Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
kota
BANDA ACEH | SUMUT24 Sebanyak 14.756 guru PNS SMA/SMK yang selama ini menjadi tanggungjawab kabupaten/kota masing-masing, mulai 1 Januari 2017 akan menjadi PNS Pemerintah Aceh, termasuk pengelolaan aset masing-masing sekolah itu. Penyerahan guru dan aset dari Pemkab/Pemko ke Pemprov Aceh itu ditandai dengan penyerahan aset dan guru SMA/SMK dalam bentuk penandatanganan penyerahan personel, prasarana, sarana, dan dokumen (P2D) SMA/SMK oleh Bupati/Wali Kota dan Ketua DPRK kepada Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah di Anjong Mon Mata, Banda Aceh. Penandatanganan itu disaksikan Kajari masing-masing daerah. “Penyerahan P2D SMA dan SMK kepada gubernur merupakan tindak lanjut perintah UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Salah satu pasalnya menjelaskan pengelolaan SMA dan SMK yang selama ini dikelola kabupaten/kota, diserahkan kembali kepada Pemerintah Provinsi,†kata Zaini dalam dalam sambutannya saat acara ini. Menurut gubernur, kewenangan lainnya Pemkab/Pemko juga akan dialihkan pengelolaannya ke Pemprov Aceh, di antaranya pengelolaan bidang kehutanan, terminal tibe B, tenaga pengawas ketenagakerjaan dan pengelolaan bidang tenaga ESDM. Gubernur mengatakan dengan penyerahan aset dan guru ke Pemprov Aceh, maka honor sekitar 11.552 guru SMA/SMK non-PNS yang selama ini dibayar Pemkab/Pemko masing-masing, nantinya menjadi tanggungjawab Pemerintah Aceh yang diperkirakan mencapai Rp 326,786 miliar setahun, sehingga kata gubernur, persoalan ini harus dibahas lagi oleh Pemerintah Aceh, Pemkab/Pemko dan Pusat. Adapun gaji guru PNS akan dibayar pusat melalui dana alokasi umum (DAU). Sementara itu, Kepala Inspektorat Aceh, Abdul Karim mengatakan, dari 23 kabupaten/kota, hanya Pidie dan Aceh Utara yang belum menyerahkan data atau P2D SMA/SMK ke Pemerintah Aceh. Abdul Karim mengaku tak tahu penyebabnya, padahal batas akhir semestinya sudah selesai Juni. Menurutnya, secara nasional, tinggal Aceh dan Papua yang belum menuntaskan penyerahan P2D SMA/SMK, padahal dokumen itu harus diserahkan secepatnya, terutama demi kepentingan pembayaran gaji guru PNS SMA/SMK tahun depan. (sic/Editor : Nisa Lubis)
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
- Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
- Patroli Blue Light Polsek Sosa Intensifkan Pengamanan Malam, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar
- Gema Kemanusiaan TMMD 127: Ketika Seragam Loreng Menjelma Menjadi Obat Paling Mujarab bagi Rakyat
Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
kota
Patroli Blue Light Polsek Sosa Intensifkan Pengamanan Malam, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar
kota
Gema Kemanusiaan TMMD 127 Ketika Seragam Loreng Menjelma Menjadi Obat Paling Mujarab bagi Rakyat
kota
Di Pondok Sederhana Sangkunur, Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/Tapsel Jadi Penolong bagi Ibu Siti Halimah
kota
Di Bawah Terik Matahari, Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Sertu Himsar Panjaitan Cat Toren Sumur Bor Demi Air Bersih Warga Sangkunur
kota
Kuas Pengabdian Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Percantik Wajah Baru Fasilitas Air Sangkunur
kota
Keringat Prajurit untuk Rakyat Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel Bantu Wujudkan Rumah Impian Warga
kota
Bukan Main! Rumah Impian Pak Anton Akhirnya Terwujud di Tangan Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel
kota
sumut24.co MEDAN , Universitas Sumatera Utara (USU) saat ini berada di fase penting dalam sejarah panjangnya sebagai salah satu perguruan t
kota
sumut24.co ASAHAN, Masjid Agung H.Achmad Bakrie di Jalan Jendral Sudirman (Jalinsum), Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kota Kisaran Barat, me
News