajuan UMKM, khususnya di Sumatera Utara. Hal ini sejalan dengan yang dilakukan oleh JNE Medan dalam mensupport kegiatan yang diselenggarakan oleh Universitas Medan Area pada Senin, 6 April 2021 lalu.
Acara ini dikemas dalam bentuk webinar Nasional dengan tema Potensi Industri Halal dan UMKM Sumut, yang dihadiri lebih dari 300 partisipan yang terdiri dari pelaku UMKM dan Mahasiswa berasal dari seluruh Indonesia. Webinar ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumut, mewakili Drs. H. Musa Rajekshah, M.Hum selaku wakil Gubernur Sumatera Utara dan Rektor Universitas Medan Area, Prof. Dr. Dadan Ramdan, M. Eng, M.Sc.
Dalam sambutannnya yang dibacakan oleh Ir. Suherman, Wagub Musa Rajekshah menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya menyokong kebutuhan mendasar yang diharapkan oleh masyarakat sebagai masyarakat yang diharapkan oleh masyarakat sebagai pihak produksi. “Kami mendukung kegiatan ini sebagai langkah untuk mengembangkan teknik perizinan. Kami bersama Dinas UMKM Provinsi Sumatera Utara siap membantu dan mendukung industri halal, melalui sosialisasi dan pelatihan bagi pelaku UMKM yang dapat meningkatkan pengembangan produk maupun taraf hidup pelaku UMKM â€, ujarnya.
Prof. Dr. Dadan Ramdan selaku Rektor Universitas Medan Area menyampaikan, “bahwa webinar ini diprakarsai oleh pusat manajemen syariat dan halal UMA (Area Universitas Medan) yang sudah mengadakan lebih dari 5 kali webinar sejenis ini yang memberikan kontribusi tentang manajemen syariah dan produk halal dengan berbagai pihak â€.
Acara yang bertajuk potensi industri halal dan UMKM di Sumatera Utara ini mengahadirkan 3 Pemateri inti yaitu Dr. Ridho Haikal, selaku Kabid Pengawasan Dinas UKM dan Koperasi Prov. Sumut, Prof.Dr.Khaswar Syamsu selaku Kepala Halal Science Center LPPM IPB, dan Fikri Alhaq Fachryana selaku Kepala Cabang Utama JNE Medan.
Prof.Dr.Khaswar Syamsu dalam materinya yang berjudul Potensi dan proses sertifikasi halal industri dan UMKM menyampaikan, “Bahwa konsumsi makanan halal adalah kewajiban sekaligus hak asasi bagi umat Islam. Tren permintaan terhadap produk halal dunia saat ini meningkat pesat. Indonesia sendiri merupakan target pasar produk dunia halal. UMKM memiliki peran penting terhadap perekonomian Indonesia sekaligus menjadi penyedia terbesar yang dikonsumsi masyarakat, terutama di masa pandemi ini. Oleh karena itu, produk yang disajikan oleh UMKM adalah produk yang wajib bersertifikat halal â€, ungkapnya.
Ridho Haikal mendukung hal yang disampaikan oleh Khaswar Syamsu, “Saat ini Dinas UMKM akan siap berkolaborasi dengan berbagai pihak yang terkait untuk meningkatkan kualitas dan potensi UMKM. Salah satu program dari dinas UMKM adalah fokus pada beberapa daerah yang akan menjadi prioritas dalam pengembangan industri halal seperti kawasan Danau Toba. Dinas UKM akan memberikan beberapa UMKM untuk memperoleh sertifikat atau informasi terkait aspek halal. Untuk itu kami mengajak semua pihak untuk berkontribusi aktif untuk UMKM yang mampu bersaing di tengah persaingan ekonomi digital â€ujarnya.
Fikri Alhaq Fachryana, Kepala Cabang Utama JNE Medan mengungkapan, “Kehadiran logistik dan pengiriman ekspress menjadi sektor utama dalam ekonomi dunia. Ekonomi dunia mengarah pada e- commerce / ekonomi digital. Tiga sistem pendukung ekonomi digital adalah logistik, metode pembayaran, dan marketplace. JNE sebagai perusahaan logistik dan pengiriman ekspress terbesar di Indonesia, tentu memiliki peran, komitmen dan kewajiban untuk membangun ekonomi digital â€.
Fikri menambahkan, “Dalam rangka menjamin aspek halal produk, maka JNE menerapkan penerapan konsep halal dalam bisnis JNE, baik dari proses operasional yang dimulai dari transaksi, kemudian penyimpanan, sampai pendistribusian barang ke konsumen. Selain itu untuk menginspirasi UMKM dan pelaku bisnis lainnya, JNE juga menggambarkan implementasi syariah dalam manajemen perusahaan, baik manajemen strategi, tata kelola SDM maupun budaya perusahaan. Namun demikian, JNE sebagai perusahaan swasta nasional bersifat universal untuk seluruh keyakinan beragama, sesuai dengan slogan “Connecting Happiness†yaitu komitmen JNE untuk terus berkontribusi dalam memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia â€, pungkasnya. (Red)
DPP IKANAS Lantik DPD IKANAS Sumut, Erwan Nasution Ikanas Jangan Kemanamana
kota
Memanusiakan Manusia Menjadikan Lapas sebagai "Laboratorium Peradaban"
kota
Sergai sumut24.co Satuan Reserse Narkoba Polres Serdang Bedagai (Sergai) kembali mengungkap kasus peredaran narkotika dengan meringkus dua
Hukum
Sergai sumut24.co Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) terus memantapkan transformasi sektor pertanian menuju sistem yang
Ekbis
Sergai sumut24.co Wakil Bupati Serdang Bedagai (Wabup Sergai) H. Adlin Tambunan memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hard
News
Sergai sumut24.co Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Serdang Bedagai (Sergai) terus menunjukkan komitmennya dalam membina g
News
Sergai sumut24.co Media online ARKAMEDIA.id menggelar syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke1 di Coffee Resto 37, Dusun VIII, Desa Firdaus,
News
sumut24.co ASAHAN, Memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2026, suasana penuh semangat dan kebersamaan terasa di Jalan Pramuka,
News
Prajurit TNI Alfan Arbudi Layani Jamaah Haji Indonesia di Tanah Suci dengan Penuh Dedikasi
kota
BersihBersih Birokrasi PKP, JAGA MARWAH Mundurnya Dua Dirjen Jadi Momentum Perkuat Integritas & Wujudkan Program 3 Juta Rumah
kota