Usia Emas PRSU Menjadi Fondasi Baru Menuju Pusat Promosi Perdagangan dan Investasi Nasional
sumut24.co MedanPekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 resmi ditutup setelah berlangsung selama 31 hari, sejak 3 Juli hingga 2 Agustus 202
Umum
Baca Juga:
Jakarta – Isu dugaan kebocoran jutaan data paspor milik warga Indonesia yang sempat viral di media sosial dipastikan tidak benar. Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Abdullah Rasyid, menegaskan bahwa informasi tersebut merupakan hoaks.
"Informasi itu tidak benar. Sistem keimigrasian kita hingga saat ini tetap aman dan tidak ada kebocoran data seperti yang dituduhkan," kata Rasyid dalam keterangannya, Senin (4/5).
Sebelumnya, beredar klaim di media sosial dan forum daring yang menyebut sekitar 3 juta data pribadi warga Indonesia telah diretas dan diperjualbelikan di dark web. Data yang disebut mencakup nomor paspor, nama lengkap, hingga status visa.
Namun, menurut Rasyid, hasil penelusuran awal menunjukkan bahwa data yang diklaim bocor memiliki perbedaan dengan struktur database resmi milik Direktorat Jenderal Imigrasi.
"Data yang beredar tidak sesuai dengan sistem yang kami miliki. Ini menunjukkan bahwa klaim tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.
Meski memastikan tidak ada kebocoran, Rasyid menegaskan bahwa pihaknya tetap melakukan langkah antisipatif melalui penelusuran dan investigasi internal.
"Langkah pendalaman tetap kami lakukan sebagai bentuk kehati-hatian dan komitmen dalam menjaga keamanan data publik," katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa sistem keimigrasian Indonesia telah dilengkapi dengan pengamanan berlapis, mulai dari perlindungan jaringan, enkripsi data, hingga sistem pengawasan aktivitas.
Menurutnya, sistem tersebut dirancang untuk mencegah akses tidak sah serta mendeteksi potensi ancaman siber secara dini.
Lebih lanjut, Rasyid mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, terutama yang berasal dari sumber anonim atau tidak jelas kredibilitasnya.
"Kami meminta masyarakat tetap tenang dan bijak dalam menyikapi informasi. Pastikan setiap kabar dikonfirmasi melalui kanal resmi pemerintah sebelum disebarluaskan," ujarnya.
Ia menambahkan, penyebaran informasi yang tidak benar berpotensi menimbulkan kepanikan serta merusak kepercayaan publik terhadap layanan pemerintah.
"Di era digital seperti sekarang, penting bagi kita semua untuk lebih cermat dalam menerima dan membagikan informasi," kata Rasyid.
Dengan klarifikasi ini, pemerintah berharap kepercayaan masyarakat terhadap sistem layanan keimigrasian tetap terjaga, sekaligus menegaskan komitmen dalam melindungi data pribadi warga negara.
sumut24.co MedanPekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 resmi ditutup setelah berlangsung selama 31 hari, sejak 3 Juli hingga 2 Agustus 202
Umum
sumut24.co MedanSuasana di kawasan jalan Sumatera, Medan Belawan mendadak riuh dan penuh semangat. Untuk pertama kalinya, kegiatan Car Fre
kota
Tinjau Pasar dan Terminal Aksara, Bupati Minta Rencana Pengembangan Dikaji Matang
kota
Gubernur Andra Soni Logo Baru Bank Banten Lambangkan Kepercayaan, Semangat dan Harapan
kota
Paviliun Deli Serdang Raih Terbaik I PRSU ke50
kota
sumut24.co Delisetdang, Paviliun Pemerintah Kabupaten Deliserdang meraih penghargaan Paviliun Terbaik I Pilihan Penyelenggara pada Pekan Ra
News
sumut24.co Deliserdang, Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan, bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo SS, meninjau Pasar Tradisional A
News
sumut24.co ASAHAN, Sorotan tajam kembali mengarah pada tata kelola keuangan Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (DPK KORPRI) Ka
News
sumut24.co ASAHAN, Suara pekikan Merdeka! Merdeka! Merdeka! menggema keras di sepanjang jalan menuju kawasan Wisata Mangrove, Desa Silo B
News
Jaringan Narkoba Terungkap di THM Helen&039s Night MartPolrestabes Medan Sita Sejumlah Narkoba dan Ringkus Pengedar
kota