Minggu, 08 Maret 2026

Mapolsek Bendahara Aceh Tamiang Dibakar Massa, Kapolda Aceh : Copot Kapolsek

Administrator - Selasa, 23 Oktober 2018 11:56 WIB
Mapolsek Bendahara Aceh Tamiang Dibakar Massa, Kapolda Aceh : Copot Kapolsek

ACEH TAMIANG | SUMUT24.co

Baca Juga:

Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Bendahara, Aceh Tamiang, Aceh dirusak dan dibakar massa. Api merusak sebagian kantor kepolisian dan membakar sejumlah kendaraan yang terparkir.

 

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Misbahul Munauwar membenarkan adanya insiden tersebut. Hingga berita ini ditulis, massa masih berkumpul di Polsek Bendahara.

 

“Saya masih menunggu datanya. Tapi yang jelas sekarang ini masyarakat masih di Polsek, Pak Wakapolres sudah ada di Polsek, sudah ketemu dan sedang berdialog dengan masyarakat,” ujar Misbahul, di Jakarta, Selasa (23/10).

 

Misbahul memastikan, tak ada korban dalam peristiwa pembakaran tersebut. “(Kerugian) materil saja, itu kan ada motor yang parkir di situ dibakar. Setelah itu sudah karena Pak Wakapolres sudah datang, masyarakat diam semua dan sedang berdialog,” katanya.

 

Dia memastikan, pihaknya akan mengusut tuntas kasus pembakaran Polsek Bendahara tersebut. “Intinya kalau memang ada kesalahan dari Kapolsek dan anggotanya, Pak Kapolda sudah memerintahkan untuk memproses tuntas itu,” ujar Misbahul menandaskan.

 

Kapolda Aceh Copot Kapolsek

 

Perusakan dan pembakaran Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh oleh warga berbuntut panjang. Kapolda Aceh Irjen Rio S Djambak mencopot Kapolsek Bendahara Ipda Iwan Wahyudi dari jabatannya.

 

“Kapolsek sudah dicopot Kapolda. Kapolseknya sedang dibawa ke Polres untuk melengkapi administrasinya,” ujar Kabid Humas Polda Aceh Kombes Misbahul Munauwar, Selasa (23/10).

 

Misbahul menuturkan, kasus perusakan dan pembakaran itu dipicu adanya warga yang tewas saat ditangkap polisi. Warga tersebut merupakan tersangka kasus narkoba dan dilaporkan melakukan perlawanan kepada petugas saat dibawa untuk pengembangan.

 

Berdasarkan informasi awal, tersangka sedang dibawa oleh penyidik untuk dilakukan pengembangan terkait kasus narkoba yang tengah ditangani. Namun dalam perjalanan, tersangka dilaporkan melawan polisi.

 

“Nah itu kan tidak tahu persis bagaimana perlawanannya. Anggota yang sekarang sudah diamankan ke Polres yang tahu, yang diduga entah dipiting entah apa kita nggak tahu juga,” ujar Misbahul.

 

Selanjutnya, tersangka kembali dibawa ke Mapolsek Bendahara. Namun saat tiba di kantor polisi tersebut, tersangka yang merupakan warga setempat meninggal dunia.

 

Akibatnya, masyarakat yang tidak terima menggeruduk Kantor Polsek Bendahara kemudian merusak dan membakarnya.

Situasi Mulai Kondusif

Saat ini, Bidang Propam Polda Aceh tengah menyelidiki kasus tersebut dengan memeriksa anggota Polsek Bendahara yang terlibat dalam penanganan perkara narkoba hingga menewaskan tersangka.

 

Misbahul menuturkan, situasi di Mapolsek Bendahara berangsur kondusif setelah Wakapolres Aceh Tamiang Kompol M Nuzir tiba di lokasi dan mengajak mereka berdialog. Nuzir berjanji pihaknya akan mengusut kasus kematian tersangka narkoba hingga tuntas.

 

“Sekarang situasi sudah kondusif. Masyarakat sudah ketemu Wakapolres, dan intinya ini (hasil penyelidikan internal) nanti akan kami sampaikan ke masyarakat,” Misbahul menandaskan. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
PANIC BUYING MINYAK: SIAPA YANG MENYEBABKANNYA DAN SEBERAPA SIAP INDONESIA HADAPI BADAI GEOPOLITIK?
Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
Patroli Blue Light Polsek Sosa Intensifkan Pengamanan Malam, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar
Gema Kemanusiaan TMMD 127: Ketika Seragam Loreng Menjelma Menjadi Obat Paling Mujarab bagi Rakyat
Di Pondok Sederhana Sangkunur, Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0212/Tapsel Jadi Penolong bagi Ibu Siti Halimah
Di Bawah Terik Matahari, Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/TS Sertu Himsar Panjaitan Cat Toren Sumur Bor Demi Air Bersih Warga Sangkunur
komentar
beritaTerbaru