DAIRI I SUMUT24.CO
Seorang warga Sidikalang, Kajiman Sihotang, menyampaikan keluhan serius terkait kondisi infrastruktur jalan yang dinilai membahayakan masyarakat. Ruas jalan yang dimaksud berada di jalur Silincer menuju Pangguruan, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi.
Baca Juga:
Kajiman (68) mengungkapkan bahwa kondisi jalan tersebut telah mengalami kerusakan parah selama bertahun-tahun dan kini nyaris terputus akibat tergerus air. Lubang besar yang terbentuk di badan jalan dinilai sangat berbahaya bagi pengguna jalan.
"Kondisi jalan sudah lebih dari dua tahun rusak parah. Saya lihat sendiri lubang itu, jika dilalui kendaraan sangat berisiko menimbulkan korban," ujarnya dalam keterangan kepada awak media, Senin (06/04/2026).
Ia juga mengaku telah mengajukan surat permohonan perbaikan kepada Bupati Dairi sekitar dua bulan lalu. Namun hingga kini, belum ada tanggapan dari pihak pemerintah daerah.
"Permohonan itu saya buat untuk kepentingan umum. Tapi sangat disayangkan tidak ada respon. Saya kecewa," ungkapnya.
Dalam keterangannya, Kajiman juga meminta agar permasalahan ini dapat diviralkan agar mendapat perhatian dari pemerintah pusat, termasuk Presiden RI. Ia menilai kondisi jalan tersebut berpotensi memutus akses antar kampung jika tidak segera ditangani.
Menurutnya, warga di Desa Pangguruan juga merasa tidak berdaya menghadapi kondisi tersebut. Bahkan, ia menyebut aparat desa dinilai kurang responsif terhadap keluhan masyarakat.
"Saya khawatir jika terjadi bencana lagi, jalan itu bisa putus total dan mengganggu hubungan antar kampung," katanya.
Kajiman yang saat ini menetap di Binjai berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah, khususnya Bupati Dairi, untuk segera melakukan perbaikan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Sebagai warga, ia hanya bisa berharap dan berdoa agar kampung halamannya tetap dalam keadaan aman.
"Saya hanya bisa pasrah dan berdoa kepada Allah SWT agar kampung kami tetap dilindungi dan masyarakatnya aman serta sejahtera," tutupnya.(W05)
Foto:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News