Kamis, 07 Mei 2026

Pemadam Kebakaran Di Minta Siagakan Mobkar Untuk PB

Administrator - Selasa, 21 Januari 2020 13:46 WIB
Pemadam Kebakaran Di Minta Siagakan Mobkar Untuk PB

Gayo Lues I Sumut 24 Untuk mengantisifasi terjadinya kebakaran di wilayah kecamatan Putri Betung (PB),masyarakat meminta pihak Pemkab Gayo Lues untuk menstambakan mobil pemadaman kebakaran. Kerap terjadinya musibah kebakaran menimpa rumah warga,agak telambat nya mobil kebakaran untuk menuju kelokasi kebakaran di sebabkan jarak tempuh dari kabupaten Gayo Lues agak berjauhan menjadi kendala sehingga kediaman warga sempat ludes terbakar baru tiba mobil pemadam kebakaran.

Baca Juga:

Mursidi salah satu warga Putri Betung kepada Sumut 24 pada selasa 21/1/2020 mengatakan, bila terjadi musibah kebakaran menimpa rumah masyarakat,menjadi kesulitan untuk menolong untuk memadamkan api. Karena selama ini api di padamkan dengan cara menyiram dengan cara mengunakan ember. Seperti baru-baru ini terjadi musibah kebakaran menimpa masyarakat dusun air panas desa Singgah Mulo kediaman dab juga tempat usahanya ludes di lalap sijago merah,ungkapnya.

Dia menambahkan,kami dari masyarakat berharap pihak Pemkab Gayo Lues menstambaikan mobil pemadam kebakaran untuk wilayah kecamatan Putri Betung,karena jarak tempuh dari kabupaten Gayo Lues berkisar 40 KM ,apalagi untuk wiyalah Marpunge raya sudah berbatasan dengan kabupaten Aceh Tenggara,paparnya.(daud)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
4 Kali Beraksi di Yayasan Amalia Maling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
Kasus Korupsi 52,5 Milyar : Kajatisu Baru Buka Suara, Kasus Hibah KONI Asahan Bakal Diusut Lagi ?
Tinjau Progres Pemulihan Pascabencana Banjir & Longsor Sumatra, UNIQLO Menyapa Langsung
Rumah Singgah YBM PLN Ringankan Langkah Safrida Jalani Pengobatan di Medan
SPKLU PLN Presisi Ultra Fast Charging Pertama di Lingkungan Polda se-Indonesia Resmi Beroperasi di Polda Sumut
JNE Kecam Aksi Pembegalan Kurir di Bandung, Berikan Apresiasi kepada Ksatria JNE
komentar
beritaTerbaru