Minggu, 08 Maret 2026

BUMK Gumpang Lempuh Tahun 2021 Targetkan Produksi Jahe Melimpah

Administrator - Minggu, 12 April 2020 13:25 WIB
BUMK Gumpang Lempuh Tahun 2021 Targetkan Produksi Jahe Melimpah

GAYO LUES | SUMUT24.co

Baca Juga:

Badan Usaha Milik Kampung (BMKG) Gunung Kemili Desa Gumpang Lempuh, Kecamatan Putri Betung tahun 2020 ini menyediakan penangkaran bibit jahe seluas 2 (dua) hektar dengan jumlah bibit berkisar empat ton lebih.

Program tersebut di nilai sebagai sumber pemberdayaan ekonomi masyarakat. Jahe salah satu nya tanaman komoditi unggulan di Kecamatan Putri Betung, mamun keterbatasan bibit, sehingga pihak Pengulu setempat bersama pengurus BUMK membuat program penangkaran bibit jahe di bagikan kemasyarakat berupa pinjaman dari BUMK terutama yang mempuyai lahan.

PJ.Pengulu Desa Gumpang Lempuh Mursidi GT kepada Sumut24, Minggu (12/4/2020) mengatakan, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Gumpang Lempuh di programkan penangkaran bibit jahe yang terletak di dua lokasi yang langsung di tangani oleh pihak BUMK yang berlokasi di Desa Gumpang Lempuh dengan bibit mencapai empat ton.

Tujuan pembibitan tersebut, untuk menyediakan jumlah bibit yang memadai, karena jahe yang mau di bibitkan harus berumur dari delapan hingga sembilan bulan keatas.

Sedangkan untuk di jual ke pedagang umur enam hingga tujuh bulan sudah bisa di panen, sehingga susah di dapatkan bibit jahe dengan terpaksa di buat penangkaran sebelumnya.

Saat di tanya selama ini telah berjalan program BUMK beberapa tahun ini apakah berhasil atau tidak program tersebut, Mursidi menjawab, memang telah berjalan program BUMK di Desa Gumpang Lempuh, untuk tahun belakangan ini program tersebut kurang maksimal kebanyakan program simpan pijam untuk masyarakat serta gadai kebun.

“Namun itu kurang berhasil sehingga kita buat terobosan baru untuk membudidayakan tanama jahe nantinya pihak BUMK yang menampung hasil jahe masyarakat dalam pemasaran nya Insya Allah tahun depan desa kita bisa menjadi swasembada tanaman jahe di kabupaten Gayo Lues,” ucap Mursidi.

Sementara Camat Putri Betung Muhammad Jon menambahkan, dari Muspika sangat mendukung terobosan baru PJ.Pengulu Gumpang Lempuh.

Mudah-mudahan dengan dengan terobosan ini dapat membangkitkan lapangan kerja masyarakat. Memang tanaman jahe sangat positif di kembangkan, karena harga di pasaran ini sangat menjanjikan. Rata-rata petani jahe di wilayah ini sudah mulai sejahtera.

Dan juga perlu saya tekankan pihak BUMK agar bisa menampung hasil tani masyarakat dengan harga memadai untuk di gudangkan sementara pasca penyebaran virus carona. Karena beberapa comoditi harga nya anjlok untuk membatu masyarakat pada musibah kali ini, paparnya.(daud)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
Patroli Blue Light Polsek Sosa Intensifkan Pengamanan Malam, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar
Gema Kemanusiaan TMMD 127: Ketika Seragam Loreng Menjelma Menjadi Obat Paling Mujarab bagi Rakyat
Di Pondok Sederhana Sangkunur, Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0212/Tapsel Jadi Penolong bagi Ibu Siti Halimah
Di Bawah Terik Matahari, Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/TS Sertu Himsar Panjaitan Cat Toren Sumur Bor Demi Air Bersih Warga Sangkunur
Kuas Pengabdian: Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/TS Percantik Wajah Baru Fasilitas Air Sangkunur
komentar
beritaTerbaru