4 Kali Beraksi di Yayasan Amalia Maling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
4 Kali Beraksi di Yayasan AmaliaMaling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
kota
BANDA ACEH | SUMUT24 Sebanyak 14.756 guru PNS SMA/SMK yang selama ini menjadi tanggungjawab kabupaten/kota masing-masing, mulai 1 Januari 2017 akan menjadi PNS Pemerintah Aceh, termasuk pengelolaan aset masing-masing sekolah itu. Penyerahan guru dan aset dari Pemkab/Pemko ke Pemprov Aceh itu ditandai dengan penyerahan aset dan guru SMA/SMK dalam bentuk penandatanganan penyerahan personel, prasarana, sarana, dan dokumen (P2D) SMA/SMK oleh Bupati/Wali Kota dan Ketua DPRK kepada Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah di Anjong Mon Mata, Banda Aceh. Penandatanganan itu disaksikan Kajari masing-masing daerah. “Penyerahan P2D SMA dan SMK kepada gubernur merupakan tindak lanjut perintah UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Salah satu pasalnya menjelaskan pengelolaan SMA dan SMK yang selama ini dikelola kabupaten/kota, diserahkan kembali kepada Pemerintah Provinsi,†kata Zaini dalam dalam sambutannya saat acara ini. Menurut gubernur, kewenangan lainnya Pemkab/Pemko juga akan dialihkan pengelolaannya ke Pemprov Aceh, di antaranya pengelolaan bidang kehutanan, terminal tibe B, tenaga pengawas ketenagakerjaan dan pengelolaan bidang tenaga ESDM. Gubernur mengatakan dengan penyerahan aset dan guru ke Pemprov Aceh, maka honor sekitar 11.552 guru SMA/SMK non-PNS yang selama ini dibayar Pemkab/Pemko masing-masing, nantinya menjadi tanggungjawab Pemerintah Aceh yang diperkirakan mencapai Rp 326,786 miliar setahun, sehingga kata gubernur, persoalan ini harus dibahas lagi oleh Pemerintah Aceh, Pemkab/Pemko dan Pusat. Adapun gaji guru PNS akan dibayar pusat melalui dana alokasi umum (DAU). Sementara itu, Kepala Inspektorat Aceh, Abdul Karim mengatakan, dari 23 kabupaten/kota, hanya Pidie dan Aceh Utara yang belum menyerahkan data atau P2D SMA/SMK ke Pemerintah Aceh. Abdul Karim mengaku tak tahu penyebabnya, padahal batas akhir semestinya sudah selesai Juni. Menurutnya, secara nasional, tinggal Aceh dan Papua yang belum menuntaskan penyerahan P2D SMA/SMK, padahal dokumen itu harus diserahkan secepatnya, terutama demi kepentingan pembayaran gaji guru PNS SMA/SMK tahun depan. (sic/Editor : Nisa Lubis)
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
4 Kali Beraksi di Yayasan AmaliaMaling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
kota
sumut24.co ASAHAN, Kasus dugaan korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Asahan yang bernilai fantastis menca
News
Tinjau Progres Pemulihan Pascabencana Banjir & Longsor Sumatra, UNIQLO Menyapa Langsung Penerima Manfaat dan Masyarakat TerdampakTotal Donas
Umum
sumut24.coMEDAN, Menjalani pengobatan jauh dari tempat tinggal bukan perkara mudah bagi Safrida, 48 tahun, warga Pangkalan Brandan, Kecamat
kota
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara bersama Kepolisian Daerah Sumatera Utara meresmikan Stasiun P
kota
JNE Kecam Aksi Pembegalan Kurir di Bandung, Berikan Apresiasi kepada Ksatria JNE
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar pertemuan penutup (exit meeting) Bimbingan Teknis Kabupaten/Kota Percontohan Anti
News
Polsek Medan Area Tangkap Maling Laptop
kota
JAKARTA Dampak kenaikan harga BBM non subsidi dinilai semakin meluas dan berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi nasional serta pelaksa
News
Wali Kota menerima audiensi Ephorus GKPS bersama Panitia Konser Harmoni 30 Tahun Internasionalisasi United Evangelical Mission
kota