Selasa, 07 Juli 2026

Bupati Madina Resmi Buka Seleksi 13 Jabatan Eselon II, Saipullah: Jabatan Adalah Amanah, Bukan Hadiah

Administrator - Selasa, 07 Juli 2026 13:06 WIB
Bupati Madina Resmi Buka Seleksi 13 Jabatan Eselon II, Saipullah: Jabatan Adalah Amanah, Bukan Hadiah
Baca Juga:

Madina | Sumut24.co

Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai melakukan penjaringan calon pejabat terbaik untuk mengisi sejumlah posisi strategis di lingkungan pemerintahan.

Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, secara resmi membuka pelaksanaan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) bagi 13 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pembukaan seleksi berlangsung di Le Polonia Hotel and Convention, Medan, Senin (6/7/2026), sebagai langkah nyata Pemerintah Kabupaten Madina dalam memperkuat birokrasi yang profesional, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Saipullah Nasution menegaskan bahwa proses seleksi terbuka ini bukan sekadar agenda administratif untuk mengisi jabatan yang kosong. Lebih dari itu, seleksi menjadi bagian dari upaya menghadirkan aparatur pemerintah yang memiliki kompetensi, integritas, kepemimpinan, dan komitmen tinggi terhadap pelayanan publik.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan tidak hanya bergantung pada kepala daerah, tetapi juga sangat ditentukan oleh kualitas para pimpinan perangkat daerah dalam menerjemahkan visi dan misi pemerintah menjadi program kerja yang efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

"Keberhasilan sebuah pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh kepala daerah, tetapi juga kualitas para pimpinan perangkat daerah yang mampu menerjemahkan visi dan misi ke dalam program kegiatan dan hasil nyata yang dirasakan oleh masyarakat," ujar Saipullah.

Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, para peserta akan mengikuti sejumlah tahapan seleksi dalam beberapa hari ke depan. Tiga hari setelah pembukaan, peserta dijadwalkan menjalani uji kompetensi dan penyusunan makalah sebagai bagian dari penilaian kemampuan manajerial dan konseptual.

Selanjutnya, pada Kamis dan Jumat, seluruh peserta akan mengikuti tes psikologi atau psikotes guna mengukur aspek kepemimpinan, karakter, kemampuan mengambil keputusan, serta kesiapan menghadapi tantangan organisasi.

Rangkaian tahapan tersebut diharapkan mampu menghasilkan pejabat yang benar-benar memenuhi standar kompetensi sesuai kebutuhan organisasi pemerintahan daerah.

Dalam arahannya, Bupati Saipullah mengingatkan seluruh peserta agar tidak memandang seleksi ini sebagai perlombaan untuk mendapatkan jabatan atau kedudukan semata.

Ia menekankan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, pemerintah, dan Tuhan Yang Maha Esa.

"Jangan melihat seleksi ini sebagai kompetisi untuk memperoleh jabatan. Jabatan bukanlah sebuah penghargaan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan," tegasnya.

Karena itu, Saipullah meminta seluruh peserta menunjukkan kemampuan terbaik, integritas, rekam jejak yang baik, serta gagasan inovatif dalam membangun Kabupaten Mandailing Natal.

Bupati juga menegaskan bahwa pejabat yang nantinya dipercaya menduduki posisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama harus memiliki kemampuan memimpin organisasi, membangun kolaborasi lintas sektor, serta mampu mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan bertanggung jawab.

Menurutnya, seorang pimpinan OPD tidak cukup hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga harus mempunyai kepedulian sosial, semangat melayani masyarakat, serta loyal terhadap kepentingan daerah.

Saipullah mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal saat ini telah menetapkan RPJMD 2025–2030 sebagai arah pembangunan lima tahun ke depan. Oleh sebab itu, seluruh pejabat yang nantinya terpilih diharapkan mampu bekerja selaras dengan target pembangunan daerah.

"Yang kita butuhkan adalah pembantu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, semangat melayani, loyal kepada kepentingan masyarakat, serta mampu bekerja secara sinergis," katanya.

Selain memberikan arahan kepada peserta, Bupati Saipullah juga berpesan kepada panitia seleksi agar menjalankan seluruh tahapan secara profesional, objektif, transparan, dan independen.

Ia berharap seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama tanpa adanya perlakuan khusus sehingga hasil seleksi benar-benar melahirkan pejabat terbaik yang mampu membawa perubahan positif bagi Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal.

"Berikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta sehingga hasil seleksi benar-benar menghasilkan pimpinan terbaik yang dibutuhkan daerah," pungkas Bupati Saipullah.

Pelaksanaan seleksi terbuka ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan percepatan pembangunan di Bumi Gordang Sambilan.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Pakpak Bharat Lepas Jambore Pramuka Ke XI Di Sibolangit Kab.Deli Serdang
Bupati Pakpak Bharat Lepas Jambore Pramuka Ke XI Di Sibolangit Kab.Deli Serdang
Bupati Taufik Zainal Abidin Secara Resmi Lepas 115 Pramuka Penggalang Asahan Menuju Jambore Daerah XI Sumatera Utara
Bupati Asahan Sambut Aspirasi Warga Bandar Pulau, Jalan Penghubung Empat Desa Menjadi Prioritas Perhatian
Bupati Asahan Hadiri Pembukaan PRSU ke-50 : Harmoni Emas 5 Dekade, Buka Peluang Baru Kesejahteraan Asahan
Ruangan Bupati Langkat Disegel KPK, Penyidikan Dugaan OTT Terus Bergulir
komentar
beritaTerbaru