Kamis, 12 Maret 2026

Warga Angkola Sangkunur Geger! Pria 33 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Rumahnya

Administrator - Kamis, 12 Maret 2026 00:11 WIB
Warga Angkola Sangkunur Geger! Pria 33 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Rumahnya
Istimewa

Tapsel | Sumut24.co

Baca Juga:

Warga Desa Malombu Kampung Bukkas, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia dalam kondisi tergantung di dalam rumahnya, Selasa (10/3/2026).

Korban diketahui berinisial SAB (33), seorang warga setempat yang selama ini diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut.

Kapolsek Batangtoru, AKP Penggar Marinus Siboro, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang saksi yang datang ke rumah korban untuk mengajaknya berbuka puasa bersama.

Menurutnya, saksi yang juga merupakan tetangga sekaligus masih memiliki hubungan keluarga dengan korban awalnya datang dengan maksud mengajak korban berbuka puasa. Namun saat tiba di rumah, saksi tidak mendapatkan respons ketika mengetuk pintu dan memanggil korban berulang kali.

"Karena tidak ada jawaban, saksi kemudian merasa curiga dan mencoba melihat ke dalam rumah melalui jendela," ujar AKP Penggar Marinus Siboro saat dikonfirmasi.

Saat mengintip dari jendela itulah, saksi terkejut melihat korban sudah dalam keadaan tergantung menggunakan seutas tali di dalam rumahnya.

Melihat kejadian tersebut, saksi segera memberitahukan warga sekitar. Informasi itu kemudian diteruskan kepada kepala desa setempat yang selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Batangtoru langsung memerintahkan personel bersama Kanit Reskrim untuk segera menuju lokasi kejadian guna melakukan pengecekan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

Sesampainya di lokasi, petugas kepolisian langsung melakukan pemeriksaan awal di tempat kejadian serta meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar rumah korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal yang dilakukan oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Angkola Sangkunur, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar dua hari sebelum akhirnya ditemukan warga.

"Dari pemeriksaan petugas kesehatan, kondisi jenazah sudah mulai mengalami pembusukan dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," jelas Kapolsek.

Dari informasi yang dihimpun pihak kepolisian dari keluarga dan warga sekitar, diketahui bahwa korban telah berpisah dengan istrinya sejak kurang lebih dua tahun terakhir dan sejak saat itu tinggal seorang diri di rumahnya.

Kapolsek juga mengungkapkan bahwa selama berpisah dari istrinya, korban disebut mengalami gangguan kejiwaan dan beberapa kali membuat keributan di lingkungan sekitar.

"Menurut keterangan dari pihak keluarga, khususnya istrinya, almarhum sebelumnya juga pernah beberapa kali mencoba melakukan bunuh diri, namun berhasil digagalkan," ungkap AKP Penggar Marinus Siboro.

Selain itu, aparat desa bersama petugas kesehatan setempat juga diketahui pernah melakukan upaya penanganan dengan membawa korban untuk mendapatkan perawatan dari tenaga medis di Puskesmas Angkola Sangkunur.

Dalam proses olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, di antaranya seutas tali nilon yang diduga digunakan korban serta pakaian yang dikenakan korban saat ditemukan.

Meski demikian, pihak keluarga korban menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai sebuah musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.

"Pihak keluarga telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi dan menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah," tutur Kapolsek Batangtoru.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan.

Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan tetap melakukan pendalaman dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi guna melengkapi proses penyelidikan.

"Kami tetap melakukan klarifikasi terhadap para saksi untuk memastikan seluruh fakta kejadian dapat diketahui secara jelas," pungkas AKP Penggar Marinus Siboro.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan Pakpak Bharat Maringan Bancin,Hadiri Upacara Ritual Menanda Tahun Marga Berutu
Peringatan Nuzulul Quran di Sei Rampah, Wabup Adlin Ajak Masyarakat Semakin Mencintai Al-Qur’an
Perkuat Ukhuwah dan Pemberdayaan Umat, Wabup Sergai Hadiri Zikir Bersama dan Kukuhkan DPK BPMI Teluk Mengkudu
Mahyaruddin Salim Tutup Tadarus Al Quran Pengajian Al Hidayah di Tanjungbalai
Wakil Bupati Asahan Hadiri Ramadhan Mubarak Berdampak dan Pasar Murah
Bupati Hadir Dalam Peresmian operasional SPPG Polres Asahan III dan IV
komentar
beritaTerbaru