Program Studi D3 Perpajakan Fakultas Sosial Sains UNPAB Resmi Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA
Program Studi D3 Perpajakan Fakultas Sosial Sains UNPAB Resmi Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA
News
PIDIE JAYA | SUMUT24
Baca Juga:
Walau terbit matahari di ufuk timur belum terlihat jelas dan samar-samar, begitu juga dengan udara pagi yang masih terasa dingin, namun tidak menghalangi sejumlah kaum wanita untuk menyurutkan langkah kakinya menuju arah arah sungai.
Sembari berjalan berbaris dan tertatih-tatih di perbatangan tambak dengan timba di tangannya, kaum wanita yang tinggal di Pesisir Dusun Bale Ara, Gampong Deah Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, menelusuri sungai pangwa untuk mencari tiram.
Bahkan para kaun wanita tersebut terlihat sanggup berjam-jam berendam di sungai untuk mendapatkan dan mengumpulkan tiram. Jika diperhatikan secara teliti, tiram yang memiliki kulit/cangkag yang tajam dan dapat mencederai tapak kakinya, namun mereka terlihat sabar menunggu dan mencari.
Akan tetapi, bagi kaum wanita pesisir ini, mencari tiram bukanlah sesuatu pekerjaan yang baru, akan tetapi sudah menjadi sumber dan kebutuhan rutin. Hasilnya yang didapat, bisa membantu ekonomi keluarga mereka.
Terkadang dengan cara bergerombol/kelompok, pada setiap pagi harinya mereka sudah harus mengarungi sungai Pangwa. Dalam satu hari rata-rata mereka bisa mendapatkan pundi rupiah Rp 20.000 hingga 30.000 rupiah.
“Untuk mendapatkan tiram, kami tidak hanya di sungai pangwa. Terkadang, dengan cara berkelompok, kami mencari tiram hingga sampai ke Banda Aceh dengan menyewakan mobil pick up,” ungkap, Maneh (60) salah seorang pencari tiram, Minggu (3/06).
Kendati sudah mendapatkan hasil tiram yang di kumpulkan dari sungai sambung Maneh, tidaklah langsung di jual. Melainkan direbus terlebih dahulu hingga setengah jam lamanya kemudian kulitnya lalu di kupas. Barulah isi tiramnya di jual kepasar.
Maneh menyebutkan, pekerjaan mencari tiram sudah menjadi rutinitas perempuan di pesisir dusun bale ara. Karena pekerjaan lain pun untuk menghidupkan dapur pun tidak ada.
“Beginilah kondisi kami (wanita-red) di sini. Bagi yang sudah berkeluarga dapat membantu suami mencari nafkah yang bekerja sebagai petani tambak,” kata Mane. (Mal)
Program Studi D3 Perpajakan Fakultas Sosial Sains UNPAB Resmi Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA
News
1,2 Kg Sabu Dimusnahkan Polresta Deli Serdang, Tiga Tersangka Gagal Edarkan Ribuan Dosis Narkoba".
kota
Asintel Satlap Tricakti Beri Penjelasan Terkait Penanganan 53 Ton Pasir Timah di Air Merbau
kota
HOME SWEET LOAN THE MUSICAL HADIRKAN PERJALANAN KALUNA KE ATAS PANGGUNG DENGAN LIMA LAGU BARU KARYA IDGITAFJakartasumut24.coAdaptasi musika
Umum
sumut24.co Medan Pemko Medan melalui Dinas Kominfo Kota Medan menggelar Sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 T
kota
Dompet Dhuafa Waspada Gelar Ekselensia Leadership Camp untuk Penerima Beasiswa YES Angkatan VLangkatsumut24.co Dompet Dhuafa Waspada mengge
Umum
sumut24.co MedanKonsulat Jenderal (Konjen) India di Medan akan menggelar Acara Promosi Pariwisata IndiaSumatra di Grand Mercure Hotel,
Umum
Polda Sumut Bongkar Sindikat Scamming Internasional di Apartemen Medan, Korban Rugi Rp6,7 Miliar
kota
Mahasiswa Taiwan Gelar Pengabdian Masyarakat di Indramayu, Perkuat Edukasi Migrasi Aman dan Pendidikan
kota
Sosok Gus Irawan Pasaribu di Mata Anto Genk Dari Anak Pedagang Beras Menjadi Bankir, Legislator, hingga Bupati Tapanuli Selatan
Politik