Minggu, 08 Maret 2026

Pengelolaan Program Sansimas Gayo Lues di Pertanyakan

Administrator - Sabtu, 24 Agustus 2019 11:10 WIB
Pengelolaan Program Sansimas Gayo Lues di Pertanyakan
GAYO LUES | SUMUT24.co Program Pembangunan IPAL Komunal dan MCK sember dana yang bersumber dari DAK Reguler Santani tahun 2019 di Kabupaten Gayo Lues sedang berlajan pembangunan, dimana program tersebut di kerjakan melalui Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Pada desa yang mendapatkan program pembangunannya. Untuk di Gayo Lues, Desa Kendawi, Kecamatan Dabun Gelang, anggarannya sebesar Rp 560 juta. Desa Ramung Musara kecamatan Putri Betung Rp 560 juta. Pembangunan MCK dan jaringan perpipaan untuk Pesantren Shalahuddin Blangpegayon sebesar Rp. 430 juta,Pesantren Raudatul Jihad kecamatan Blangpegayon Rp 430 juta, Pesantren Ruhul Azam Blangkejeren Rp 430 juta, Pesantren Safinatussalamah kecamatan Putri Betung Rp 434 juta dan Pesantren Serambi Darussalam Dabun Gelang Rp 430 juta. Menurut keterangan dari beberapa masyarakat yang di himpun Sumut24 di lapangan pada, Jum,at (23/8/2019), bahwa dalam teknis pekerjaan melalui Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) , namun di lapangan terdapat ada beberapa kejangalan yang terjadi, seperti setelah siap pekerjaan keuntungan hanya lima persen bisa di proleh oleh KSM dan lain nya untuk pihak lain yang menyangkut dalam program tersebut di kabupaten. Menurut mereka setelah dana di tarik dari Bank, para pengelola hanya di berikan untuk pembelian matrial, sedangkan sisa nya di setor ke oknum tertentu. Dari temuan di lapangan terjadi juga program Sanimas di kerjakan oleh oknum PNS, sehingga realisasi program tersebut menjadi pertanyakan di kalangan masyarakat. Kurnia Gunawan sebagai PPTK Program Sansimas pada dinas Perumahan dan Permukiman saat di komfirmasi mengatakan, dalam pengelolaan pembangunan Program Sansimas sepenuhnya di kelola oleh Kelompok Swadaya Masyarakat. “Sebelum di laksanakan program tersebut terdahulu di bentuk KSM melalui musyawarah di desa yang mendapatkannya. Namun bila terjadi ada permainan di lapangan itu tampa sepengetahuan kita,” ujarnya. Kabid Cipta Karya pada Dinas Perkim Gayo Lues Suprianto ST menjelaskan, program tersebut telah berjalan di kerjakan saat ini. Yang terpenting mutu proyek harus sesuai dengan Sfek nya,selain itu tampa sepengetahuan saya, karena saya menjabat di sini setelah semua nya terbentuk, hanya tinggal perealisasian saja di lapangan, namun pencairan dana 20 persen sudah saya yang menandatangunnya, paparnya. (daud)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
PANIC BUYING MINYAK: SIAPA YANG MENYEBABKANNYA DAN SEBERAPA SIAP INDONESIA HADAPI BADAI GEOPOLITIK?
Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
Patroli Blue Light Polsek Sosa Intensifkan Pengamanan Malam, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar
Gema Kemanusiaan TMMD 127: Ketika Seragam Loreng Menjelma Menjadi Obat Paling Mujarab bagi Rakyat
Di Pondok Sederhana Sangkunur, Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0212/Tapsel Jadi Penolong bagi Ibu Siti Halimah
Di Bawah Terik Matahari, Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/TS Sertu Himsar Panjaitan Cat Toren Sumur Bor Demi Air Bersih Warga Sangkunur
komentar
beritaTerbaru