Minggu, 08 Maret 2026

Amru Nyatakan Masyarakat Putri Betung Tidak Akan Pernah di Relokasi

Administrator - Rabu, 13 November 2019 14:30 WIB
Amru Nyatakan Masyarakat Putri Betung Tidak Akan Pernah di Relokasi
GAYO LUES | SUMUT24.co Kehadiran Dirjen KSDAE Wiratno Kekabupaten Gayo Lues serta ke Kecamatan Putri Betung dalam kunjungan kerja nya bersama, M Salim Fahri anggota Komisi IV DPR-RI. Dalam sambutan Bupati Gayo Lues HM. Amru mengatakan, dengan terbit nya UU No. 6 Tahun 2018 mengenai status hutan lindung yang di kuasai masyarakat dapat di mampaatkan masyarakat dengan syarat bahwa masyarakat yang berada di wilayah kawasan hutan lindung dapat menjaga hutan serta menanami pohon yang bermampaat untuk kesejahteraan masyarakat. Dengan turun nya UU tersebut masyarakat kecamatan Putri Betung tak akan pernah di relokasi lagi kedaerah lain. Dan juga pihak TNGL serta dari kementrian kehutanan dapat membantu bibit untuk Konservasi tampa merusak hutan serta modal para petani untuk menanami tanaman yang bermampaat untuk kehidupan masyarakat di sini. “Untuk itu kita dari Pemkab Gayo Lues dari APBK telah menganggarkan bibit jernang ke masyarakat kecamatan Putri Betung melalui dinas Lingkungan Hudup Gayo Lues untuk di tanami. Karena tanaman jernang nilai ekonomi nya sangat memuaakan dan tepat untuk di budidayakan di kawasan ini, karena hutan nya banyak terdapat jenis rotan dan juga sebagai tumbuhan asli nya,” katanya. Sementara Dirjen KSDAE Ir. Wiratno, MSC, menambahkan, di harapkan para masyarakat kecamatan Putri Betung dan lainnya dapat bekerja sama untuk menjaga hutan kita. Karena hutan serta penghuni nya sebagai sahabat kita,maka dari itu mereka harus kita jaga dan di urus. Untuk di kecamatan Putri Betung sudah ada empat kelompok tani yang sudah terbentuk, itu perlu di dampingi dan di kawal programnya supaya mereka hidup sejahtera. “Untuk itu para kelompok tani hutan Konservasi perlu membentuk suatu Koprasi,agar setiap bantuan dari Pemerintah dapat di salurkan melalui wadah tersebut. Di harapkan kerja sama antara masyarakat dengan pihak TNGL terus berjalan dengan baik, paparnya. Anggota DPR-RI dari Komisi IV Muhammad Salim Fahri menuturkan, saya berjanji untuk tahun 2020 nanti akan saya beri bantuan untuk modal petani. “Namun dalam acara ini saya sangat kaget, ternyata bantuan bibit jernang dari Pemerintah Gayo Lues melalui APBK nya, saya merasa malu dan saya usahakan para petani di kecamatan Putri Betung harus sejahtera,” ungkapnya. Dan seterus nya Bupati Gayo Lues bersama Dirjen KS DAE dan Anggota DPR-RI menandatangani perjajian status hutan lindung serta memberikan bantuan bibit jernang oleh Dirjen KSDAE dan anggota DPR-RI kepada ketua kelompok tani yang bertempat di Los Pajak Terpadu Pancuran Perak desa Gumpang yang di hadiri Oleh Wakil Bupati Gayo Lues, Sekdakab, Kepala Balai TNGL serta Anggota DPRA Rijaludin dan sejumlah kepala SKPK dan masyarakat pada petang kemarin.(daud)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tingakatkam Patroli Malam, Polresta Deli Serdang Antisipasi Gangguan Kamtibmas Di Bulan Ramadhan*
Gubsu dan Fenomena Panic Buying: Antara Edukasi dan Realitas di Lapangan
Wabup Solok Besuk Bayi Terlantar di Puskesmas Bukit Sileh.
PANIC BUYING MINYAK: SIAPA YANG MENYEBABKANNYA DAN SEBERAPA SIAP INDONESIA HADAPI BADAI GEOPOLITIK?
Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
Patroli Blue Light Polsek Sosa Intensifkan Pengamanan Malam, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar
komentar
beritaTerbaru