Jumat, 09 Oktober 2026

Petani Minta Polda Sumut Tangkap Mafia Bawang Ilegal

Administrator - Selasa, 31 Maret 2026 20:09 WIB
Petani Minta Polda Sumut Tangkap Mafia Bawang Ilegal
Istimewa
Baca Juga:

MEDAN I SUMUT24.CO
Puluhan petani dari Kabupaten Tanah Karo berunjukrasa di Mapolda Sumut, Selasa (31/03/26) sore.

Mereka meminta agar mafia bawang ilegal segera ditangkap.

Dalam aksinya, para petani membawa enam karung berisi bawang ilegal serta sejumlah spanduk sebagai bentuk protes.

"Tidak laku bawang kami di pasaran karena banyak beredarnya bawang-bawang impor ilegal yang masuk ke Sumatera Utara, khususnya Kabupaten Karo," ujar massa bermarga Tarigan.

Dalam orasinya. Tarigan menyebut,
bawang ilegal yang ditemukan berasal dari India dan Thailand tanpa adanya proses karantina serta pengawasan dari pihak terkait, salah satunya Bea Cukai.

"Saat ini kami lagi memanen hasil tanaman bawang namun barangnya (bawang) ini tidak diterima pasaran," sebutnya.

Massa menduga, bawang impor ilegal itu membahayakan kesehatan dan merugikan petani bawang di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

"Melalui aspirasi ini kami meminta Kapolda Sumut untuk menangkap mafia bawang ilegal dan menjaga stabilitas harga komoditas bawang," harap wanita tersebut.

Menanggapi aspirasi puluhan petani bawang itu, perwakilan dari Polda Sumut, Kompol Martualesi Sitepu, berjanji akan menyampaikan aspirasi kepada pimpinan dan mengusut adanya peredaran bawang ilegal yang masuk ke Sumatera Utara(W05)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Petani Beringin Perluas Tanam Cabai, Pemkab Hadir Jaga Harga dan Kesejahteraan
Pemkab Deli Serdang Terima Mobil Penunjang dari Program TJSL BRI
Keinginan Petani Terwujud, Bupati Tanam Bawang Bersama di Demplot Tanjung Morawa
Belanja Bawang di Simpang Limun  Pengedar Uang Palsu 'Gol' Ditangkap Polsek Medan Kota
1 Hektare Lahan Bawang Putih Ditanam di Madina, Kapolres: Ketahanan Pangan Harus Diperkuat
Petani 48 Tahun di Tapsel Tewas di Saluran Sawah, Sebelumnya Sempat Muntah Usai Makan Kacang
komentar
beritaTerbaru