Jumat, 10 Juli 2026

Saksi Ungkap Dugaan Commitment Fee Rp600 Juta di Sidang Smartboard, Moettaqien: Saya Tidak Pernah Terima Uang

Administrator - Jumat, 10 Juli 2026 11:54 WIB
Saksi Ungkap Dugaan Commitment Fee Rp600 Juta di Sidang Smartboard, Moettaqien: Saya Tidak Pernah Terima Uang
Baca Juga:

MEDAN – Nama Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Sumatera Utara, Moettaqien Hasrimi, mencuat dalam persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan 93 unit smartboard di Kota Tebing Tinggi yang berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan.

Dalam persidangan tersebut, saksi Fatimah yang merupakan perwakilan PT Gunung Mas selaku perusahaan penyedia mengungkap adanya dugaan permintaan uang yang disebut sebagai commitment fee dalam proyek pengadaan smartboard senilai sekitar Rp14 miliar.

Menurut keterangan saksi, terdapat aliran dana sebesar Rp600 juta yang dikaitkan dengan "Pj" atau Penjabat Wali Kota Tebing Tinggi yang menjabat saat proyek berlangsung. Pada periode tersebut, jabatan Penjabat Wali Kota Tebing Tinggi dipegang oleh Moettaqien Hasrimi.

Meski demikian, Moettaqien Hasrimi membantah tudingan tersebut. Ia menegaskan tidak pernah menerima uang sebagaimana disebut dalam persidangan.

"Saya tidak pernah menerima uang Rp600 juta ataupun meminta commitment fee dalam proyek tersebut," tegas Moettaqien saat dimintai tanggapan.

Ia juga menyatakan siap memberikan keterangan apabila diperlukan oleh aparat penegak hukum dan menghormati proses persidangan yang sedang berjalan.

Kasus dugaan korupsi pengadaan smartboard di Kota Tebing Tinggi sendiri masih bergulir di Pengadilan Tipikor Medan. Keterangan para saksi yang disampaikan di persidangan merupakan bagian dari proses pembuktian dan akan dinilai bersama alat bukti lainnya oleh majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan yang berkekuatan hukum.red


Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kasatpol PP Deliserdang Biarkan Bangunan Perumahan Savanna Residence Tanpa PBG
komentar
beritaTerbaru