Jumat, 01 Mei 2026

Ketua Umum PP TPI Prof Dr Ismed Daniel Nasution : Keikhlasan dan Pendidikan Jadi Kunci Membangun Generasi

Administrator - Jumat, 01 Mei 2026 13:51 WIB
Ketua Umum PP TPI Prof Dr Ismed Daniel Nasution : Keikhlasan dan Pendidikan Jadi Kunci Membangun Generasi
Istimewa
Ketua Umum PP Taman Pendidikan Islam (TPI), Prof. Dr. Ismed Daniel Nasution Menyerahkan bea siswa
Baca Juga:

Medan — Ketua Umum PP Taman Pendidikan Islam (TPI), Prof. Dr. Ismed Daniel Nasution, menegaskan bahwa nilai keikhlasan, kesabaran, dan komitmen terhadap pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun generasi yang kuat dan berdaya saing.
Hal itu disampaikannya dalam refleksi perjalanan sejarah TPI, usai menggelar Dzikir,doa dan Tasyakuran di Aula Rivai Abdul Manaf Nasution, Jumat (1/5). Perkembangan TPI tidak lepas dari perjuangan panjang para pendirinya KH Rivai Abdul Manaf Nasution. Menurutnya, momentum ulang tahun bukan sekadar seremoni, melainkan saat yang tepat untuk memperbaiki diri dan memperkuat kualitas pengetahuan.
"Ulang tahun itu bukan hanya bertambah usia, tetapi bagaimana kita memperbarui semangat belajar. Dari situ akan lahir energi positif, baik untuk kesehatan fisik maupun mental," ujar Prof. Ismed.
Ia juga menekankan pentingnya sikap sabar dan ikhlas dalam menjalani kehidupan. Keyakinan terhadap ketentuan Allah SWT, lanjutnya, harus menjadi pegangan dalam menghadapi berbagai dinamika hidup.
"Secara manusiawi, kita mudah ikhlas jika yang terjadi sesuai keinginan. Namun justru dalam kondisi sulit, seperti sakit atau ujian hidup lainnya, di situlah letak hikmah jika kita mampu menerimanya dengan ikhlas," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Ismed turut mengisahkan sosok pendiri TPI KH Rivai Abdul Manaf Nasution yang lahir di Kampung Amplas, Medan, pada tahun 1922. Dari latar belakang sederhana, tokoh tersebut memulai kehidupan dari pekerjaan kecil hingga akhirnya mampu mendirikan lembaga pendidikan.

Menurutnya, pendirian TPI dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap ketimpangan sosial, khususnya dalam akses pendidikan di tengah masyarakat. Pendidikan dipandang sebagai sumber kekuatan yang mampu mengubah kehidupan dan menciptakan keadilan sosial.

"Beliau memiliki visi jauh ke depan. Pendidikan dijadikan sebagai jalan untuk membangun masyarakat yang lebih adil, berilmu, dan bermartabat," ungkapnya.

Prof. Ismed menegaskan bahwa nilai-nilai perjuangan tersebut harus terus diwariskan kepada generasi muda. Ia berharap TPI tetap konsisten menjadi lembaga pendidikan yang tidak hanya mencetak insan cerdas, tetapi juga memiliki kekuatan moral dan spiritual.
"Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk melanjutkan perjuangan tersebut, dengan tetap berpegang pada nilai keikhlasan, kesabaran, dan idealisme dalam pendidikan," pungkasnya.red


Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polrestabes Medan Gerebek Dua Kamar Apartemen Jadi Gudang Penyimpanan Vape Narkoba
H. Ikrom Helmi Nasution Serahkan Lagu “Mars Medan untuk Semua” Kepada Walikota Medan pada Acara Tasyakuran TPI
Rico Waas: Yayasan Pendidikan Berbasis Agama Berperan Bentuk Karakter Generasi Muda
Solidaritas Lintas Provinsi: Rico Waas Serahkan Hibah Rp50 Miliar, Medan Terdepan Bantu Pemulihan Aceh Tamiang
Rico Waas Hadiri Bedah Buku "Babad Alas"
Rico Waas Bawa Pesan Kedamaian di Tengah Ribuan Jemaat Paskah Oikumene
komentar
beritaTerbaru