4 Kali Beraksi di Yayasan Amalia Maling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
4 Kali Beraksi di Yayasan AmaliaMaling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
kota
GAYO LUES | SUMUT24.co
Baca Juga:
Dalam budidaya tanaman coklat petani harus rutin melakukan penyiangan gulma maupun obat-obatan untuk meningkatkan produksi coklat yang maksimal di kalangan petani.
Kabupaten Gayo Lues salah satu kabupaten yang telah berhasil mengembangkan comoditi tanaman coklat di provinsi Aceh dan mutu nya dapat bersaing dari daerah lainnya. Namun SDM para petani belum memadai sehingga menjadi kendala untuk membudidayakan tanaman coklat yang maksimal.
Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani kemarin dalam acara Duek pakat Se-Aceh yang di gelar di kecamatan Putri Betung mengatakan, dalam budidaya tanaman coklat para petani harus mengunakan pupuk organik maupun obat-obatan tidak mengandung bahan kimia.
Supaya pemasarannya tidak terganggu dengan isu mengangdung bahan kimia seperti isu kopi Gayo baru-baru ini terjadi. Dari hal tersebut kata Said Sani, perlu du lakukan bimbingan dan teknis budidaya melalui sekolah lapangan.
Untuk itu perlu bimbingan dari mantri Cacao untuk melatih petani agar mahir membudidayakan tanaman coklat secara organik.
Memang kami dari Pemkab Gayo Lues akan membangun Klinik Cacao di kecamatan Putri Betung, semoga program tersebut bisa sejalan dengan Provinsi dan Pusat untuk meningkatkan produksi cacao di Gayo Lues dan kabupaten lain di Aceh.
Sementara Kadis Pertanian Gayo Lues Zakaria S. Hut, MP menjelaskan, saya sangat mendukung program Bapak Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues untuk meningkatkan mutu dan pengetahuan petani coklat di Gayo Lues ini.
Menjadi kendala di lapangan akibat minim nya SDM para petani merawat serta menangkal penyebaran hama penyakit sehingga produksi cacao kurang maksimal.
Kalau di lakukan pelatihan dan pendampingan,Insya Allah Gayo Lues akan menjadi sentral produksi cacao terbesar di provinsi Aceh.
Camat Putri Betung Muhammad Jon menambahkan,pada musim panen coklat di kecamatan Putri Betung,pingiran jalan raya di jadikan lokasi pengeringan biji coklat.
Untuk itu saya harapkan pihak pemerintah Pusat melalui kementrian Pertanian dapat membantu membangun pengeringan biji coklat di daerah ini.
Akibat pingiran jalan si jadikan lahan pengeringan coklat sangat mengangu fasilitas umum, karena lokasi penjemuran coklat di masyarakat tidak mendukung sangat terpaksa pingiran jalan raya di gunakan menjemur coklat untuk pengeringan.
Mengenai pemasaran di wilayah kecamatan Putri Betung tambah camat, masih tergantung toke dari Kuta Cane Agara. Dengan harga di pasaran kurang menentu sehingga merugikan kalangan petani, hampir setiap hari puluhan toke dari Kuta Cane berkeliaran untuk membeli coklat dari wilayah kecamatan Putri Betung, paparnya.(daud)
4 Kali Beraksi di Yayasan AmaliaMaling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
kota
sumut24.co ASAHAN, Kasus dugaan korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Asahan yang bernilai fantastis menca
News
Tinjau Progres Pemulihan Pascabencana Banjir & Longsor Sumatra, UNIQLO Menyapa Langsung Penerima Manfaat dan Masyarakat TerdampakTotal Donas
Umum
sumut24.coMEDAN, Menjalani pengobatan jauh dari tempat tinggal bukan perkara mudah bagi Safrida, 48 tahun, warga Pangkalan Brandan, Kecamat
kota
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara bersama Kepolisian Daerah Sumatera Utara meresmikan Stasiun P
kota
JNE Kecam Aksi Pembegalan Kurir di Bandung, Berikan Apresiasi kepada Ksatria JNE
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar pertemuan penutup (exit meeting) Bimbingan Teknis Kabupaten/Kota Percontohan Anti
News
Polsek Medan Area Tangkap Maling Laptop
kota
JAKARTA Dampak kenaikan harga BBM non subsidi dinilai semakin meluas dan berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi nasional serta pelaksa
News
Wali Kota menerima audiensi Ephorus GKPS bersama Panitia Konser Harmoni 30 Tahun Internasionalisasi United Evangelical Mission
kota