Minggu, 08 Maret 2026

Penderesan Getah Pinus Semakin Meresahkan, Basri Curhat Ke DPRK Gayo Lues

Administrator - Senin, 28 Januari 2019 18:19 WIB
Penderesan Getah Pinus Semakin Meresahkan, Basri Curhat Ke DPRK Gayo Lues

GAYO LUES | SUMUT24.co

Baca Juga:

Di duga penderasan getah pinus yang di lakukan oleh pihak terkait kurang sesuai aturan dan di khwatirkan berdampak buruk terhadap pertumbuhan pinus di kabupaten Gayo Lues.

Akibat dari penderesan getah pinus tersebut, sehingga menuai keprihatinan di kalangan masyarakat setempat. Hal tersebut di katakan Basri SP salah satu pemuda asli Gayo Lues kepada SUMUT24, Senin (28/1/2019).

“Memang, dalam masalah keberadaan pihak yang mengambil getah pinus di wilayah Kabupaten Gayo Lues belum ada nampak kontribusi untuk daerah. Akan tetapi, dampak dari penderesan tersebut sangat mengancam kepunahan pohon pinus untuk kedepannya, karena pengambilan getah yang mereka deres di duga melebihi dari standart nya,” ucap Basri sembari mengatakan, dirinya sebagai pemuda turut prihatin atas keselamatan hutan pinus di Gayo Lues.

Dalam keberadaan pihak pengusaha getah pinus di daerah ini tambah Basri, sulit di ketahui, karena sebahagian pihak tidak terdapat kantor nya yang resmi, apakah mereka menjalankan bisnis nya secara legal atau pun ilegal.

“Saya atas nama pemuda Gayo Lues meminta pihak Pemkab dan DPRK dapat menertibkan para pelaku penderesan getah pinus dari pihak swasta yang di duga telah merugikan masyarakat,” pinta Basri.

Dengan rasa prihatin semakin tinggi, beberapa waktu lalu, Basri mengaku pernah mendatangi, Ali Husin Ketua DPRK Gayo Lues untuk curhat berkaitan tentang pengambilan getah pinus Lues.

Diceritakan Basri, dalam perbincangannya dengan Ali Husin, Basri menanyakan berapa jumlah pihak swasta yang beroprasi dalam pengambilan sumber daya alam seperti getah pinus dan alamat kantor mereka di Gayo Lues.

“Ketika itu, Ketua DPRK menjawab begitu sangat merespin dan mengakui tidak tahu berapa pihak swasta dari luar daerah yang berprofesi sebagai pengarap getah pinus, hanya beliau pernah berkunjung ke PT Kencana Hijau Bina Lestari,” ujar Basri.

Terkait dari diskusi tersebut sambung Basri, Ali Husin memaparkan, dia merasa malas menyambangi semua kedudukan kantor lembaga yang beroprasi di bidang usahan pengambilan getah tusam di Gayo Lues dengan alasan ada nanti persepsi negatif terhadap dirinya.

“Dengan penuturan kata-kata dikira orang ada apa saya kunjungi satu persatu, tapi kalau mereka melakukan hal yang dampak nya dapat merugikan masyarakat saya akan turun menindaklanjuti,” ucap Basri menirukan perkataan Ali Husin Ketua DPRK Gayo Lues.(daud)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bidik Kemenangan 2029, PDIP Sergai Gelar Fit And Proper Test bagi Calon Ketua PAC
WABUP TEKANKAN PERAN MASYARAKAT JAGA GENERASI MUDA
Ribuan Jamaah Ikuti Buka Puasa Bersama di Masjid Agung Medan, Dodi Haji Anif Disambut Hangat
Tingakatkam Patroli Malam, Polresta Deli Serdang Antisipasi Gangguan Kamtibmas Di Bulan Ramadhan*
Gubsu dan Fenomena Panic Buying: Antara Edukasi dan Realitas di Lapangan
Wabup Solok Besuk Bayi Terlantar di Puskesmas Bukit Sileh.
komentar
beritaTerbaru