Kamis, 07 Mei 2026

35 Pengurus MAA Galus Di Kukuhkan

Administrator - Kamis, 13 Februari 2020 14:34 WIB
35 Pengurus MAA Galus Di Kukuhkan

 

Baca Juga:

Gayo Lues I Sumut 24 Wakil Bupati Gayo Lues, H Said Sani, kukuhkan 35 pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) kabupaten Gayo Lues. Pengukuhan tersebut berlangsung di Oproom Kantor Keistimewaan Aceh pada Rabu (12/2/2020).

Sekretaris MAA kabupaten Gayo Lues, Kasim Junaidi, SE, menjelaskan, pemilihan unsur pimpinan di Majelis ini, secara umum pemilihannya dilakukan oleh anggota MAA itu sendiri dengan hasil, sebagai Ketua MAA Gayo Lues, Drs Zulkifli Zain, Wakil Ketua I, H Rabusah, Wakil Ketua II Tengku Idris.Kemudian, keterwakilan perempuan sebanyak Delapan orang untuk pengurus di MAA,ujarnya.

Selanjutnya, Wakil Bupati Gayo Lues, H Said Sani, menyampaikan, dalam mewujudkan Negeri yang Islami Mandiri dan Sejahtera, tidak terlepas dari peranan Adat. Oleh sebab itu dengan pengukuhan kepengurusan Majelis Adat Aceh Gayo Lues, Adat-adat yang ada di desa bisa terus dilestarikan.

“Perkembangan era tehnologi digital dewasa ini, tentu memudahkan masyarakat mengakses berbagai informasi termasuk budaya Asing yang dikhawatirkan bisa mempengaruhi Budaya kita yang ada di Gayo Lues. Nah, untuk itu MAA juga dituntut mampu mengcounter masuknya pengaruh Budaya asing ke Kabupaten berjuluk Negeri Seribu Bukit dan Seribu Hafizd ini,” paparnya.

Dengan pengukuhan ini sebut Said, tentu peran besar MAA kedepan sangat dinantikan kiprahnya, untuk melestarikan Adat budaya, dalam rangka mempersatukan masyarakat.

Dikesempatan yang sama, Ketua MAA terpilih, Drs Zulkifli Zaini menambahkan, dalam upaya melestarikan adat budaya yang sudah terkikis dan hampir punah, kedepannya akan digali kembali Adat-adat tersebut untuk dilestarikan dan diperkenalkan kepada masyarakat, terutama generasi muda Gayo Lues.

“Untuk menggali adat budaya yang hampir punah, tentu langkah awal yang akan kami lakukan dengan melakukan diskusi. Kemudian, menggelar seminar terhadap hasil yang didapat, selanjutnya kita sosialisasikan kepada masyarakat, sehingga adat budaya Gayo Lues yang hampir terkikis bahkan sebagian telah sirna, bisa diperkenalkan kembali terutama kepada generasi milenial,tuturnya. (daud)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
4 Kali Beraksi di Yayasan Amalia Maling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
Kasus Korupsi 52,5 Milyar : Kajatisu Baru Buka Suara, Kasus Hibah KONI Asahan Bakal Diusut Lagi ?
Tinjau Progres Pemulihan Pascabencana Banjir & Longsor Sumatra, UNIQLO Menyapa Langsung
Rumah Singgah YBM PLN Ringankan Langkah Safrida Jalani Pengobatan di Medan
SPKLU PLN Presisi Ultra Fast Charging Pertama di Lingkungan Polda se-Indonesia Resmi Beroperasi di Polda Sumut
JNE Kecam Aksi Pembegalan Kurir di Bandung, Berikan Apresiasi kepada Ksatria JNE
komentar
beritaTerbaru