Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
kota
PIDIE JAYA | SUMUT24 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya akan membentuk tim untuk melakukan penertiban hewan ternak di dalam lingkup wilayah sekitar Pidie Jaya (Pijay), mengingat selama ini hewan ternak sangat meresahkan petani padi serta pengguna jalan lintas nasional. Kepala Bidang (Kabid) Produksi dan Pengembangan Hasil Ternak,drh. Amirullah menyatakan, pemerintah sudah membentukkan tim dalam melakukan sosialisasi dan penertiban hewan ternak dalam lingkup wilayah Kabupaten Pidie Jaya. “Kita rencana akan bangun kandang serta penanaman rumput ternak untuk hewan yang nantinya ditangkap di kawanan Kecamatan Pante Raja yaitu Desa Peurade karena di situ ada tanah pemda yang tersedia saat ini, ” sebut drh.Amirullah, kepada Sumut24, Selasa ( 02/02/2016), melalui selularnya. Dia menambahkan, anggaran sosialisasi dan penertiban hewan ternak yang disahkan mencapai Rp.600 juta. “Anggaran ini difungsikan untuk kandang, penanaman rumput, gaji penjaga ternak perbulan Rp.500 ribu, serta honor para muspida, sosialisasi, dan publikasi nantinya,” jelas drh.Amirullah. Sedangkan anggaran operasional penertiban ternak dan pengangkutan ternak langsung di plot ke Satpal PP karena itu ranahnya. ” Kalau biaya-biaya pertemuan yang lain tidak cukup, sedangkan kegiatan yang tersebut di atas ini anggaran sudah memadai, kalau kegiatan sosialisasi dilakukan mulai sekarang sampai bulan 12 nanti,” kata Amirullah. Sementara Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP ) Pidie Jaya, Dra.Asiah.MM, dihubungi Sumut24, secara terpisah melalui selularnya, mengakui dirinya tidak mengetahui berapa nominal jumlah anggaran yang di plot untuk operasional penertiban hewan ternak. ” Coba tanya ke bagian keuangan, saya tidak tahu berapa,” sebut Asiah. Sekjed Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Peduli Pidie Jaya, Nasruddin, menyatakan, pihaknya mendukung kegiatan tersebut tetapi pemda setempat terlebih dahulu harus menyediakan tempat pengebalahan hewan ternak bagi masyarakat. ” Kalau tidak ada tempat pengebalahan, itu sama saja berarti pemda tidak membolehkan masyarakat untuk mempelihara ternak, tetapi ada juga tempat-tempat perlu ditertibkan yaitu jalan nasional dan perkantoran, dan lakukan sosialisasi secara detail,” sebut Nasruddin. Lebih lanjut dia menyebutkan, selama ini kehidupan perekonomian masyarakat Pidie Jaya ada di dua sisi yaitu pertanian dan perternakan.” Intinya kita mendukung apa bila pemda menyediakan lahan pengebalahan ternak untuk masyarakat jangan gara-gara itu nantinya akan terus bertambah lagi kemiskinan di daerah ini,” katanya. (Jam)
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
- Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
- Patroli Blue Light Polsek Sosa Intensifkan Pengamanan Malam, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar
- Gema Kemanusiaan TMMD 127: Ketika Seragam Loreng Menjelma Menjadi Obat Paling Mujarab bagi Rakyat
Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
kota
Patroli Blue Light Polsek Sosa Intensifkan Pengamanan Malam, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar
kota
Gema Kemanusiaan TMMD 127 Ketika Seragam Loreng Menjelma Menjadi Obat Paling Mujarab bagi Rakyat
kota
Di Pondok Sederhana Sangkunur, Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/Tapsel Jadi Penolong bagi Ibu Siti Halimah
kota
Di Bawah Terik Matahari, Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Sertu Himsar Panjaitan Cat Toren Sumur Bor Demi Air Bersih Warga Sangkunur
kota
Kuas Pengabdian Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Percantik Wajah Baru Fasilitas Air Sangkunur
kota
Keringat Prajurit untuk Rakyat Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel Bantu Wujudkan Rumah Impian Warga
kota
Bukan Main! Rumah Impian Pak Anton Akhirnya Terwujud di Tangan Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel
kota
sumut24.co MEDAN , Universitas Sumatera Utara (USU) saat ini berada di fase penting dalam sejarah panjangnya sebagai salah satu perguruan t
kota
sumut24.co ASAHAN, Masjid Agung H.Achmad Bakrie di Jalan Jendral Sudirman (Jalinsum), Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kota Kisaran Barat, me
News