Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
kota
BANDA ACEH | SUMUt24 Seekor ikan paus dengan panjang 7 meter dan berat diperkirakan mencapai 4-5 ton, terdampar dan sudah mati di Pantai Alue Naga, Desa Kuala Giging, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, sekira Rabu malam (3/8) hingga Kamis siang (4/8) menjadi tontonan warga sekitar pantai. Sementara itu, warga sekitar pantai menyebutkan ikan paus tersebut sudah tampak di pantai sejak Rabu malam. Tak ada yang berani memastikan apakah ikan paus yang terdampar itu sudah mati duluan dan didorong oleh kawanannya ke tepi pantai. “Yang pasti sejak kemarin sore, ipan paus itu sudah terlihat di pantai,” ujar warga setempat. Sementara itu, Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin SH kepada wartawan menyebutkan, “informasi terdamparnya ikan paus ke pinggir pantai pertama kali diketahui oleh Keuchik Alue Naga. Lalu kabar itu disampaikan kepada petugas Babinkamtibmas Brigadir Virly dan petugas Babinsa dari Pos Koramil Syiah Kuala,” kata T Saladin. Kapolsek Syiah Kuala AKP Asyhari Hendri membenarkan bahwa ikan paus tersebut pada Rabu (3/8) sekitar pukul 18.00 WIB sore kemarin masih terlihat di lautan lepas. Namun, sebut Asyhari Hendri, ikan tersebut sudah dalam kondisi kehilangan arah dan berputar-putar. “Tadi malam, sekitar jam 21.15 WIB, ikan paus itu sudah terdampar di pinggir pantai. Tapi, hingga tengah malam, belum ada yang mengetahui kondisinya, apa masih hidup atau sudah mati. Karena, tidak ada yang berani pegang,” kata Kapolsek Syiah Kuala. Dikatakannya, sejauh ini ikan paus tersebut masih berada di lokasi dan pihaknya telah berkoordinasi dengan Tim Basarnas yang akan menuju ke lokasi. “Kalau memang masih hidup akan ditarik kembali ke tengah laut lepas. Kalau sudah mati akan ditarik ke darat,” demikian AKP Asyhari. (R03/int)
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
- Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
- Patroli Blue Light Polsek Sosa Intensifkan Pengamanan Malam, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar
- Gema Kemanusiaan TMMD 127: Ketika Seragam Loreng Menjelma Menjadi Obat Paling Mujarab bagi Rakyat
Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
kota
Patroli Blue Light Polsek Sosa Intensifkan Pengamanan Malam, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar
kota
Gema Kemanusiaan TMMD 127 Ketika Seragam Loreng Menjelma Menjadi Obat Paling Mujarab bagi Rakyat
kota
Di Pondok Sederhana Sangkunur, Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/Tapsel Jadi Penolong bagi Ibu Siti Halimah
kota
Di Bawah Terik Matahari, Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Sertu Himsar Panjaitan Cat Toren Sumur Bor Demi Air Bersih Warga Sangkunur
kota
Kuas Pengabdian Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Percantik Wajah Baru Fasilitas Air Sangkunur
kota
Keringat Prajurit untuk Rakyat Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel Bantu Wujudkan Rumah Impian Warga
kota
Bukan Main! Rumah Impian Pak Anton Akhirnya Terwujud di Tangan Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel
kota
sumut24.co MEDAN , Universitas Sumatera Utara (USU) saat ini berada di fase penting dalam sejarah panjangnya sebagai salah satu perguruan t
kota
sumut24.co ASAHAN, Masjid Agung H.Achmad Bakrie di Jalan Jendral Sudirman (Jalinsum), Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kota Kisaran Barat, me
News