Momentum Penting: Exit Meeting Bimtek Anti Korupsi, Pemkab Asahan Komit Wujudkan Pemerintahan Bersih
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar pertemuan penutup (exit meeting) Bimbingan Teknis Kabupaten/Kota Percontohan Anti
News
Lhokseumawe I Sumut24.co Ketua DPRK lhokseumawe Ismail A. Manaf meminta kepada Pj Walikota Lhokseumawe Dr. Drs. Imran M. Si. selaku pengambil kebijakan dan keputusan di pemko Lhokseumawe agar dapat meninjau kembali keputusannya yang telah memberhentikan sementara semua tenaga honorer di jajaran pemko Lhokseumawe untuk tahun Anggaran 2023.
Baca Juga:
Menurut Ismail A Manaf yang juga politisi partai Aceh dan Orang nomor satu di lembaga Dewan Perwakilan Rakyat kota Lhokseumawe menilai bahwa keputusan Pj Walikota Lhokseumawe itu sangat keliru dan sepihak tanpa ada koordinasi dengan kami pihak dewan ujarnya.
Sambungnya lagi mengapa Aceh dulunya ribut dan kacau balau tak lain disebabkan banyak pengangguran di mana mana sehingga gejolak sosialpun hampir tiap hari terjadi ini semuanya pengaruh dari sempitnya lapangan pekerjaan sementara beban keluarga terus meningkat kian hari , meskipun gaji yang diterima tidak seberapa ada nilai plus bagi mereka untuk mewujudkan status sosialnya dimasyarakat bahwa dia salah seorang tenaga honorer pada salah satu instansi pemeritah
Seharusnya Pemerintah kota Lhokseumawe sekarang ini apapun kebijakan dan keputusan yang diambil apalagi menyangkut kehidupan orang banyak harus berlandaskan kearifan dan bijak
Disisi lain juga menurut Ketua Dewan Kota Lhokseumawe sesuai hasil laporan dari sejumlah tenaga honorer yang kami terima bahwa rela dengan menerima gaji sedikit sepertinya halnya tenaga Kerja Harian Lepas (THL) itupun kadang kadang bagi honorer pernah oleh pihak pemko Lhokseumawe tak membayar gaji penuh dalam setahun dengan alasan defisit anggaran tapi mereka tak pernah menuntut, bukankah ini suatu pengabdian mereka kepada negara yang harus dihargai oleh pemerintah
Harapan kami selaku pimpinan Dewan di Lhokseumawe permasalahan ini harus ada solusi dan jalan keluar agar Tenaga honorer yang ada telah bekerja di masing masing instansi pemerintah kota Lhokseumawe dapat bekerja kembali atas kebijakan dan pertimbangan Walikota Lhokseumawe ujarnya kepada awak media
Tambahnya lagi untuk merasionalkan jumlah tenaga honorer dan disiplin anggaran kepada Pj walikota Lhokseumawe melalui masing masing kepala OPD , yang selama ini hanya menerima gaji saja sementara tidak pernah hadir , itu saja sangat logika di berhentikan.
Walikota Lhokseumawe DR. Drs. Imran .M. Si. MA. Cd. dalam keterangannya melalui Kabag humas Marzuki, SH kepada awak media bahwa untuk tahun 2023 pemko sedang melakukan perampingan dan rasionalisasi anggaran agar semua tenaga honorer yang masih dibutuhkan oleh masing masing OPD kedepan dapat terpenuhi haknya agar tidak terjadi seperti tahun tahun sebelumnya gaji mereka tidak terbayar penuh setahun itu harapan walikota Lhokseumawe. Jelasnya. ( Said Baharuddin.)
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar pertemuan penutup (exit meeting) Bimbingan Teknis Kabupaten/Kota Percontohan Anti
News
Polsek Medan Area Tangkap Maling Laptop
kota
JAKARTA Dampak kenaikan harga BBM non subsidi dinilai semakin meluas dan berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi nasional serta pelaksa
News
Wali Kota menerima audiensi Ephorus GKPS bersama Panitia Konser Harmoni 30 Tahun Internasionalisasi United Evangelical Mission
kota
Wali Kota menghadiri acara Pembukaan MTQN ke58 Tingkat Kota Pematangsiantar Tahun 2026, di Lapangan Adam Malik
Kota
Ketua Dekranasda bersama jajaran pengurus mengunjungi Rumah Kemasan UMKM di Kecamatan Siantar Sitalasari
kota
Walikota menerima silaturahmi sekaligus audiensi KNPI
kota
Mandat Ketua MPC,Ucok Rizal Dukung Ricky A Gova Siregar menuju Musda KNPI Padangsidimpuan 20262029
kota
Haru di Mapolres Palas! AKP Irmanto Dilepas dengan Tradisi Pedang Pora Setelah 27 Tahun Mengabdi
kota
Geger di Tapsel! Remaja 16 Tahun Tewas Usai Diduga Minum Racun Rumput, Polisi Dalami Dugaan Bunuh Diri
kota