Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
kota
Kutacane | Sumut 24 Jalan menuju kawasan pedalaman Kecamatan Leuser, Aceh Tenggara (Agara) masih dibiarkan rusak parah, tanpa pernah ada upaya diperbaiki. Kondisi itu membuat biaya angkut hasil pertanian dan lainnya menjadi mahal, sehingga berimbas pada turunnya harga hasil produksi para petani, sebaliknya harga pupuk naik.
Baca Juga:
- Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
- Patroli Blue Light Polsek Sosa Intensifkan Pengamanan Malam, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar
- Gema Kemanusiaan TMMD 127: Ketika Seragam Loreng Menjelma Menjadi Obat Paling Mujarab bagi Rakyat
Dilaporkan, panjang jalan menuju Kecamatan Leuser 40 km, namun yang diaspal baru 16 km, sedangkan 24 km belum tersentuh, karena hanya berlapis tanah, pasir dan batu. Padahal, jalan yang belum diaspal berliku-liku, tanjakan dan turunan curam, selain lubang bertaburan di sepanjang jalan itu.
Hamidan warga Desa Bun Bun Alas Kepada Sumut 24 Rabu (27/4) di Kutacane mengatakan jalan di daerahnya telah rusak bertahun-tahun, tetapi belum juga diperbaiki apalagi seperti musim hujan saat ini jalan tersebut tak ubahnya seperti kubangan kerbau . Disebutkan, hasil bumi para petani, seperti pisang, kemiri, jagung dan lainnya dibeli lebih murah untuk ongkos angkut dari ladang ke rumah sebesar Rp 600/kg.
Bahkan, dari rumah petani ke pasar kecamatan harus ditambah ongkos angkut Rp 150/kg, sehingga totalnya Rp 750/kg. “Para petani Leuser terus mengeluh, karena harga jual tidak sesuai lagi dengan ongkos produksi, karena dipotong untuk tambahan ongkos angkut sebesar Rp 750/kg,†katanya.
Dikatakan, luas area tanaman jagung di desanya sekitar 700 hektare dan setiap musim panen, seperti saat ini, sekitar 10 truk mengangkut jagung ke ibukota kecamatan setiap hari untuk dijual ke Medan, Sumut. Dia menambahkan, kondisi itu diperparah dengan naiknya harga pupuk, karena ongkos angkut mencapai Rp 35 ribu/zak dari ibukota kecamatan ke desa.
Hal senada juga diutarakan Awaluddin, salah seorang petani Desa Bunbun Indah. Dia berharap, Pemerintah Provinsi Aceh dan Pemkab Agara agar membangun jalan, agar masyarakat tidak terus terbebani dengan mahalnya biaya angkut hasil pertanian.
Dia manambahkan fenomena lain di kawasan pedalaman Leuser. Masih banyak aksi perburuan satwa liar terus berlanjut tanpa terkendali, sehingga ikut meresahkan masyarakat dan petani di kawasan Leuser.
Bahkan Awalah mengungkapkan kawasan perburuan satwa liar di pedalaman Leuser meliputi Desa Bunbun Indah, Bunbun Alas, Serakut, Ukhat Peseluk dan sekitarnya. Dikatakan, para pemburu beraksi di antara kawasan pertanian dan kebun petani, sehingga dikhawatirkan dapat terkena peluru nyasar dari senapan angin saat tidur di pondok.
Dikatakan, buruan satwa liar yang dilindungi negara seperti hewan rusa dan kambing hutan menjadi target para pemburu liar jelang tengah malam atau saat warga sedang tertidur pulas.” Saya yang mewakili warga pedalaman Leuser meminta pihak kepolisian, Polda Aceh dan BKSDA mengawasi pedalaman Leuser, sehingga perburuan satwa liar dapat dicegah (jubel)
Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
kota
Patroli Blue Light Polsek Sosa Intensifkan Pengamanan Malam, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar
kota
Gema Kemanusiaan TMMD 127 Ketika Seragam Loreng Menjelma Menjadi Obat Paling Mujarab bagi Rakyat
kota
Di Pondok Sederhana Sangkunur, Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/Tapsel Jadi Penolong bagi Ibu Siti Halimah
kota
Di Bawah Terik Matahari, Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Sertu Himsar Panjaitan Cat Toren Sumur Bor Demi Air Bersih Warga Sangkunur
kota
Kuas Pengabdian Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Percantik Wajah Baru Fasilitas Air Sangkunur
kota
Keringat Prajurit untuk Rakyat Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel Bantu Wujudkan Rumah Impian Warga
kota
Bukan Main! Rumah Impian Pak Anton Akhirnya Terwujud di Tangan Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel
kota
sumut24.co MEDAN , Universitas Sumatera Utara (USU) saat ini berada di fase penting dalam sejarah panjangnya sebagai salah satu perguruan t
kota
sumut24.co ASAHAN, Masjid Agung H.Achmad Bakrie di Jalan Jendral Sudirman (Jalinsum), Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kota Kisaran Barat, me
News