Indonesia Debut Perdana di Piala Dunia Sepakbola Mini, KSMI Bidik Pembuktian Pembinaan Talenta Muda
JAKARTA Indonesia akan ambil bagian untuk pertama kalinya dalam Piala Dunia Sepakbola Mini atau IMF World Cup Minifootball Antalya 2026
News
Baca Juga:
- 3 Ekskavator Dibakar, Kapolda Sumut Brigjen Sonny Irawan Pernah Turun Langsung Tindak PETI Madina-Tapsel, Kini Kotanopan Menanti Ketegasan
- Wabup dan Ketua DPRD Hadiri Nobar G30S/PKI di Madina, Pesan Persatuan Menggema di Panyabungan
- Ada Kejanggalan? Tokoh Masyarakat Minta Polisi Dalami Kematian Siswa SD di Bukit Malintang, Madina
Madina | Sumut24.co
Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Atika Azmi Utammi Nasution, menegaskan bahwa ketahanan keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun bangsa yang kuat. Menurutnya, keluarga yang harmonis dan tangguh akan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter, moral, dan mental yang kokoh menghadapi berbagai tantangan zaman.
Penegasan tersebut disampaikan Atika saat memimpin Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 yang berlangsung di pelataran Masjid Agung Nur Ala Nur Aek Godang, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Senin (29/6/2026).
Dalam amanatnya, Atika mengingatkan bahwa pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi tidak akan memiliki arti apabila tidak diimbangi dengan pembangunan kualitas sumber daya manusia yang dimulai dari lingkungan keluarga.
"Tidak ada gunanya pertumbuhan ekonomi yang tinggi, tidak ada gunanya infrastruktur yang megah, jika generasi yang mewarisinya adalah generasi yang rapuh moralnya dan rusak mentalnya," tegas Atika di hadapan peserta upacara.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyoroti pentingnya keterlibatan seorang ayah dalam proses tumbuh kembang anak. Menurutnya, peran ayah tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, tetapi juga harus hadir secara fisik maupun emosional dalam kehidupan anak.
Atika menjelaskan bahwa kehadiran ayah memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter, kepribadian, serta kestabilan emosi anak sejak usia dini.
"Keterlibatan aktif, kehadiran fisik, dan kedekatan emosional seorang ayah dalam proses pengasuhan anak adalah faktor determinan bagi pembentukan struktur kepribadian dan kestabilan emosi anak-anak," ujarnya.
Ia menambahkan, anak-anak yang tumbuh tanpa figur ayah cenderung menghadapi tantangan emosional yang lebih besar, memiliki rasa percaya diri yang rendah, serta lebih mudah terpengaruh oleh lingkungan negatif.
"Anak-anak yang kehilangan figur ayah cenderung tumbuh dengan kerentanan emosional, kurang percaya diri, dan lebih rentan terpengaruh hal-hal negatif di luar rumah," katanya.
Lebih lanjut, Atika menegaskan bahwa memperkuat institusi keluarga merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditawar. Menurutnya, derasnya arus perubahan sosial, perkembangan teknologi, hingga pengaruh budaya luar akan sulit dihadapi apabila pondasi keluarga tidak kuat.
Ia mengingatkan bahwa keluarga yang rapuh berpotensi memicu berbagai persoalan sosial yang pada akhirnya berdampak terhadap masa depan bangsa.
"Jika institusi keluarga kita rapuh, jika ketahanan domestik kita keropos, maka arus zaman yang serba tidak menentu ini akan mudah menggilas masa depan anak-anak, memecah belah keharmonisan suami istri, dan menghancurkan tatanan moral generasi penerus," ungkapnya.
Dalam amanatnya, Atika juga menyoroti meningkatnya berbagai persoalan yang melibatkan kalangan remaja, mulai dari tawuran pelajar, aksi perundungan (bullying), geng motor, hingga pergaulan bebas yang berujung pada kehamilan di luar nikah dan praktik aborsi.
Menurutnya, berbagai persoalan tersebut tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah maupun pemerintah. Peran keluarga, khususnya orang tua, menjadi benteng pertama dalam membangun karakter anak.
"Fenomena menyimpang tersebut harus kita tangkal dari dalam rumah kita sendiri. Jangan tunggu sampai anak kita jadi korban atau menjadi pelaku," tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh masyarakat Mandailing Natal menjadikan peringatan Hari Keluarga Nasional sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan berdaya saing.
Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal akan terus menghadirkan berbagai kebijakan yang berpihak kepada keluarga, mulai dari penguatan program perlindungan sosial hingga peningkatan akses terhadap layanan dasar masyarakat.
"Pemerintah akan terus melahirkan kebijakan pro keluarga, memperkuat jaring pengaman sosial, dan mempermudah akses layanan dasar," tutup Atika.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
JAKARTA Indonesia akan ambil bagian untuk pertama kalinya dalam Piala Dunia Sepakbola Mini atau IMF World Cup Minifootball Antalya 2026
News
Medan sumut24.co Petugas Unit Reskrim Polsek Medan Kota kembali berhasil sergap seorang komplotan spesialis bongkar rumah mewah di Jalan H
Hukum
Medan sumut24.co Upaya pemberantasan dan memerangi narkotika jenis sabu sabu dan penyakit masyarakat seperti perjudian beberapa kali sudah
Hukum
Medan sumut24.co Upaya pemberantasan dan memerangi narkotika jenis sabu sabu dan penyakit masyarakat seperti perjudian beberapa kali sudah
Hukum
Sutrisno Pangaribuan Jangan Hanya Geledah BPN! Kejatisu Harus Ungkap Dugaan Permainan Ganti Rugi Lahan Tol Medan&ndashBinjai
News
REMISI, HARAPAN PULANG, DAN KEPERCAYAAN YANG HARUS DIJAGA
News
Bupati Baharuddin Siagian Hadiri Safari Dakwah Anak Palestina, Santuni Anak Yatim di Sei Bejangkar
News
Medan sumut24.co Di tengah pesatnya dinamika pembangunan daerah, peran aktif generasi muda menjadi salah satu pilar utama dalam menciptaka
kota
sumut24.co ASAHAN, Musyawarah Daerah (Musda) XI Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kabupaten Asahan resmi berlangsung dengan penuh semanga
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menyambut hangat kunjungan rombongan anakanak Gaza dalam kegiatan S
News