Mayat Tinggal Kerangka Gegerkan Warga, Polres Tapsel Lakukan Lidik Mendalam
Mayat Tinggal Kerangka Gegerkan Warga, Polres Tapsel Lakukan Lidik Mendalam
kota
Baca Juga:
- Perkuat Sinergi Strategis di Kawasan Ekonomi Unggulan, Bank Sumut Hadir Lebih Dekat di Batam untuk Dorong Pertumbuhan Inklusif
- BRI BO Sibuhuan Dorong Geliat Ekonomi Lokal, Agen Brilink Helmina Lubis Berpotensi Masuk Predikat Kelas Jawara
- Tetap Konsisten Meningkatkan Transaksi, Agen BRILink Agra Hasibuan Berpotensi Naik Kelas Jawara
Kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan modus gadai SK kembali mencoreng sistem pengawasan perbankan. Kali ini, praktik tersebut menyeret puluhan personel kepolisian dan diduga melibatkan akses pinjaman di Bank BRI, Senin (06/04/2026).
Dalam konferensi pers yang digelar di Polres Padangsidimpuan, Senin (06/04/2026), Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna mengungkap bahwa pelaku berinisial RL bersama istrinya SHL diduga menjalankan aksi penipuan sejak tahun 2021 hingga 2025.
Kasus ini bukan perkara kecil. Sedikitnya 34 personel Polres Padangsidimpuan disebut menjadi korban praktik tersebut, dengan total kerugian fantastis mencapai Rp10,2 miliar.
Dari hasil penyidikan, pelaku diduga menggunakan modus klasik namun terorganisir dengan menggadaikan SK (Surat Keputusan) anggota polisi untuk mengajukan pinjaman ke Bank BRI.
Kapolres menjelaskan, jumlah korban meningkat setiap tahun:
- 2021: 4 personel
- 2022: 8 personel
- 2023: 8 personel
- 2024: 13 personel
- 2025: 1 personel
"Kalau dilihat dari rentang waktu tersebut, ada empat Kapolres yang menjabat saat praktik ini berlangsung," ungkap AKBP Wira Prayatna.
Yang bikin miris, sebagian korban bahkan tidak menerima gaji sama sekali karena sudah terpotong otomatis untuk membayar pinjaman yang mereka tidak pernah nikmati.
*Tanda Tangan Dipalsukan, Korban Terjebak*
Lebih lanjut, penyidik menemukan bahwa pelaku diduga memalsukan tanda tangan dalam dokumen pengajuan pinjaman.
Artinya, ada indikasi kuat bahwa proses verifikasi administrasi tidak berjalan maksimal. Hal ini memunculkan pertanyaan serius:
Bagaimana pinjaman bisa cair di Bank BRI tanpa validasi ketat terhadap dokumen dan tanda tangan?
Kondisi ini pun menjadi sorotan publik karena menyangkut kredibilitas sistem keamanan perbankan.
*Peran Istri Pelaku yang Juga Anggota DPRD*
Dalam menjalankan aksinya, RL tidak bekerja sendiri. Ia dibantu oleh istrinya SHL yang diketahui merupakan anggota DPRD Kota Padangsidimpuan.
SHL diduga berperan aktif dalam membujuk dan meyakinkan korban agar menyerahkan SK mereka dengan iming-iming kemudahan pinjaman.
Sebelumnya, upaya penyelesaian melalui restorative justice atau mediasi sempat dilakukan. Namun, tidak ditemukan titik temu antara korban dan pelaku.
Akibatnya, kasus ini terus berlanjut hingga tahap penyidikan.
Saat ini, berkas perkara terhadap tersangka RL telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan segera dilimpahkan ke tahap penuntutan.
*Aset Disita, Penyidikan Terus Dikembangkan*
Penyidik Satreskrim Polres Padangsidimpuan juga telah melakukan penyitaan terhadap sejumlah aset milik tersangka.
"Penyidik akan terus mendalami kasus ini sesuai dengan SOP yang berlaku," tegas Kapolres.
Kasus ini menjadi alarm keras bagi dunia perbankan, khususnya Bank BRI, terkait sistem verifikasi dan pengawasan dalam proses pencairan kredit.
Dengan nilai kerugian mencapai miliaran rupiah dan berlangsung selama bertahun-tahun, publik wajar mempertanyakan Apakah prosedur verifikasi sudah dijalankan dengan benar?, hingga mengapa dokumen yang diduga palsu bisa lolos?.
Jika tidak segera dievaluasi, kasus serupa berpotensi kembali terjadi di masa depan.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Mayat Tinggal Kerangka Gegerkan Warga, Polres Tapsel Lakukan Lidik Mendalam
kota
Razia PKB Polres Tapsel di Paluta Disambut Positif, Pendekatan Humanis Bikin Warga Patuh
kota
Bukan Main! Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna Gandeng Atlet Tinju Jadi Duta Anti Narkoba, Langkah Tegas Selamatkan Generasi Mu
kota
Paluta Bergerak! Bupati Reski Basyah Harahap Gandeng BNN Tapsel, Perkuat Benteng Daerah dari Bahaya Narkoba
kota
Di Peletakkan Batu Pertama Masjid AlHasanah, Bupati Paluta Reski Basyah Harahap Tegaskan Komitmen Bangun Umat
kota
sumut24.co JakartaKenaikan biaya kemasan plastik menjadi salah satu faktor utama penyebab kenaikan harga minyak goreng di pasar domestik.D
Umum
Harlah PC IKA PMII kota Medan akan dihadiri Hanif Dzakiri, Wakil Ketua MPO PB IKA PMII
kota
sumut24.co MedanDalam suasana hangat dan penuh keakraban, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan berbagai proyek strategis
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan pada peringatan Hari Buruh Internasion
kota
sumut24.co MedanKepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) Sutan Tolang Lubis memastika
kota