Sutrisno Pangaribuan Pertanyakan Urgensi Dua Siswa Korban Keracunan MBG Karo Dibawa ke Jakarta
Sutrisno Pangaribuan Pertanyakan Urgensi Dua Siswa Korban Keracunan MBG Karo Dibawa ke Jakarta
News
Baca Juga:
Palas | Sumut24.co
Kepolisian Resor (Polres) Padang Lawas menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 dengan penuh khidmat di halaman Mapolres Padang Lawas, Senin pagi (01/06/2026).
Momentum nasional tersebut menjadi ajang memperkuat semangat kebangsaan sekaligus meneguhkan kembali nilai-nilai luhur Pancasila sebagai pemersatu bangsa di tengah dinamika global.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengangkat tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", yang sarat makna tentang pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman sekaligus mendorong Indonesia berkontribusi bagi perdamaian global.
Upacara dimulai pukul 08.00 WIB dan diikuti oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Padang Lawas, para Kapolsek jajaran, serta personel dari berbagai satuan fungsi di lingkungan Polres Padang Lawas.
Dalam pelaksanaan upacara tersebut, Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto, S.I.K. bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara itu, posisi Perwira Upacara diemban AKP M. Taufik Siregar, Komandan Upacara dipercayakan kepada Ipda Arpan Harahap, dan Brigadir Wilda Harahap bertugas sebagai protokol.
Dalam amanatnya, Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk melakukan refleksi terhadap pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi menjadi momen refleksi agar api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia," tegas Kapolres.
Menurutnya, tema yang diusung tahun ini menunjukkan bahwa Pancasila tidak hanya relevan menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga dapat menjadi landasan terciptanya perdamaian dunia yang berkelanjutan.
Kapolres menyebut, Pancasila telah terbukti menjadi fondasi kuat yang menjaga Indonesia tetap utuh meski berada di tengah berbagai tantangan global, mulai dari perkembangan teknologi, ketidakpastian geopolitik, hingga ancaman perpecahan sosial.
"Indonesia adalah contoh nyata bagaimana keberagaman dapat dipersatukan dalam satu semangat kebangsaan. Dengan lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan etnis, bangsa ini tetap berdiri kokoh karena nilai Pancasila," ujarnya.
Lebih lanjut, AKBP Dodik Yuliyanto menegaskan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut menjaga ketertiban dunia sebagaimana amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.
Menurutnya, prinsip musyawarah, mufakat, serta semangat kemanusiaan yang terkandung dalam Pancasila menjadi modal penting dalam membangun diplomasi damai di tingkat internasional.
Ia juga menyinggung kontribusi Indonesia dalam misi perdamaian dunia melalui pasukan penjaga perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), termasuk peran Indonesia dalam mediasi konflik dan perjuangan menegakkan keadilan global.
"Perdamaian sejati bukan hanya tentang tidak adanya perang, tetapi bagaimana keadilan hadir bagi seluruh umat manusia," katanya.
Kapolres Padang Lawas turut mengajak generasi muda agar tidak hanya memahami Pancasila secara tekstual, namun benar-benar menjadikannya sebagai ideologi hidup dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, kemajuan teknologi dan pembangunan ekonomi tanpa landasan moral yang kuat berpotensi membawa dampak negatif bagi kehidupan berbangsa.
Ia menekankan pentingnya menjaga nilai persatuan, toleransi, serta menolak segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang berpotensi merusak harmoni bangsa.
"Kita tidak boleh membiarkan Pancasila hanya menjadi simbol di dinding atau sekadar teks sejarah. Nilai-nilainya harus hidup dalam perilaku sehari-hari," tambahnya.
Di akhir amanatnya, Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali memperkuat komitmen kebangsaan dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi persatuan, kemanusiaan, dan religiusitas.
"Selama darah Indonesia masih mengalir, Pancasila akan terus hidup dalam denyut nadi anak bangsa," pungkasnya.
Pelaksanaan Upacara Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Polres Padang Lawas berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat hingga selesai.zal
Sutrisno Pangaribuan Pertanyakan Urgensi Dua Siswa Korban Keracunan MBG Karo Dibawa ke Jakarta
News
MEDAN Sumut24.coSuasana penuh kehangatan dan kebahagiaan mewarnai Reuni Perak 25 Tahun Ikatan Abiturien Yaspendhar (IAY) Angkatan 2001 yan
Umum
Media Siber Jadi Sorotan, Pemkab dan DPRD Madina Kompak Dorong Pers Tetap Kritis, Kawal Pembangunan dan Lawan Hoaks
News
Mancing Bareng Polres Padangsidimpuan Pererat Hubungan Polri, Warga, dan Media 300 Kg Ikan Mas Jumbo Ditebar di Depan Peserta
News
HUT Polwan ke78 di Tapsel, AKBP Anton Santoso Tekankan Pengabdian dan Profesionalisme
News
Bupati Solok Goro Bersama Pembangunan Rumah Bantuan untuk Zahira
News
SEGEL KARHUTLA, UJIAN KETEGASAN NEGARA
News
Medan sumut24.co Menindak lanjuti intruksi Kapolda Sumut dalam menertibkan segala bentuk jenis perjudian yakni, judi jenis toto gelap (tog
Hukum
Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 13 Pemuda Terkait Geng Motor dan Tawuran Sita 4 Sajam dan Ketapel
News
Terduga Korban MBG Karo Dirujuk ke RSCM, Publik Bertanya RS Sumut Tak Mampu?
News