4 Kali Beraksi di Yayasan Amalia Maling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
4 Kali Beraksi di Yayasan AmaliaMaling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
kota
MEDAN|SUMUT24.Co
Baca Juga:
PT Pelindo 1 Cabang Lhokseumawe, menggelar Port Community dengan tema “Sinergi untuk Kemajuan dan Pertumbuhan Regionalâ€, yang dihadiri Wakil Walikota Lhokseumawe Yusuf Muhammad, Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib, Kepala KSOP Lhokseumawe Agus Sularto dan GM Pelindo 1 Cabang Lhokseumawe Budi Azmi, serta sejumlah perwakilan stakeholder Pelindo 1 Lhokseumawe, di Lido Graha Hotel, Kamis(11/10). Dalam sambutanya, GM Pelindo 1 Cabang Lhokseumawe Budi Azmi menyampaikan bahwa dalam upaya meningkatkan pertumbuhan perekonomian daerah, kita perlu melakukan sinergi untuk saling mendukung kelancaran proses bisnis yang dilaksanakan. Karenanya diharapkan, kegiatan ini bisa menjadi wadah pertukaran informasi, dan mendengarkan aspirasi dari seluruh stakeholder untuk bersama-sama membangun Lhokseumawe dan Aceh Utara. “Dengan hadirnya KEK, target Pelindo 1 adalah akan menjadikan wilayah Lhokseumawe dan Aceh Utara sebagai kota perdagangan. Pelindo 1 siap untuk melayani para investor dalam menjalankan proses bisnisnya, bahkan dari sisi fasilitasnya. Kami optimis dengan KEK Arun Lhokseumawe, Pelindo 1 akan bersinergi dengan seluruh stakeholder,dan siap untuk berkontribusi mempercepat pertumbuhan perekonomian wilayah,”terangnya. Sementara itu,Wakil Walikota Lhokseumawe Yusuf Muhammad menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Port Community yang diselenggarakan oleh Pelindo 1 Cabang Lhokseumawe ini. “Kami mengapresiasi Pelindo 1, yang telah mengumpulkan berbagai pihak untuk hadir di sini. Kami berharap,kegiatan ini mampu mendorong kita untuk bersinergi, yang nantinya bisa turut mendorong perekonomian wilayah,”katanya.
Dalam rangka mempercepat pembangunan perekonomian di wilayah Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara serta untuk menunjang percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi nasional,lanjutnya, pemerintah mengembangkan Lhokseumawe dan Aceh Utara sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), sesuai dengan PP No 5 tahun 2017, tentang KEK Arun Lhokseumawe, yang memiliki luas lahan sekitar 2.656 Ha,telah membentuk konsorsium yang terdiri dari Pelindo 1, PT Pertamina (Persero), PT Pupuk Iskandar Muda, dan Perusahaan Daerah Pemerintah Aceh. KEK Arun berada di wilayah yang strategis, karena berada di lintasan jalur padat transportasi laut yang potensial di Selat Malaka, yang memiliki potensi ekonomi sangat besar,yakni 30% dari komoditas perdagangan dunia dan 15% dari produksi minyak mentah, dan produk turunannya dikirim melalui Selat Malaka. Dalam kegiatan ini juga diserahkan penyaluran dana pinjaman Program Kemitraan Pelindo 1 tahun 2018 sebesar Rp 865 Juta, yang disalurkan kepada mitra yang berada di wilayah Bener Meriah, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, dan Langsa yang bertujuan untuk mendukung dan memajuan kegiatan bisnisnya.(rel/W01)
4 Kali Beraksi di Yayasan AmaliaMaling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
kota
sumut24.co ASAHAN, Kasus dugaan korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Asahan yang bernilai fantastis menca
News
Tinjau Progres Pemulihan Pascabencana Banjir & Longsor Sumatra, UNIQLO Menyapa Langsung Penerima Manfaat dan Masyarakat TerdampakTotal Donas
Umum
sumut24.coMEDAN, Menjalani pengobatan jauh dari tempat tinggal bukan perkara mudah bagi Safrida, 48 tahun, warga Pangkalan Brandan, Kecamat
kota
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara bersama Kepolisian Daerah Sumatera Utara meresmikan Stasiun P
kota
JNE Kecam Aksi Pembegalan Kurir di Bandung, Berikan Apresiasi kepada Ksatria JNE
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar pertemuan penutup (exit meeting) Bimbingan Teknis Kabupaten/Kota Percontohan Anti
News
Polsek Medan Area Tangkap Maling Laptop
kota
JAKARTA Dampak kenaikan harga BBM non subsidi dinilai semakin meluas dan berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi nasional serta pelaksa
News
Wali Kota menerima audiensi Ephorus GKPS bersama Panitia Konser Harmoni 30 Tahun Internasionalisasi United Evangelical Mission
kota