Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
kota
Takengon-Sumut24.co Terkait kebijakan yang diambil oleh Pemerintah mengenai penyesuaian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Aceh Tengah, Aulia Putra memberikan pandangannya dan saran baik kepada pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten.
Baca Juga:
- Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
- Patroli Blue Light Polsek Sosa Intensifkan Pengamanan Malam, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar
- Gema Kemanusiaan TMMD 127: Ketika Seragam Loreng Menjelma Menjadi Obat Paling Mujarab bagi Rakyat
Pandangan disertai saran itu disampaikan Aulia Putra, melalui pres releasenya pada Kamis (1/9/2022).
Dalam pandangannya Aulia Putra menyampaikan, “Syah-syah saja BBM bersubsidi disesuaikan secara nasional dengan harga keekonomian dengan melihat situasi energi bukan hanya nasional tapi global serta postur APBN kita yang semakin berat terbebani. Subsidi BBM harus benar-benar tepat sasaran dan diberikan kepada masyarakat kelas bawah dengan mekanisme yang jelas dan transparan serta harus adanya peningkatan jaring pengaman sosial karena kondisi ekonomi masyarakat sedang bangkit akibat Pandemi Covid-19,†sebutnya.
Aulia Putra menilai, terkait penyaluran BBM bersubsidi selama ini banyak disalahgunakan oleh para oknum pengusaha dan para mafia BBM, sehingga kebutuhan BBM bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah tidak terpenuhi,
“Jika situasi ini terus terjadi dan ada pembiaran dari segi penegakan hukum maka lebih baik tidak ada BBM bersubsidi, karena realisasi pemanfaatannya tidak tepat sasaran, dan menjadi ajang bisnis para oknum yang ujung-ujungnya memperkaya diri sendiri maupun kelompok tegasnya.
Penyesuaian harga BBM ditengah lonjakan harga BBM dunia memang menjadi polemik bukan hanya di Indonesia, di satu sisi apabila tidak dinaikkan akan membebani keuangan negara yang sedemikian besar akan tetapi disisi lain ketika harga BBM dinaikkan maka akan memperberat beban ekonomi masyarakat kelas bawah. Meskipun demikian Pemerintah harus mengambil langkah yang berani karena masih ada solusi berupa subsidi ke masyarakat bawah dengan catatan harus tepat sasaran.red
Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
kota
Patroli Blue Light Polsek Sosa Intensifkan Pengamanan Malam, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar
kota
Gema Kemanusiaan TMMD 127 Ketika Seragam Loreng Menjelma Menjadi Obat Paling Mujarab bagi Rakyat
kota
Di Pondok Sederhana Sangkunur, Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/Tapsel Jadi Penolong bagi Ibu Siti Halimah
kota
Di Bawah Terik Matahari, Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Sertu Himsar Panjaitan Cat Toren Sumur Bor Demi Air Bersih Warga Sangkunur
kota
Kuas Pengabdian Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Percantik Wajah Baru Fasilitas Air Sangkunur
kota
Keringat Prajurit untuk Rakyat Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel Bantu Wujudkan Rumah Impian Warga
kota
Bukan Main! Rumah Impian Pak Anton Akhirnya Terwujud di Tangan Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel
kota
sumut24.co MEDAN , Universitas Sumatera Utara (USU) saat ini berada di fase penting dalam sejarah panjangnya sebagai salah satu perguruan t
kota
sumut24.co ASAHAN, Masjid Agung H.Achmad Bakrie di Jalan Jendral Sudirman (Jalinsum), Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kota Kisaran Barat, me
News