Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
kota
TAKENGON-Sumut24.co Warga Takengon, Aceh Tengah keluhkan tinggi nya harga gas subsidi 3 kg yang dijual di sejumlah kios di Takengon mencapai Rp. 33.000 per tabung.
Baca Juga:
- Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
- Patroli Blue Light Polsek Sosa Intensifkan Pengamanan Malam, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar
- Gema Kemanusiaan TMMD 127: Ketika Seragam Loreng Menjelma Menjadi Obat Paling Mujarab bagi Rakyat
Sementara di pangkalan, gas elpiji 3 kg hanya dijual dengan harga Rp.27.000 pertabung, namun masyarakat sulit mendapatkan langsung karena sering nya terjadi kekosongan.
Namun dibalik sering nya terjadi kekosongan elpiji 3 kg di pangkalan resmi, gas subsidi ini banyak di perjual belikan secara bebas di sejumlah kios kecil dengan harga jauh dari harga eceran tertinggi (HET) yang di tetapkan pemerintah, berpariasi dari Rp.33.000 sampai dengan Rp.35.000 per tabung nya.
Anggi (30) ibu rumah tangga warga Pegasing, Aceh Tengah, merasa kesal saat akan membeli gas elpiji 3 kg di salah satu pangkalan di kecamatan pegasing (5 Juli 2022), namun menurut keterangan dari pihak pangkalan gas 3 kg kosong.
â€Saya cukup heran melihat kondisi gas elpiji 3 kilo yang sering kosong di pangkalan, tapi di kios-kios banyak di jual. Seharus nya kami ibu-ibu bisa mendapatkan gas elpiji di pangkalan dengan harga Rp.27.000 pertabung, tapi karna di pangkalan kosong saya harus mengeluarkan biaya lebih untuk mendapatkan gas 3 kg, karna di kios-kios itu di jual Rp.35.000 pertabung nya” ketus Anggi.
Anggi juga berharap ada perhatian pemerintah dalam pengontrolan harga pasar terhadap penjualan gas elpiji, serta menertibkan pangkalan nakal yang menjual gas subsidi ini tidak langsung kepada konsumen yang ber hak mendapatkan.
“Saya berharap agar pemerintah melakukan kontrol harga pasar penjualan gas elpiji 3 kilo gram ini, karena bagi kami ibu-ibu yang ekonomi nya pas-pasan dengan harga Rp.35.000 itu cukup berat bagi kami” ucap Anggi.
Sementara Kadisperindak Aceh Tengah Jumadil Enka, saat di konfirmasi via pesan singkat watshap terkait bebas nya penjualan ilegal elpiji 3 kg, dengan harga jual jauh di atas HET yang di tetapkan pemerintah mengatakan, belum mengetahui karna baru di lantik menjadi Kadisperindak.
“Maaf belum dapat saya beri keterangan, karena saya baru dilantik dan terima kasih atas informasinya” (Erwin.s.a.r)
Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
kota
Patroli Blue Light Polsek Sosa Intensifkan Pengamanan Malam, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar
kota
Gema Kemanusiaan TMMD 127 Ketika Seragam Loreng Menjelma Menjadi Obat Paling Mujarab bagi Rakyat
kota
Di Pondok Sederhana Sangkunur, Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/Tapsel Jadi Penolong bagi Ibu Siti Halimah
kota
Di Bawah Terik Matahari, Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Sertu Himsar Panjaitan Cat Toren Sumur Bor Demi Air Bersih Warga Sangkunur
kota
Kuas Pengabdian Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Percantik Wajah Baru Fasilitas Air Sangkunur
kota
Keringat Prajurit untuk Rakyat Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel Bantu Wujudkan Rumah Impian Warga
kota
Bukan Main! Rumah Impian Pak Anton Akhirnya Terwujud di Tangan Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel
kota
sumut24.co MEDAN , Universitas Sumatera Utara (USU) saat ini berada di fase penting dalam sejarah panjangnya sebagai salah satu perguruan t
kota
sumut24.co ASAHAN, Masjid Agung H.Achmad Bakrie di Jalan Jendral Sudirman (Jalinsum), Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kota Kisaran Barat, me
News