Kamis, 07 Mei 2026

Pembukaan Festival Tari Saman di Hadiri PLT Gubernur Aceh 

Administrator - Selasa, 20 Agustus 2019 16:02 WIB
Pembukaan Festival Tari Saman di Hadiri PLT Gubernur Aceh 

GAYO LUES| SUMUT24.co

Baca Juga:

Pembukaan Festival Tari Saman yang di ikuti beberapa Kabupaten di Provinsi Aceh pada, Senin (19/8/2019) malam sekira pukul 20.15 WIB,  yang di gelar di Stadion Seribu Bukit Gayo Lues di hadiri PLT Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dan sejumlah petinggi beberapa Kabupaten, seperti ketua DPRK Gayo Lues, Wakil Bupati Bener Meriah, Wakil Bupati Aceh Tenggara, Wakil Bupati Aceh Tengah, Perwakilan Kemenko PMK, Sekretaris Ditjen Kebudayaan RI, Kementrian Pariwisata RI, Kepala Dinas Kebudayaan dan  Pariwisata Aceh, Forkopimda Kabupaten Gayo Lues serta Muspida Plus di Pemkab Gayo Lues. Kegiatan dibuka oleh Bupati Gayo Lues H Muhammad Amru  bersama PLT Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

 

Dalam kata sambutannya, Amru mengatakan, kegitan Ceremony Festival Saman di Gayo Lues sebagai tindak lanjut kegiatan Gayo Lues Festival tahun 2018 lalu. Kegiatan ini merupakan Aceh’s top 3event serta masuk dalam 100 event bergengsi pada Calender of Event Nasional.

 

Festival saman merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Indonesia yang didukung oleh kementrian Pendidikan dan kebudayaan serta Pemerintah Kabupaten Gayo Lues. Kegiatan Festival saman merupakan hasil inisiasi kegiatan pada tahun 2018 yaitu kegiatan Gayo Lues Mountain Festival yang salah satunya adalah festival samankatanya.

 

Dia mejelaskan, kegiatan Festival saman ini juga didukung oleh kegiatan The light of aceh yang melibatkan talent-talent dalam menyemarakkan acara serta publisitas kegiatan. Rangkaian acara besar festival saman juga di tampilkan Festival the light of aceh,Opening Ceremoni  menampilkan tarian massal RATOH JAROE,serta penampilan grup saman dari gayo lues dan tampilan tari putri-putri gayo lues dari aih aunan,” jelasnya.

 

Festival lomba saman melibatkan 17 peserta yang berasal dari kabupaten/kota serta group-gruop saman se aceh. Dan juga tampilan artis aceh dan artis lokal serta penyerahan hadiah pada acara penutupan di hari terakhir acara Festival Saman, ujar nya.

 

Gubernur Aceh juga menambahkan, Pelaksanaan festival saman adalah salah satu bukti nyata perwujudan pembangunan aceh yang terarah,sebagai implementasi pembangunan manusia dan kebudayaan yang terukur berkesinambungan dan terarah,tahun 2011 Unesco mengakui saman sebagai warisan budaya tak benda milik dunia,ini merupakan kebanggaan kita sebagai bangsa indonesia,tahun 2015 dilaksanakan tari saman yang diikuti 10.001 orang bertempat di Gayo Lues,dan berhasil mencatat rekor muri di musium rekor indonesia MURI sebagai bukti bahwa saman selalu eksis dalam kehidupan masyarakat gayo lues dan memuliki pendukung kebudayaan yang besar,paparnya.(daud)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
4 Kali Beraksi di Yayasan Amalia Maling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
Kasus Korupsi 52,5 Milyar : Kajatisu Baru Buka Suara, Kasus Hibah KONI Asahan Bakal Diusut Lagi ?
Tinjau Progres Pemulihan Pascabencana Banjir & Longsor Sumatra, UNIQLO Menyapa Langsung
Rumah Singgah YBM PLN Ringankan Langkah Safrida Jalani Pengobatan di Medan
SPKLU PLN Presisi Ultra Fast Charging Pertama di Lingkungan Polda se-Indonesia Resmi Beroperasi di Polda Sumut
JNE Kecam Aksi Pembegalan Kurir di Bandung, Berikan Apresiasi kepada Ksatria JNE
komentar
beritaTerbaru