Minggu, 08 Maret 2026

40 Kawanan Gajah Liar Ngamuk Seorang Petani Kebun Diseruduk Nyaris Tewas

Administrator - Jumat, 29 Januari 2016 09:40 WIB
40 Kawanan Gajah Liar Ngamuk Seorang Petani Kebun Diseruduk  Nyaris Tewas

Pidie | Sumut24 Malang nasib M.Diah (50) warga Desa Cot Neuran Keumala, Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie Aceh. Rencana ingin ke kebun untuk bertani tetapi malah tertimpa sial karena di hadang oleh segerombolan gajah liar yang sedang mengamuk dengan merusak ratusan hektar kebun, sehingga salah satu gajak sempat menyeruduknya, Kamis (28/01. Adapun informasi kronologis yang diceritakan Geuchik (Kepala Desa-red), Desa Neuran Keumala, Ibnu Jafar, menyatakan, warganya di hadang oleh segerombolan gajah liar di kawasan perkebunan Cot Seutui, Kecamatan Keumala, Kabupaten setempat. ” Setelah shalat subuh biasanya memang warga saya banyak ke kebun, maka itu lah pagi tadi adanya warga saya yang diseruduk oleh gajah liar, kira-kira jarak antara rumah dengan kebun tempat kejadian sekitar 10 km, setelah diseruduk gajah korban belum pingsan saat itu hingga masih bisa menelpon saya untuk meminta tolong bahwa dirinya sudah di seruduk gajah,” jelas Ibnu Jafar. Sekitar jam 7 pagi korban menelpon, menurut cerita korban saat itu ada sekitar 40 ekor gajah yang sedang mengamuk merusak kebun warga, tetapi antara kawanan itu salah satunya menyeruduk korban hingga korban sempat memeluk belalainya. Karena belalai di peluk gajah pun makin marah dan meronta-ronta hingga korban terlepas belalai itu hingga terlepas sekitar 3 meter. Setelah korban jatuh, gajah tidak lagi menyuruduk korban.Tak lama kemudian datanglah warga untuk menolong membawa korban lari ke rumah sakit umum Sigli. ” Sebenarnya kawanan gajah liar ini sudah lama berada di kawasan perkebunan, karena masyarakat tidak berani mengusir kalau kira-kira ada melihat gajah itu maka paling-paling mereka menghindar saja,” cetus Ibnu Jafar. Gajah liar di kawasan itu sudah berbulan-bulan dengan selalu merusak tamanan warga seperti coklat, pinang, jagung, durian dan padi. ” Kami berharap kepada pihak terkait supaya mengusir gajah liar tersebut,” kata Ibnu. Pantauan wartawan Sumut24 di rumah sakit umum kota Sigli korban amukan gajah liar itu terlihat terkapar di atas ranjang rumah sakit dengan kondisi hidung di masuki silang pernafasan dan tangan di masuki jarum infus. ” Dadanya memar dan kakinya juga memar tetapi kalau kondisi dalamnya belum di ketahui karena belum ronsen pasiennya,” sebut salah seorang perawat yang sedang piket di rumah sakit umum Sigli. (Jam).

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
Patroli Blue Light Polsek Sosa Intensifkan Pengamanan Malam, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar
Gema Kemanusiaan TMMD 127: Ketika Seragam Loreng Menjelma Menjadi Obat Paling Mujarab bagi Rakyat
Di Pondok Sederhana Sangkunur, Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0212/Tapsel Jadi Penolong bagi Ibu Siti Halimah
Di Bawah Terik Matahari, Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/TS Sertu Himsar Panjaitan Cat Toren Sumur Bor Demi Air Bersih Warga Sangkunur
Kuas Pengabdian: Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/TS Percantik Wajah Baru Fasilitas Air Sangkunur
komentar
beritaTerbaru