Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
kota
Baca Juga:
- Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
- Patroli Blue Light Polsek Sosa Intensifkan Pengamanan Malam, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar
- Gema Kemanusiaan TMMD 127: Ketika Seragam Loreng Menjelma Menjadi Obat Paling Mujarab bagi Rakyat
Gayo Lues I Sumut 24 Wakil Bupati Gayo Lues, H Said Sani, kukuhkan 35 pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) kabupaten Gayo Lues. Pengukuhan tersebut berlangsung di Oproom Kantor Keistimewaan Aceh pada Rabu (12/2/2020).
Sekretaris MAA kabupaten Gayo Lues, Kasim Junaidi, SE, menjelaskan, pemilihan unsur pimpinan di Majelis ini, secara umum pemilihannya dilakukan oleh anggota MAA itu sendiri dengan hasil, sebagai Ketua MAA Gayo Lues, Drs Zulkifli Zain, Wakil Ketua I, H Rabusah, Wakil Ketua II Tengku Idris.Kemudian, keterwakilan perempuan sebanyak Delapan orang untuk pengurus di MAA,ujarnya.
Selanjutnya, Wakil Bupati Gayo Lues, H Said Sani, menyampaikan, dalam mewujudkan Negeri yang Islami Mandiri dan Sejahtera, tidak terlepas dari peranan Adat. Oleh sebab itu dengan pengukuhan kepengurusan Majelis Adat Aceh Gayo Lues, Adat-adat yang ada di desa bisa terus dilestarikan.
“Perkembangan era tehnologi digital dewasa ini, tentu memudahkan masyarakat mengakses berbagai informasi termasuk budaya Asing yang dikhawatirkan bisa mempengaruhi Budaya kita yang ada di Gayo Lues. Nah, untuk itu MAA juga dituntut mampu mengcounter masuknya pengaruh Budaya asing ke Kabupaten berjuluk Negeri Seribu Bukit dan Seribu Hafizd ini,†paparnya.
Dengan pengukuhan ini sebut Said, tentu peran besar MAA kedepan sangat dinantikan kiprahnya, untuk melestarikan Adat budaya, dalam rangka mempersatukan masyarakat.
Dikesempatan yang sama, Ketua MAA terpilih, Drs Zulkifli Zaini menambahkan, dalam upaya melestarikan adat budaya yang sudah terkikis dan hampir punah, kedepannya akan digali kembali Adat-adat tersebut untuk dilestarikan dan diperkenalkan kepada masyarakat, terutama generasi muda Gayo Lues.
“Untuk menggali adat budaya yang hampir punah, tentu langkah awal yang akan kami lakukan dengan melakukan diskusi. Kemudian, menggelar seminar terhadap hasil yang didapat, selanjutnya kita sosialisasikan kepada masyarakat, sehingga adat budaya Gayo Lues yang hampir terkikis bahkan sebagian telah sirna, bisa diperkenalkan kembali terutama kepada generasi milenial,tuturnya. (daud)
Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
kota
Patroli Blue Light Polsek Sosa Intensifkan Pengamanan Malam, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar
kota
Gema Kemanusiaan TMMD 127 Ketika Seragam Loreng Menjelma Menjadi Obat Paling Mujarab bagi Rakyat
kota
Di Pondok Sederhana Sangkunur, Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/Tapsel Jadi Penolong bagi Ibu Siti Halimah
kota
Di Bawah Terik Matahari, Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Sertu Himsar Panjaitan Cat Toren Sumur Bor Demi Air Bersih Warga Sangkunur
kota
Kuas Pengabdian Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Percantik Wajah Baru Fasilitas Air Sangkunur
kota
Keringat Prajurit untuk Rakyat Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel Bantu Wujudkan Rumah Impian Warga
kota
Bukan Main! Rumah Impian Pak Anton Akhirnya Terwujud di Tangan Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel
kota
sumut24.co MEDAN , Universitas Sumatera Utara (USU) saat ini berada di fase penting dalam sejarah panjangnya sebagai salah satu perguruan t
kota
sumut24.co ASAHAN, Masjid Agung H.Achmad Bakrie di Jalan Jendral Sudirman (Jalinsum), Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kota Kisaran Barat, me
News