Bawa Wahana Baru ke PRSU, Biestro Indonesia Jadi Primadona Pengunjung dari Berbagai Generasi
sumut24.co MedanKemeriahan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) tahun ini semakin berwarna dengan kehadiran booth Biestro Indonesia. Mengusung
Umum
Baca Juga:Ketua DPD LSM PENJARA Sumatera Utara, Iqbal Alfansyuri, menyampaikan keprihatinannya atas belum adanya keterangan resmi dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara terkait mencuatnya dugaan keterlibatan seorang warga negara asing (WNA) asal Singapura dalam perkara industri rumahan (home industry) vape yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika di Kota Medan.
- LSM LARaS : Tindak Bangunan Dijalan Tangkul 14 Unit Disulap 26 Unit, Dijalan Budi Utomo 3 Tiga Lantai Disulap 4 Unit 3 Lantai Setengah, Komisi D DPRD
- Muharam Berkah 1448 Hijriah, PLN UID Sumut Gelar Sunat Sehat Ceria Bagi 71 Anak Prasejahtera
- PLN UIP SBU Dan Kanwil BPN Sumatera Utara Perkuat Sinergi Percepatan Pengadaan Lahan Infrastruktur Ketenagalistrikan
Menurut Iqbal, masyarakat berhak memperoleh penjelasan yang transparan mengenai bagaimana sistem pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas WNA di Sumatera Utara dijalankan. Ia menilai, jika informasi yang beredar nantinya terbukti benar berdasarkan proses hukum, maka hal tersebut patut menjadi bahan evaluasi serius terhadap mekanisme pengawasan keimigrasian.
"Publik menunggu penjelasan resmi dari Kanwil Imigrasi Sumatera Utara. Transparansi sangat penting agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat," ujar Iqbal.
Ia menambahkan bahwa Sumatera Utara selama ini gencar menggaungkan semangat pemberantasan narkoba. Namun, menurutnya, apabila terdapat dugaan WNA dapat menjalankan aktivitas yang melanggar hukum tanpa terdeteksi sejak awal, maka efektivitas pengawasan perlu dievaluasi secara menyeluruh.
"Semangat pemberantasan narkoba jangan hanya menjadi slogan. Semua institusi yang memiliki kewenangan, termasuk dalam aspek pengawasan terhadap lalu lintas dan keberadaan WNA, harus terus memperkuat sistem pengawasannya agar kejadian serupa tidak terulang," katanya.
Iqbal juga meminta kementerian terkait untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja jajaran Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya kelalaian atau kelemahan dalam pelaksanaan tugas.
"Apabila nantinya hasil evaluasi internal maupun pemeriksaan dari instansi yang berwenang menemukan adanya kelalaian, kami meminta Menteri terkait untuk mengambil langkah tegas, termasuk melakukan pergantian pimpinan Kanwil Imigrasi Sumatera Utara sebagai bentuk pertanggungjawaban," tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Iqbal mengajak seluruh aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk mengusut tuntas kasus tersebut secara profesional, transparan, dan berdasarkan alat bukti, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum dan pengawasan keimigrasian tetap terjaga.(W02)
sumut24.co MedanKemeriahan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) tahun ini semakin berwarna dengan kehadiran booth Biestro Indonesia. Mengusung
Umum
MEDAN, SUMUT24.CO Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) membebaskan biaya pendaftaran (registration fee) bagi seluruh atlet Indonesia ya
Sport
Medan sumut24.co Ketua DPD LSM PENJARA Sumatera Utara, Iqbal Alfansyuri, menyampaikan keprihatinannya atas belum adanya keterangan resmi d
Hukum
Teater Koma Kembali Tampilkan Rumah Sakit Jiwa, Lakon yang Tetap Relevan Setelah 35 Tahun Jakartasumut24.co10 Juli 2026 Setelah 35 tahu
Umum
Bertekad Sejahterakan Petani, OK. Awaluddin diunjuk Ketua Kelompok Tani &ldquoCitra Sejahtera
kota
Avip Priatna Bersama Paduan Suara Anak The Resonanz Childrens Choir Menjadi Juara Umum di Kompetisi Paduan Suara Kontemporer Bergengsi di E
Umum
5 Trik Styling TShirt biar Nggak Terlihat Terlalu Monoton Jakartasumut24.coTshirt memang jadi salah satu item yang paling banyak dimiliki
Umum
Polrestabes Medan Ungkap Rumah Kos Jadi Gudang Pod Getar2 Warga Aceh Ditangkap
kota
Polsek Medan Area Amankan 2 Jambret Sempat Dihajar Massa
kota
PRSU Sepi, DPRD Sumut Semprot Panitia Jangan Cari Untung dari Tiket, UMKM Jadi Korban
kota