4 Kali Beraksi di Yayasan Amalia Maling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
4 Kali Beraksi di Yayasan AmaliaMaling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
kota
JAKARTA | SUMUT24 Pemerintah sudah menyiapkan dana pembangunan jalan bebas hambatan dan jalan tol Aceh. Pembangunan ruas Banda Aceh-Sigli dimulai pekan depan. Diawali dengan penyerahan dokumen perencanaan pengadaan tanah dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kepada Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah. “Kita bergerak cepat. Pekan depan dokumen penyiapan lahan akan diserahkan kepada gubernur. Setelah itu, gubernur mengeluarkan surat penetapan lokasi. Kalau itu beres, segera dilakukan pembangunan fisik,†kata Herry Marzuki, Kasubdit Pengadaan Tanah Kementerian PUPR, Rabu. Herry menegaskan, untuk seluruh proses pembangunan jalan tol Aceh sudah disiapkan dengan matang, termasuk ketersediaan anggarannya. “Tidak benar kalau dikatakan pemerintah tak punya dana untuk bangun jalan tol Aceh,†imbuhnya. Herry Marzuki mengharapkan Gubernur Aceh bisa cepat mengeluarkan penetapan lokasi tersebut. Menurutnya, persyaratan studi kelayakan dan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) juga sudah diserahkan oleh instansi terkait. Terpisah, Ketua Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedalda) Aceh, Ir Iskandar MSc mengakui hal itu. “Ya, sudah kita serahkan dokumen amdalnya. Kita juga bergerak cepat untuk proyek penting dan strategis ini,†kata Iskandar yang sedang berada di Jakarta. Pembangunan jalan tol Aceh terdiri atas empat segmen, yaitu segmen perbatasan Sumut Aceh-Langsa, Langsa-Lhokseumawe, Lhokseumawe-Sigli, dan segmen Sigli-Banda Aceh. Tapi untuk tahap awal pembangunan dilakukan dari Banda-Aceh-Sigli, baru kemudian dilanjutkan untuk perbatasan Aceh Sumut-Langsa. Iskandar menegaskan, nama proyek tersebut sesuai dokumen amdalnya adalah jalan bebas hambatan dan jalan tol Aceh. “Ya, sekelas highway-lah,†kata Iskandar. Kepala Dinas Bina Marga Aceh, Ir Rizal Aswandi yang sedang duduk di sebelah Iskandar juga angkat bicara. Menurutnya, jalan yang akan dibangun di Aceh itu adalah jalan tol dan highway. “Ini merupakan bagian dari Trans-Sumatera. Jadi, ada highway, ada juga tolnya,†kata Rizal Aswandi. Menurutnya, di ruas jalan yang padat pelintas/pengendaranya akan dikenakan tol supaya ada dana perawatannya, sedangkan di kawasan sepi, tanpa tol. Atau kalaupun di ruas jalan sepi itu ada tolnya, itu akan disubsidi oleh pemerintah. Saat ini Pemerintah Aceh sedang berupaya membebaskan tanah sekitar 20 km atau 50 km untuk merealisasi proyek jalan bebas hambatan dan tol tersebut. “Jika sudah tersedia 20 kilometer saja, maka pada Desember tahun ini akan dilakukan groundbreaking-nya di kawasan tersebut langsung oleh Presiden Jokowi,†kata Rizal. Adapun dana untuk pembebasan lahan maupun pembangunan jalan tersebut nantinya, kata Rizal Aswandi, semuanya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). “Dananya semua dari pusat. Kita di daerah cuma mendukung proses pembebasan lahannya saja. Jadi, sekalian kami imbau para bupati/wali kota di lintasan jalan tersebut mohon dukungannya untuk membebaskan lahan yang diperlukan untuk proyek penting dan strategis ini,†ujar Rizal Aswandi. (sic)
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
4 Kali Beraksi di Yayasan AmaliaMaling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
kota
sumut24.co ASAHAN, Kasus dugaan korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Asahan yang bernilai fantastis menca
News
Tinjau Progres Pemulihan Pascabencana Banjir & Longsor Sumatra, UNIQLO Menyapa Langsung Penerima Manfaat dan Masyarakat TerdampakTotal Donas
Umum
sumut24.coMEDAN, Menjalani pengobatan jauh dari tempat tinggal bukan perkara mudah bagi Safrida, 48 tahun, warga Pangkalan Brandan, Kecamat
kota
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara bersama Kepolisian Daerah Sumatera Utara meresmikan Stasiun P
kota
JNE Kecam Aksi Pembegalan Kurir di Bandung, Berikan Apresiasi kepada Ksatria JNE
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar pertemuan penutup (exit meeting) Bimbingan Teknis Kabupaten/Kota Percontohan Anti
News
Polsek Medan Area Tangkap Maling Laptop
kota
JAKARTA Dampak kenaikan harga BBM non subsidi dinilai semakin meluas dan berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi nasional serta pelaksa
News
Wali Kota menerima audiensi Ephorus GKPS bersama Panitia Konser Harmoni 30 Tahun Internasionalisasi United Evangelical Mission
kota