Kamis, 07 Mei 2026

Waih Lokot Meluap Puluhan Rumah dan Sawah Ikut Terendam

Administrator - Kamis, 12 Desember 2019 15:11 WIB
Waih Lokot Meluap Puluhan Rumah dan Sawah Ikut Terendam

Gayo Lues | Sumut24.co

Baca Juga:

 

Akibat curah hujan tinggi pada hari, Rabu (11/12/2019), malam membuat sejumlah anak sungai meluap, sehingga terjadi banjir melanda pemukiman warga serta lahan pertanian.

 

Akibat curah hujan tinggi pada hari, Rabu (11/12/2019), sejak sore hingga malam hari di Negeri Seribu Bukit, sehingga membuat Waih Lokot yang terletak di pingiran Desa Lempuh, meluap.

 

Akibatnya, selain merendam pemukiman warga Desa Lempuh juga merendam puluhan hektar lahan persawahan yang baru siap tanam.

 

Jamaluddin seorang warga saat di Komfirmasi Sumut24, Kamis (12/12/2019), di dampingi beberapa warga Desa Lempuh lain nya mengatakan, hujan yang melanda desanya terjadi pada hari Rabu (11/12/2019), malam sekira pukul 21.00 WIB.

 

“Akibat curah hujan yang lebat, Waih Lokot mulai meluap kepemukiman kami. Di perkirakan hampir 30 rumah warga ikut terendam serta lahan persawahan ikut tertimbun oleh matrial pasir dan lumpur,” ucap Jamaluddin sembari menyebutkan, akibat kejadian banjir tadi malam banyak warga panik, karena selama ini belum pernah terjadi banjir.

 

Ditambahkan Jamaluddin, meluapnya Waih Lokot di duga akibat pendangkalan sungai serta jembatan jalan raya Kuta Cane-Blangkejeren tersumbat sehingga Waih Lokot tergenang dan merusak pemukiman serta lahan persawahan. Kerugian di tafsir mencapai ratusan juta rupiah.

 

Masih diungkapkan, Jamaluddin, atas kejadian ini, Kepala BPBD Gayo Lues bersama Tim turun langsung ke Desa Lempuh untuk melihat kondisi banjir. “Mudah-mudahan pihak BPBD mencari solusi nya demi kenyamanan warga di sini,” ucapnya.

 

Sementara Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gayo Lues, Suhaidi MSi mengigatkan, di harapkan kepada masyarakat yang berdomisili di daerah aliran sungai (DAS) maupun di daerah pegunungan tetap waspada apabila terjadi cuaca ekstrim seperti saat ini. Karena kita tidak tahu kapan akan terjadi bencana.

 

Karena kabupaten Gayo Lues letaknya daerah perbukitan serta terdapat banyak anak sungai,bila terjadi longsor pada perbukitan tentunya bermuara ke arah daerah aliran sungai, pungkasnya.(daud)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
4 Kali Beraksi di Yayasan Amalia Maling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
Kasus Korupsi 52,5 Milyar : Kajatisu Baru Buka Suara, Kasus Hibah KONI Asahan Bakal Diusut Lagi ?
Tinjau Progres Pemulihan Pascabencana Banjir & Longsor Sumatra, UNIQLO Menyapa Langsung
Rumah Singgah YBM PLN Ringankan Langkah Safrida Jalani Pengobatan di Medan
SPKLU PLN Presisi Ultra Fast Charging Pertama di Lingkungan Polda se-Indonesia Resmi Beroperasi di Polda Sumut
JNE Kecam Aksi Pembegalan Kurir di Bandung, Berikan Apresiasi kepada Ksatria JNE
komentar
beritaTerbaru