4 Kali Beraksi di Yayasan Amalia Maling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
4 Kali Beraksi di Yayasan AmaliaMaling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
kota
PIDIE JAYA | SUMUT24
Baca Juga:
Walau terbit matahari di ufuk timur belum terlihat jelas dan samar-samar, begitu juga dengan udara pagi yang masih terasa dingin, namun tidak menghalangi sejumlah kaum wanita untuk menyurutkan langkah kakinya menuju arah arah sungai.
Sembari berjalan berbaris dan tertatih-tatih di perbatangan tambak dengan timba di tangannya, kaum wanita yang tinggal di Pesisir Dusun Bale Ara, Gampong Deah Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, menelusuri sungai pangwa untuk mencari tiram.
Bahkan para kaun wanita tersebut terlihat sanggup berjam-jam berendam di sungai untuk mendapatkan dan mengumpulkan tiram. Jika diperhatikan secara teliti, tiram yang memiliki kulit/cangkag yang tajam dan dapat mencederai tapak kakinya, namun mereka terlihat sabar menunggu dan mencari.
Akan tetapi, bagi kaum wanita pesisir ini, mencari tiram bukanlah sesuatu pekerjaan yang baru, akan tetapi sudah menjadi sumber dan kebutuhan rutin. Hasilnya yang didapat, bisa membantu ekonomi keluarga mereka.
Terkadang dengan cara bergerombol/kelompok, pada setiap pagi harinya mereka sudah harus mengarungi sungai Pangwa. Dalam satu hari rata-rata mereka bisa mendapatkan pundi rupiah Rp 20.000 hingga 30.000 rupiah.
“Untuk mendapatkan tiram, kami tidak hanya di sungai pangwa. Terkadang, dengan cara berkelompok, kami mencari tiram hingga sampai ke Banda Aceh dengan menyewakan mobil pick up,” ungkap, Maneh (60) salah seorang pencari tiram, Minggu (3/06).
Kendati sudah mendapatkan hasil tiram yang di kumpulkan dari sungai sambung Maneh, tidaklah langsung di jual. Melainkan direbus terlebih dahulu hingga setengah jam lamanya kemudian kulitnya lalu di kupas. Barulah isi tiramnya di jual kepasar.
Maneh menyebutkan, pekerjaan mencari tiram sudah menjadi rutinitas perempuan di pesisir dusun bale ara. Karena pekerjaan lain pun untuk menghidupkan dapur pun tidak ada.
“Beginilah kondisi kami (wanita-red) di sini. Bagi yang sudah berkeluarga dapat membantu suami mencari nafkah yang bekerja sebagai petani tambak,” kata Mane. (Mal)
4 Kali Beraksi di Yayasan AmaliaMaling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
kota
sumut24.co ASAHAN, Kasus dugaan korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Asahan yang bernilai fantastis menca
News
Tinjau Progres Pemulihan Pascabencana Banjir & Longsor Sumatra, UNIQLO Menyapa Langsung Penerima Manfaat dan Masyarakat TerdampakTotal Donas
Umum
sumut24.coMEDAN, Menjalani pengobatan jauh dari tempat tinggal bukan perkara mudah bagi Safrida, 48 tahun, warga Pangkalan Brandan, Kecamat
kota
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara bersama Kepolisian Daerah Sumatera Utara meresmikan Stasiun P
kota
JNE Kecam Aksi Pembegalan Kurir di Bandung, Berikan Apresiasi kepada Ksatria JNE
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar pertemuan penutup (exit meeting) Bimbingan Teknis Kabupaten/Kota Percontohan Anti
News
Polsek Medan Area Tangkap Maling Laptop
kota
JAKARTA Dampak kenaikan harga BBM non subsidi dinilai semakin meluas dan berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi nasional serta pelaksa
News
Wali Kota menerima audiensi Ephorus GKPS bersama Panitia Konser Harmoni 30 Tahun Internasionalisasi United Evangelical Mission
kota