8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
kota
Baca Juga:
- Rehabilitasi Sawah Tangga Bosi Tuntas, Pemkab Madina Kejar Target Panen Padi 4 Bulan ke Depan
- Pemkab Madina Gandeng Kementan dan BNN Alihkan Ladang Ganja ke Komoditas Produktif, Cabai hingga Serai Wangi Disiapkan
- Bupati Madina Targetkan Reformasi Birokrasi Naik ke Predikat B, Saipullah: Pelayanan Harus Lebih Prima
Madina | Sumut24.co
Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution turun langsung ke lapangan untuk memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat. Pemantauan dilakukan di Pasar Baru Panyabungan, Jumat (6/3/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang meminta seluruh pemerintah daerah aktif memantau ketersediaan pangan serta menjaga agar harga sembilan bahan pokok (sembako) tetap stabil selama bulan Ramadan hingga Lebaran.
Dalam keterangannya usai meninjau pasar, Atika menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan kondisi ekonomi daerah, khususnya terkait inflasi.
"Kita tahu inflasi yang terlalu tinggi tidak baik, terlalu rendah atau deflasi juga tidak baik. Karena itu kita ingin memastikan semuanya tetap seimbang, sekaligus menyiapkan laporan yang akurat untuk Bank Indonesia dan pemerintah provinsi," ujar Atika.
Wabup Madina menjelaskan bahwa pemerintah daerah setiap hari menerima laporan dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terkait pergerakan harga di pasar. Namun, menurutnya laporan tersebut tetap harus diverifikasi secara langsung.
"Setiap hari kami menerima laporan TPID mengenai fluktuasi harga. Tetapi laporan itu tetap harus kami cek langsung ke lapangan untuk memastikan kondisinya benar-benar sesuai dengan yang terjadi di pasar," tegasnya.
Dari hasil pemantauan yang dilakukan, secara umum harga kebutuhan pokok di Pasar Baru Panyabungan masih relatif stabil. Meski terdapat beberapa komoditas yang mengalami perubahan harga, pergerakannya dinilai masih dalam batas wajar.
Atika memaparkan beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga karena pasokan yang melimpah, seperti tomat yang turun hampir setengah dari harga sebelumnya.
"Untuk sayur-mayur seperti tomat, harganya turun cukup drastis karena stoknya melimpah. Sementara itu cabai mulai mengalami kenaikan, tetapi masih dalam kondisi terkendali," jelasnya.
Selain itu, sejumlah bahan pokok lainnya seperti beras dan minyak goreng bersubsidi Minyakita masih terpantau stabil di pasaran.
Hasil pemantauan harga tersebut akan menjadi salah satu bahan utama dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang dijadwalkan berlangsung pekan depan. Rapat tersebut akan membahas strategi pengendalian harga menjelang Idulfitri.
Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal juga terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas harga, salah satunya melalui program operasi pasar murah yang digelar di sejumlah wilayah.
"Operasi pasar murah menjadi salah satu cara pemerintah untuk menjaga agar harga sembako tetap terjangkau oleh masyarakat," kata Atika.
Selain memantau harga, Pemkab Madina juga memastikan ketersediaan stok pangan dalam kondisi aman menjelang Lebaran.
Atika berharap tidak ada gangguan yang dapat memicu lonjakan harga atau kelangkaan bahan pokok sehingga masyarakat tetap bisa menjalani Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan tenang.
"Mudah-mudahan tidak ada kejadian yang terlalu berpengaruh di daerah kita sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan," ujarnya.
Tak hanya soal pangan, pemerintah daerah juga mengantisipasi potensi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang kerap terjadi menjelang Lebaran.
Pemkab Madina berencana melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina Regional guna memastikan distribusi BBM berjalan lancar.
"Kami akan turun langsung memantau ketersediaan stok. Selain itu, kami juga akan memanggil pihak Pertamina regional untuk memastikan kelangkaan BBM tidak terjadi, khususnya saat momen hari besar keagamaan," jelas Atika.
Langkah antisipasi ini juga dilakukan dengan mempertimbangkan kemungkinan gangguan distribusi, seperti bencana alam yang pernah menyebabkan kemacetan jalur distribusi di wilayah sekitar.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah untuk memastikan ketersediaan pangan dan mencegah kenaikan harga selama Ramadan hingga Idulfitri.
Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam keterangan pers di Jakarta pada Senin (2/3/2026).
"Presiden memerintahkan agar seluruh jajaran pemerintah turun langsung ke lapangan untuk memastikan pangan tersedia, terjangkau, dan harga tidak boleh naik selama bulan puasa dan Lebaran," ujar Zulkifli Hasan.zal
8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
kota
Brimob Polda Sumut All Out Amankan Piala AFF U19 ASEAN Toba 2026
kota
Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari
kota
Piala Dunia 2026 Bergulir, Polda Sumut Buka Nobar Gratis untuk Masyarakat hingga Laga Final
kota
DPWAMIN Sumut Bongkar Dugaan Permainan Proyek Rp5 Miliar di Deli Serdang, Kejati Diminta Turun Tangan
Hukum
sumut24.co PRAPAT, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara resmi membuka Pekan Inovasi dan Investasi sekaligus mencanangkan pelaksanaan S
News
APBD Kota Padangsidimpuan Belum Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Saatnya Transformasi FiskalOleh Rusydi Nasution, STP, MM (IPB)Ketua Part
Profil
sumut24.co MedanKabar gembira bagi para pencinta buku dan keluarga di Kota Medan. Menyambut musim libur sekolah, bazar buku internasional
Info
Dapur Indonesia, Pesta Singapura Membongkar Rantai Nilai yang Timpang Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN dan Pen
Politik
Medan, Kejuaraan Bola Voli MAVI Cup II Korwil Sumatera Utara resmi ditutup di Sport Center GOR Voli, Kamis (11/6/2026), setelah menyajikan l
Sport