Kamis, 07 Mei 2026

Jahe Salah Satu Komoditi yang Menjanjikan Perubahan Ekonomi Masyarakat

Administrator - Selasa, 11 Februari 2020 15:44 WIB
Jahe Salah Satu Komoditi yang Menjanjikan Perubahan Ekonomi Masyarakat

GAYO LUES | SUMUT24.co

Baca Juga:

Comoditi tanaman jahe sudah berlangsung sejak lama di budidayakan di Kecamatan Putri Betung. Sebelumnya harga comoditi tanaman jahe sempat anjlok dengan harga Rp 2500 perkilo gram nya, sehingga petani tidak merawat nya dan membiarkan menjadi semak belukar pada lahan tanaman jahe mereka.

Semenjak harga mulai meningkat, para petani kembali membudidayakan tanaman jahe dan bibit nya di kumpulkan dari lahan yang sudah di telantarkan bertahun-tahun.

Comoditi tersebut beberapa tahun belakangan ini di galakan kembali dengan harga tertinggi pernah mencapai Rp 30.000, dan harga saat ini berkisar Rp 20.000 per Kg nya.

Dengan harga di pasaran mengiurkan, tanaman jahe terus di galakan oleh masyarakat, karena peningkatan ekonomi terus beranjak naik sehingga lahan tidur di fungsikan untuk budidaya tanaman jahe.

Menurut keterangan yang di himpun Sumut24 dengan beberapa petani yang ditemui dengan persediaan bibit 100 Kg bisa menghasilkan lebih dari satu ton selama enam hingga tujuh bulan.

Dengan modal empat juta rupiah termasuk harga pupuk serta ongkos kerja dapat menghasilkan Rp 20 juta lebih. Jadi komoditi tersebut sangat menjanjikan dalam peningkatan ekonomi masyarakat setempat.

Herman warga setempat saat di komfirmasi, Selasa (11/2/2020) menjelaskan, kawasan Kecamatan Putri Betung sangat cocok budidaya tanaman jahe.

“Sudah banyak warga disini yang berhasil dari tanaman jahe, namun saat ini tanaman jahe sudah mulai di serang hama penyakit, seperti pembusukan buah dan lainnya. Untuk mengatasi hama tersebut menjadi kendala dalam budidaya tanaman jahe. Kami berharap pihak terkait dari Pemkab Gayo Lues dapat membantu untuk mengirim PPL yang bisa mengendalikan hama tersebut untuk mensosialisasikan cara pengendalian hama serta bercocok tanaman jahe yang sebenarnya, karena selama ini kami lakukan masih sebatas pengetahuan tampa bimbingan pihak yang berkopeten,” paparnya.(daud)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
4 Kali Beraksi di Yayasan Amalia Maling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
Kasus Korupsi 52,5 Milyar : Kajatisu Baru Buka Suara, Kasus Hibah KONI Asahan Bakal Diusut Lagi ?
Tinjau Progres Pemulihan Pascabencana Banjir & Longsor Sumatra, UNIQLO Menyapa Langsung
Rumah Singgah YBM PLN Ringankan Langkah Safrida Jalani Pengobatan di Medan
SPKLU PLN Presisi Ultra Fast Charging Pertama di Lingkungan Polda se-Indonesia Resmi Beroperasi di Polda Sumut
JNE Kecam Aksi Pembegalan Kurir di Bandung, Berikan Apresiasi kepada Ksatria JNE
komentar
beritaTerbaru