Minggu, 08 Maret 2026

Empat dari 113 Tahanan yang Kabur dari LP Lambaro Ditangkap, Ratusan Tahanan Lainya Terus Diburu

Administrator - Kamis, 29 November 2018 15:14 WIB
Empat dari 113 Tahanan yang Kabur dari LP Lambaro Ditangkap, Ratusan Tahanan Lainya Terus Diburu

BANDA ACEH | SUMUT24.co

Baca Juga:

Pengejaran dan pencarian oleh Tim Gabungan Polda Aceh dan Personel Polresta Banda Aceh juga petugas LP terhadap 113 tahanan yang kabur dari Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas II-A Banda Aceh di Gampong Bineh Blang, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (29/11) malam berhasil menangkap 4 (empat) dari 113 tahanan yang kabur.

Informasi diterima wartawan, ke empat tahanan yang berhasil ditangkap sudah kembali dipulangkan kedalam selnya.

Hal itu diungkapkan Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH kepada awak media malam ini.

“Sejauh ini sudah empat orang berhasil ditangkap, tiga dari polsek dan satu dari petugas lapas,” ujarnya.

Lanjut Kombes Pol Trisno Riyanto, terhadap tahanan yang masih kabur, pihakya terus memburu 109 tahanan lainnya yang masih belum diketahui rimbanya. Personel polisi terus ditambah dan disebar ke pelosok gampong.

Dalam perburua ratusan napi yang kabur, terdengar beberapa kali suara polisi membentak tahanan seraya menutup kembali pintu besi LP.

Saat ditarik petugas, tahanan tersebut sekilas tampak compang camping. Sementara pakaian polisi dan petugas LP juga berlumpur. Saat ini sekitar LP masih dijaga ketat pihak kepolisian.

Petugas tetap bersiaga di lokasi tersebut meski minim pencahayaan. Bahkan puluhan personel Brimob baru tiba untuk memperkuat pengamanan.

Guna penyegaran, ratusan tahanan LP kelas II-A Banda Aceh di Gampong Bineh Blang, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, dikabarkan kabur dari selnya, Kamis (29/11) malam. Kejadian itu tepat saat kondisi di kawasan tersebut hujan deras.

Informasi dihimpun wartawan, peristiwa kaburnya ratusan tahanan pada saat terjadinya hujan lebat disertai petir hingga menghebohkan masyarakat di sekitar lokasi.

Dari dekat lokasi, sayup-sayup suara yang berasal dari toa atau mikrofon menggema, namun tak diketahui apa isi pengumuman tersebut. Begiu juga halnya dengan sejumlah aparat kepolisian sudah standby di beberapa ruas jalan.

Atas informasi kaburya sejumlah napi di LP Lambaro sempat membuat resah warga. Bukannya hanya warga di Banda Aceh dan Aceh Besar. Informasi itu sudah beredar dengan cepat hingga keluar Banda Aceh dan Aceh Besar.

Meski begitu, para warga yang ada anggota keluarganya sudah mengingatkan supaya berhati-hati atau waspada.

Pihak kepolisian pun sedang berjaga-jaga di sekitar penjara. Bahkan berusaha mengejar para napi yang dikabarkan kabur dari LP. Suasana semakin mencekam ketika rombongan polisi ‘mengepung’ TKP.

Amatan wartawan di lokasi, tampak ada tiga jendela pecah yang diduga menjadi jalur tahanan untuk kabur. Jendela yang berteralis besi itu rusak akibat dihantam benda berat.

Dari informasi yang beredar di lokasi, tahanan menggunakan sejumlah barbel untuk merusak tiga jendela tersebut.

Selain itu, berdasarkan keterangan warga yang tak mau disebut namanya, sempat terdengar rentetan suara senjata tak jauh dari lokasi.

Diduga suara itu berasal dari arah persawahan yang tidak jauh dari LP tanpa ada pencahayaan. Saat ini sekitar LP masih dijaga ketat pihak kepolisian.

Masih di lokasi LP kelas II-A Banda Aceh di Gampong Bineh Blang, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Wakapolda Aceh dan Kapolresta Banda Aceh beserta jajarannya juga sedang berada di LP untuk mengetahui kronologi peristiwa tersebut.(red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bidik Kemenangan 2029, PDIP Sergai Gelar Fit And Proper Test bagi Calon Ketua PAC
WABUP TEKANKAN PERAN MASYARAKAT JAGA GENERASI MUDA
Ribuan Jamaah Ikuti Buka Puasa Bersama di Masjid Agung Medan, Dodi Haji Anif Disambut Hangat
Tingakatkam Patroli Malam, Polresta Deli Serdang Antisipasi Gangguan Kamtibmas Di Bulan Ramadhan*
Gubsu dan Fenomena Panic Buying: Antara Edukasi dan Realitas di Lapangan
Wabup Solok Besuk Bayi Terlantar di Puskesmas Bukit Sileh.
komentar
beritaTerbaru