BDR Siswa Kota Solok Diperpanjang hingga 16 September.
BDR Siswa Kota Solok Diperpanjang hingga 16 September.
News
Baca Juga:
Madina | Sumut24.co
Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Melalui kegiatan Sosialisasi Bahaya Narkoba yang digelar di SMA Negeri 1 Siabu, Selasa (21/7/2026), para siswa diajak menjadi generasi yang berani mengatakan tidak terhadap narkoba demi menjaga masa depan mereka.
Kegiatan yang mengusung tema "Dengan Ilmu Kita Melawan Narkoba, Dengan Prestasi Kita Membangun Bangsa" ini diinisiasi oleh Koperasi Wartawan Siabu Sekitar (Korwasis) dan menghadirkan narasumber dari Pemerintah Kabupaten Madina, Polres Madina, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), serta Kejaksaan.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal, Afrizal Nasution, yang membacakan sambutan Bupati Madina H. Saipullah Nasution, menegaskan bahwa ancaman narkoba merupakan salah satu persoalan serius yang dapat menghancurkan masa depan generasi muda dalam waktu singkat.
Menurutnya, kemajuan suatu daerah bukan hanya diukur dari pembangunan fisik maupun besarnya anggaran, melainkan dari kualitas sumber daya manusia yang dimiliki.
"Masa depan Mandailing Natal tidak ditentukan oleh megahnya gedung, luasnya jalan, ataupun tingginya anggaran pembangunan. Masa depan daerah ini sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya," ujar Afrizal.
Afrizal menjelaskan, penyalahgunaan narkoba umumnya tidak terjadi karena paksaan, melainkan berawal dari ajakan teman sebaya yang tampak sederhana.
Menurutnya, kalimat seperti "coba sekali saja" sering kali menjadi pintu masuk seseorang menuju ketergantungan yang akhirnya merusak seluruh masa depannya.
"Sekali seseorang terjerumus, bukan hanya kesehatan yang hancur, tetapi juga pendidikan, kehormatan keluarga, cita-cita, bahkan kehidupan bisa berakhir sia-sia," katanya.
Karena itu, ia mengingatkan seluruh pelajar agar tidak pernah mencoba narkoba dalam bentuk apa pun dengan alasan apa pun.
"Tidak ada istilah sekadar mencoba. Sekali mencoba bisa menjadi awal dari ketergantungan yang sulit dihentikan," tegasnya.
Selain membentengi diri dengan nilai-nilai agama dan akhlak, Afrizal juga mengingatkan pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang sehat.
Menurutnya, teman yang baik akan membawa seseorang menuju masa depan yang cerah, sedangkan lingkungan yang salah dapat menghancurkan impian yang telah dibangun sejak kecil.
Ia juga mendorong para pelajar memanfaatkan waktu dengan berbagai aktivitas positif, mulai dari belajar, olahraga, seni, organisasi, kegiatan keagamaan hingga pengembangan keterampilan.
"Anak muda yang aktif berkarya dan berprestasi tidak akan mudah dipengaruhi oleh hal-hal negatif, termasuk narkoba," ujarnya.
Di akhir sambutannya, Afrizal mengajak seluruh siswa menjadi pelopor gerakan anti narkoba di lingkungan sekolah.
"Keberanian yang sesungguhnya adalah berani mengatakan tidak kepada narkoba," tutupnya.
Ketua DPRD Kabupaten Mandailing Natal, H. Erwin Efendi Lubis, turut memberikan motivasi kepada para pelajar agar fokus mengejar pendidikan, prestasi, dan pengalaman berorganisasi.
Ia menilai ketiga hal tersebut merupakan bekal penting untuk meraih masa depan yang sukses.
Sebaliknya, menurut Erwin, penyalahgunaan narkoba hanya akan menghancurkan impian, merusak keluarga, dan menghilangkan masa depan generasi penerus bangsa.
"Prestasi, pendidikan, dan organisasi adalah jalan terbaik menuju masa depan yang cerah. Sementara narkoba hanya akan menghancurkan cita-cita, keluarga, dan masa depan generasi muda," katanya.
Sementara itu, Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy mengingatkan para siswa agar memahami bahaya narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya yang dapat menyebabkan ketergantungan.
Ia mengungkapkan bahwa peredaran narkoba kini telah menyasar seluruh lapisan masyarakat, termasuk kalangan pelajar.
Karena itu, para siswa diminta membangun benteng diri sejak dini agar tidak mudah terpengaruh oleh ajakan maupun lingkungan yang negatif.
"Kalian adalah calon dokter, guru, polisi, tentara, pengusaha, hakim, bahkan calon pemimpin bangsa. Jangan biarkan cita-cita itu hancur karena narkoba," tegas AKBP Bagus Priandy.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal bersama DPRD, Polres Madina, BNNK, Kejaksaan, dan Korwasis berharap tumbuh kesadaran di kalangan pelajar mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.
Edukasi sejak dini dinilai menjadi langkah penting dalam membangun generasi Mandailing Natal yang sehat, berprestasi, berkarakter, serta mampu menjadi agen perubahan dalam memerangi peredaran narkoba di lingkungan sekolah maupun masyarakat.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
BDR Siswa Kota Solok Diperpanjang hingga 16 September.
News
TPPKK Kota Solok Menggelar Lomba Ekspose Koordinator Kelompok Dasawisma Tingkat Kota Solok Tahun 2026.
kota
SK Golkar Sumut Akhirnya Terbit, Andar Amin Resmi Pimpin Untuk Periode 2025&ndash2030
News
Tak Mau Ada Kendala Saat Bertugas, Kapolres Tapsel Pastikan Armada Polisi Siap Operasional
News
Kapolres Tapsel Hadiri Maulid Nabi 1448 H, Tekankan Pentingnya Kebersamaan Jaga Kamtibmas Persaudaraan Jadi Kekuatan Daerah
News
Prabowo Copot Purbaya dari Menkeu
News
BELAWAN I SUMUT24.COTim Macan Polres Pelabuhan Belawan mengamankan satu orang pemuda yang diduga terlibat aktivitas tawuran serta menyita e
News
sumut24.co MedanAnggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan 2027 Rp6,98 triliun lebih. Hal itu berdasarkan Kebijakan Umum Ang
kota
SELAMAT BERKARYA DAN SUKSES, SUAHASIL NAZARAMENGEMBALIKAN KEKUATAN EKONOMI INDONESIA DI TENGAH TEKANAN RAKYA
News
sumut24.co MedanWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyaksikan penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) Ruang Bersam
Umum