Minggu, 24 Mei 2026

Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Kolaborasi Pembangunan PSEL Medan Raya, Segera Groundbreaking

Administrator - Sabtu, 23 Mei 2026 22:38 WIB
Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Kolaborasi Pembangunan PSEL Medan Raya, Segera Groundbreaking
Istimewa
Baca Juga:

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menginisiasi kolaborasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) Medan Raya, sebagai solusi pengolahan sampah menjadi energi listrik. Setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Danantara beberapa waktu lalu, proyek tersebut segera memasuki tahap groundbreaking.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sumut Heri Wahyudi Marpaung saat temu pers yang digelar Dinas Kominfo Sumut di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (22/5/2026). "Dilelangkan Mei 2026, groundbreaking tahun 2026," kata Heri.

PSEL yang akan dibangun di Kelurahan Terjun, Kota Medan, tersebut dirancang mampu mengolah sampah sekitar 1.200 hingga 1.700 ton per hari. Sebanyak 1.200 ton berasal dari Kota Medan, sedangkan 500 ton lainnya berasal dari Deliserdang. Seluruh jenis sampah, baik organik maupun anorganik, akan diolah di fasilitas tersebut.

"Beliau (Gubernur Sumut Bobby Nasution) menginisiasi ini, dan Deliserdang serta Kota Medan menyanggupi persyaratan untuk menyiapkan kuota sampah yang dibutuhkan," ujar Heri.

Menurut Heri, kawasan TPA Terjun saat ini memanfaatkan lahan seluas lima hektare. Namun, untuk memenuhi persyaratan pembangunan PSEL, luas lahan akan ditambah menjadi sembilan hektare.

"Inilah kesiapan kita mendukung pembangunan PSEL," katanya.

Selain mengatasi persoalan sampah, PSEL tersebut juga diproyeksikan mampu menghasilkan listrik sebesar 15 megawatt yang nantinya akan dikelola oleh PLN.

Heri menambahkan, penanganan sampah dari hulu hingga hilir telah diperhitungkan secara menyeluruh, termasuk dukungan armada pengangkut yang telah diakomodasi oleh pihak Danantara.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut juga telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana penunjang pembangunan PSEL, termasuk kebutuhan pasokan air untuk operasional fasilitas tersebut.

"Sudah menyiapkan sarpras, khususnya bagaimana penyediaan air yang dibutuhkan terkait PSEL. Dibutuhkan 1.000 meter kubik air per hari, PDAM Tirtanadi sudah menyiapkan sarprasnya untuk menyuplai kebutuhan air pengelolaan PSEL," ujar Heri.

Ia kembali menegaskan kesiapan daerah dalam mendukung proyek strategis tersebut, termasuk penambahan luas lahan dari lima hektare menjadi sembilan hektare. "Inilah kesiapan kita mendukung pembangunan PSEL," pungkasnya.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Nyaris Ricuh di Pinggir Sawah, Dugaan Curanmor di Tapsel Diselesaikan Polsek Batang Angkola Secara Damai
Kurir Sabu Dibayar Pakai Narkoba, Polres Tapsel Bongkar Modus Baru Peredaran Sabu di Bintuju
Geger di Tapsel! Remaja 16 Tahun Tewas Usai Diduga Minum Racun Rumput, Polisi Dalami Dugaan Bunuh Diri
Resmi Dilantik! Bupati Gus Irawan Gaspol Perkuat Pendidikan dan Pengawasan di Tapanuli Selatan
Bangkit dari Pascabencana, Tapsel Sabet Juara II Nasional Penanganan Kemiskinan dan Stunting 2026
Di Momen Musrenbang Sumut 2027, Mendagri Tito Karnavian dan Bupati Tapsel Gus Irawan Kompak Tancap Gas Pembangunan
komentar
beritaTerbaru