Minggu, 08 Maret 2026

Pengerjaan Irigasi Uning Pune Dari Dana DOKA di Duga Asal Jadi

Administrator - Kamis, 27 September 2018 12:37 WIB
Pengerjaan Irigasi Uning Pune Dari Dana DOKA di Duga Asal Jadi

GAYO LUES | SUMUT24

Baca Juga:

Proyek bersumber dana dari anggaran Otonomi Khusus Aceh (DOKA) dengan anggaran milyaran rupiah di duga asal jadi.

Sebab, dalam proses pengerjaan yang dilakukan oknum kontraktor disinyalir tidak transparan. Bahkan diduga pihak kontraktor hanya mencari keuntungan banyak.

Hal ini dengan tanpa adanya plang papan proyek. Akibat dari pengerjaan itu, masyarakat setempat menduga proyek yang dikerjakan dengan anggaran yang di alokasikan terkesan cilet-cilet (asal jadi).

Diki mengaku sebagai pengawas proyek irigasi Uning Pune saat di tanya SUMUT24 pada, Rabu (27/9) mengatakan, memang proyek irigasi ini tidak di lengkapi papan proyek.

“Proyek irigasi ini memang tidak dilengkapi papan proyek, karena untuk pembuatan papan proyek tidak di muat di anggaran nya, maka dari itu kami tidak membuat papan proyek tersebut,” ucap Diki.

Lanjut Diki, mengenai pengerjaan nya itu sudah sesuai dengan sfeknya, dan kemarin saja konsultan pengawas nya datang meninjau kesini, ujarnya.

Camat Putri Betung Muhammad Jon juga ikut serta meninjau proyek perehapan irigasi Uning Pune merasa heran dengan mutu pekerjaan yang sedang di kerjakan.

Di khwatirkan irigasi Uning Pune tidak bertahan lama, sedangkan anggaran nya berkisar Rp1,7 Milyar dari dana DOKA di peruntukan untuk perbaikan irigasi yang sudah lama rusak.

Sedangkan masyarakat Putri Betung berjumlah tiga desa membutuhkan sumber air persawahan dari irigasi Uning Pune yang meliputi desa Uning Pune, Gumpang Lempung dan Gumpang Pekan, maka kalau pekerjaan nya kurang ada pengawasannya dari pihak terkait dari Provinsi Aceh, maka dana yang di alokasikan sia-sia aja, pungkas Camat Putri Betung, Muhammad Jon kepada SUMUT24.(daud)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tingakatkam Patroli Malam, Polresta Deli Serdang Antisipasi Gangguan Kamtibmas Di Bulan Ramadhan*
Gubsu dan Fenomena Panic Buying: Antara Edukasi dan Realitas di Lapangan
Wabup Solok Besuk Bayi Terlantar di Puskesmas Bukit Sileh.
PANIC BUYING MINYAK: SIAPA YANG MENYEBABKANNYA DAN SEBERAPA SIAP INDONESIA HADAPI BADAI GEOPOLITIK?
Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
Patroli Blue Light Polsek Sosa Intensifkan Pengamanan Malam, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar
komentar
beritaTerbaru