Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
kota
Takengon-Sumut24.co Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), bagi masyarakat Aceh Tengah yang rumah nya tidak layak huni oleh kementrian PUPR di Aceh Tengah ongkos tukang di potong pengurus 50%.
Baca Juga:
- Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
- Patroli Blue Light Polsek Sosa Intensifkan Pengamanan Malam, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar
- Gema Kemanusiaan TMMD 127: Ketika Seragam Loreng Menjelma Menjadi Obat Paling Mujarab bagi Rakyat
Dari Rp.2500.000,- (dua juta lima ratus ribu rupiah) ongkos tukang yang di anggarkan untuk perehapan rumah tidak layak huni ini, pengurus hanya memberikan Rp.1.250.000,-(satu juta dua ratus lima puluh ribu rupiah).
Salah seorang masyarakat yang enggan menyebutkan nama nya kepada sumut24.co mengatakan pemotongan ongkos tukang itu sebagai tanda terimakasih masyarakat kepada pengurus.
“Ongkos tukang itu di potong katanya sebagai ucapan terimakasih, untuk biaya pengurusan program bantuan rehap rumah yang kami peroleh, karena sudah di potong jadi kami tidak bisa menyewa jasa tukang untuk merehap rumah kami, ya jadi kami kerjakan sendiri lah seadanya.” ungkap nya
Lebih lanjut iya mengatakan kejanggalan dalam pelaksanaan program ini muncul ketika rekening penerima manfaat sampai saat ini di pegang oleh pengurus, iya tidak tau penggunaan uang dalam buku tabungan tersebut.
“Buku rekening dan atm nya di pegang sama pengurus, kami tidak tau berapa uang nya yang masuk ke rekening kami, yang kami tau kami hanya menerima bahan bangunan yaitu, Papan 45 keping,Broti 2×4 16 batang, Broti Ukuran 2×3 24 batang, Semen 16 sak, Batu Bata sebanyak 1300, Seng 19 keping, Paku 2 kg, Besi 20 batang, pasir nya pun ngak bisa di pakai, jadi kami beli lagi pasir dengan uang pribadi kami.” Pungkas nya
Pelaksana Tugas Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Aceh Tengah Moiza Uswa saat di konfirmasi terkait hal ini mengaku pihak nya tidak tau detil terkait program BSPS tersebut,
“Kami dari dinas pemukiman kabupaten aceh tengah tidak tau detik terkait kegiatan tersebut, karena kami hanya di beritau kegiatan bsps itu masuk ke aceh tengah, tetapi kalau untuk teknis nya kami dari dinas sama sekali tidak di libatkan.” Ujar pelaksana tugas dinas perumahan dan pemukiman kabupaten Aceh Tengah.red2
Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
kota
Patroli Blue Light Polsek Sosa Intensifkan Pengamanan Malam, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar
kota
Gema Kemanusiaan TMMD 127 Ketika Seragam Loreng Menjelma Menjadi Obat Paling Mujarab bagi Rakyat
kota
Di Pondok Sederhana Sangkunur, Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/Tapsel Jadi Penolong bagi Ibu Siti Halimah
kota
Di Bawah Terik Matahari, Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Sertu Himsar Panjaitan Cat Toren Sumur Bor Demi Air Bersih Warga Sangkunur
kota
Kuas Pengabdian Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Percantik Wajah Baru Fasilitas Air Sangkunur
kota
Keringat Prajurit untuk Rakyat Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel Bantu Wujudkan Rumah Impian Warga
kota
Bukan Main! Rumah Impian Pak Anton Akhirnya Terwujud di Tangan Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel
kota
sumut24.co MEDAN , Universitas Sumatera Utara (USU) saat ini berada di fase penting dalam sejarah panjangnya sebagai salah satu perguruan t
kota
sumut24.co ASAHAN, Masjid Agung H.Achmad Bakrie di Jalan Jendral Sudirman (Jalinsum), Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kota Kisaran Barat, me
News